WAMIL DAN POLEMIKNYA

17

Tni benteng Pancasila

PENTINGNYA KOMCAD

Dr.Soetomo pernah mengusulkan pada De Jonge,Gubernur Jenderal Hindia paling brengsek tentang konsep Indie Weerbaar (Hindia yg berketahanan).Konsep ini adalah menawarkan pendidikan militer bagi pribumi untuk mempertahankan Hindia dr serangan luar…
Seperti diketahui saat itu KNIL hanya disiapkan untuk melawan perusuh pribumi dan berjumlah tidak memadai untuk seluruh hindia…persenjataannya pun payah dan bila disetarakan sekarang paling hanya mirip persenjataan Polisi.
Namun usul ini di tolak De Jonge yang kepala batu. Baru ketika ancaman Jepang sudah didepan mata usul ini disetujui untuk melatih 1000 orang pribumi menjadi Inheemse militie (milisi dalam negeri)…

Suatu jumlah yang sangat jauh dari kebutuhan dimana menurut perkiraan Volksraad dibutuhkan paling tidak 100.000 pribumi untuk mempertahankan seluruh Hindia…1000 orang ini pun kebanyakan cm dipersenjatai pentungan…alhamdulilah waktu Jepang masuk mereka lenggang kangkung…
Tentara reguler kita cm 500.000 personil…kelihatan besar tapi lihatlah…banyak wilayah yang tidak terjaga bahkan dimasuki tentara asing…
Wajib militer sudah tidak dapat ditunda lagi…Minimal kita latih PNS yang memang tergabung dalam badan pertahanan sipil Sesuai badge seragam hijau muda mereka di hari senin…

Hal ini untuk meminimalisir resiko penyalahgunaan kemampuan militer mereka sebab mereka terikat dinas dan sumpah jabatan.Jumlah PNS diseluruh Indonesia ada 7 juta orang dan merupakan komponen cadangan yang sangat valuable.
Wajib militer adalah harga mati untuk mempertahankan kedaulatan kita…Jangan mengulang kebodohan Hindia Belanda…kesampingkan urusan politik karena masalah politik akan diselesaikan setelah suatu perang berakhir dengan kemenangan bukan kekalahan…
Sekarang kita tidak membela penjajah kita tapi membela keluarga kita sendiri di rumah kita sendiri…Membela tanah air kita…

Saya pegal melihat komentar terhadap wacana suatu Partai mengenai wamil…kok bisa bisanya orang memelintir ke arah politik dimana akan jadi angkatan kelima lah,Partai tersebut berpendapat akan memanfaatkannya jadi kekuatan politik lah ,,tentara perusuh rakyat lah…padahal wacana komcad sudah lama di godok Tapi melempem hasilnya…

Belum pernah perang besar sih kita…nanti kalo sudah terlambat baru menyesal…
By Patsus Wehrmacht

dede sherman 6

Obrolan RAKYAT JELATA di Warkop Patga Pak Kumis
Bung Jaya Wangi :PNS harus wajib militer saya sangat setuju. mereka gak bakalan takut dipecat dari kerjaan kalo ikut wamil, karena yang gaji mereka adalah negara.
kalau masalah angkatan kelima dll, itu hanya ketakutan para politisi saja. pada faktanya memang ada PNS yang disetir oleh penguasa daerah untuk menjadi alat kampanye nya, Karena mereka juga punya kepentingan biar naik jabatan. Tapi hal itu pun hanya sebagian kecil.kalau yang saya dengar, diklat prajabatan untuk ASN/PNS akan balik seperti dulu lagi dijaman orba, yaitu masuk rindam sekian minggu.

Bung Lare Sarkem :Mumpung di gawean sepi kek kuburan, ikut komeng lage yaaah ( pake gaya centil nabilah ) .. ane ntu kadang geli ma sikap beberapa orang tentang rencana wamil enih, banyak yang berpendapat dimasa damai kek karang rencana wamil ntu mubasir..Mereka bilang mending dana buat wamil dialokasikan ke tempat laen yang lebih berguna dan lebih mensejahterakan rakyat..Dan parahnya lage, mereka menganggap yang mendukung wamil ntu orang2 paranoid, Padahal cemana mo sejahtera rakyatnya kalo dah di dera perang..Mereka lupa pepatah lama yg mengatakan sedia sabun sebelon mandi, bersiaplah sebelon yang kagak diinginin terjadi..imcrot..

Ane pernah postingin tapi cuman buat rifres doang..dolo sekolah tinggi pertanahan nasional ( stpn ) mangsih bernama akademi agraria, dan cuman nerima mahasiswa dari utusan bpn doang..mereka digojlok ala militer di Magelang, mahasiswa STPN diajarin dari roping/rappeling, long march, survival dan menembak yang dimasa ntu dimaksudkan buat komcad..karang dah diapus..anggapan dan ketakutan soal kemampuan militer diselewengkan buat memberontak ntu malah mereka yang ane nilai paranoid, ..kek kagak ada aparat ajah..

Bung Ilham : Sependapat Bung Lare Sarkem.
Yang tidak mendukung sebenarnya wajib dan patut diduga itu status Nasionalisme dan jati diri mereka. berarti pemikiran mereka hanya pemikiran sesaat ya bung Lare Sarkem.?

Bung Lare sarkem : bung ilham..mereka sebenere ada benernya juga seh, tapi pemikirannya cuman mentok disitu..mereka kagak mikir kalo negara ntu bisa aja di Iraqkan ato di Afganistankan.. ato mereka berpendapat wamil ntu kagak urgen disaat enih..

Bung Jaya Wangi: Mereka berpikir dijaman modern seperti sekarang tidak akan terjadi penjajahan dan peperangan. Negeri ini sudah lama merdeka.. Bahkan sudah ada dua generasi lahir dan meninggal tanpa melihat peperangan. Zona nyaman sudah melekat di warga negara kita. justeru inilah masa masa yang membuat lengah.

Bung Hadna :Ikut nyumbang, sekelas Singapura saja ada wamil, dikarenakan jumlah penduduk yang sedikit…
Contoh US dan Rusia, mereka mereka ada Komcad yang siap di mobilisasi bila negara membutuhkan mereka…. Intinya adalah Komcad ini bisa di gerakkan bila ada Operasi Militer mau pun Operasi Non Militer seperti bencana alam….
Paling tidak bisa bahu membahu dengan badan badan seperti SAR atau pun BNPB serta bisa di mobilisasi dalam waktu yang reltif singkat… Kodam Tier 1 pun bisa memanfaatkan Komcad sebagai pasukan cadangan penjaga perbatasan atau keamanan wilayah teritorial Kodam itu sendiri di samping pasukan organik regulernya….
Yang berbicara soal Angkatan ke V adalah oknum oknum yang takut akan kekuatan Komcad itu sendiri, hingga niatan mereka untuk “merampok” serta “menghasut” masyarakat lokal dan Nasional akan terjegal….. imho

Bung Agavim: Setuju diadakan wamil dimulai Dari PNS, BUMN,kemudian masuk ke masyarakat sipil secara bertahap

Bung Masprie :Kalau diitung” masih banyakan Pemuda/Pemudi yang tidak tersalurkan hasratnya untuk jadi TNI dari pada yang ketrima. Kekecewaan dan kegalauan Mereka sedikit terobati ketika mendengar akan adanya Wamil. Alangkah Bangga dan Membaranya jiwa Patriot Mereka ketika Terjaring Wamil Beneran…

Bung Wehrmacht: Ambil contoh perekrutan Heiho dan PETA…sebenarnya pelatihan militer yang didapat minim karena lebih pada indoktrinasi dan semangat…Tapi mereka mampu menjadi kerangka TNI yang kita cintai…Apalagi kalau pemerintah serius mengelola potemsi yang luar biasa ini…Karena warrior tradition ada dalam darah bangsa kita…tinggal mengasahnya saja…

Kalau ada peserta wamil yang menyalahgunakan keterampilannya setelah mereka kembali ke sipil,balikan status mereka menjadi militer dan kenakan pasal militer…kalau perlu ganjar dengan peluru…
Gambaran saja buat rekan rekan…di Swiss yang penduduknya cm 2 juta cm tersedia 50.000 tentara reguler Gendarmerie…Tapi Swiss dalam semalam bisa memobilisasi 1 juta milisi terlatih karena setiap 6 bulan sekali dilakukan pelatihan milisi untuk pria Swiss berusia 18 sd 40 tahun…karena disiplinnya yang bagus setiap peserta milisi boleh membawa pulang senapan Sig 550 standar AB Swiss untuk disimpan dirumah…
Itulah kenapa Swiss bisa menjadi kekuatan menakutkan dalam semalam karena begitu Mobilisasi umum dikumandangkan, Pria Swiss akan keluar rumah dengan seragam militer Swiss dan Sig 550 ditangan…

Bung Abdul Rahman Abbas :Kalau metode seperti itu yang diterapkan di mari Bung Wehrmacht bakalan tiap malam ada perang hehehehehehe dalam sekejap rakyat sipil bisa berubah jadi serdadu yang mengerikan

Bung Wehrmacht :Makanya senjata api harus tetap haram dimiliki sipil…Simpan saja di gudang senjata Batalyon setempat…Jika mobilisasi umum baru para milisi dikumpulkan di batalyon yang membawahinya agar dapat di urus keperluannya… kita bisa menerapkan Wamil saya jamin musuh kita akan berfikir ulang mengganggu kita…Karena bisa saja dalam semalam kita banjiri wilayah mereka dengan jutaan tentara…Gak jadi serdadu aja dah mengerikan bung Abdul Rahman Abbas…ada yang doyan mutilasi…ada yang kanibal…ada yang tawuran….potensinya luar biasa kalau nih orang orang disuruh nyerbu negara lain…ada penyaluran seperti divisi Sturmabteilung baju coklat Hitler dan Waffen SS yang awalnya adalah kumpulan bandit dan penjahat yang dipesenjatai…

Bung Feira Arfa Dinara :Bung Whermarch benci ke gubernur De Jonge, klo ane ama Raffles wkwkwkwkwk

Bung Wehrmacht : Di jaman De Jonge inilah banyak pejuang pergerakan Nasional di tangkap dan di buang termasuk Bung Karno dan Bung Hatta…bahkan MH Thamrin sampai meninggal di tahanan…
Kalau Raffles saya malah senang…dia “cuma” memonopoli perdagangan garam yang lain pasar bebas..malah sebagai ahli botani sumbangsihnya pada bangsa kita adalah penemuan bunga Rafflesia Arnoldi dan kebun raya bogor

Bung Feira Arfa Dinara :Iya, tapi di sisi sejarah, dia banyak merampok dan menghancurkan Candi
Ayoo ah Pulang da sore ,Pak Kumis da Ngantuk tu,,sambil melirik Pak Kumis pemilik Warung yang Terkantuk kantuk

Obrolan Sore itu diakhiri dan mereka meninggalkan Warkop Pak Kumis ,

By:Obrolan Para Patsus
Gambar by Patsus Dede Sherman

Share.

17 Komentar

  1. wamil mgkn salah satu jawaban dari beberapa jawaban untuk meningkatkkan kualitas individu manusia manusia Indonesia yang kini terlihat ada sebagian agak mengkhawatirkan rasa nasionalismenya dan menomorduakan kepentingan bangsa dan negara

      • ada beberapa hal yg menjadi perhatian saya bung Naga Samudra, selain nasionalisme, menurunnya budi pekerti dan tata nilsi norma norma agama dan budaya yang menurun drastis pada generasi muda kita
        Estafet perjuangan bangsa ini pasti akan diteruskan oleh generasi seterusnya
        pendidikan untuk generasi selanjutnya harus ditingkatkan baik sq,eq,iq dan karakter kepemimpinan yg sesuai Pancasil

  2. Melihat potensi ancaman yg semakin “dekat”, seharusnya program WAMIL sesegera mungkin dijalankan. Benar seperti kata bung Wehrmacht, jangan sampai menyesal kita tidak punya personil pertahanan yang cukup ketika ancaman itu benar-benar terwujud.

    • dgn wamil, ada beberapa efek positip yg didapet..

      1. otomatis akan makin mengakrabkan antar person secara merasa senasib sepenanggungan..
      2. terjalin pertemanan n persodaraan..
      3. berbaurnya antara si kaya n si miskin yg mungkin aja jadi terbuka peluang kerjasama antar keduanya..
      4. rasa memiliki terhadap negeri tercinta..
      5. mungkin ada suku yg jarang bergaul dgn suku tertentu yg laen akan saling bertemu n komunikasi yg mungkin akan terjadi saling pengertian antara keduanya..
      6. dll dst dsb etc tambahin ndiri :mrgreen:

      • nerusin dari ndan sarkem…
        7. adanya angkatan pertama sampai dengan seterusnya…
        8. adanya ikatan alumni wamilnya…
        9. lebih mudah mengkordinirnya disaat yang dibutuhkan…
        10. ketika pecah perang sdh mengerti apa yang harus dilakukan terlebih dahulu…
        dlll dst dsb etc…nambahin lagi silahkan

  3. Setuju ada wamil….prioritas pns dulu biar lebih disiplin…..utk rakyat umum mulai wajib pbb untuk anak sekolah spt waktu ane sekolah dulu…..

  4. blackhawkdown on

    Jujur aja gue Mau ketika umur masih 20 an..masuk milisi dan dilatih oleh kostrad, kodam jayakarta atau oleh korps marinir..diajarkan menembak siapa yg menolak. Masuk warnet game pasti pada.main CQB sambil membayangkan rasanya nembakin pakai ak102 atau m4

  5. saya pngen bngt ikut wamil. tp klau ninggalin kluarga sapa yg kasih makan anak istri saya.. klau d tnggung ma perintah biaya istri da anak saya pas saya ikut wamil saya akan sngt ingin skli ikut t prgram wamilny… hehe.. impian sjak kcil mo msuk TNI yg ngk k sampaian ni….

  6. dari wamil bisa mengjarkan banyak hal yg luput dr kehidupan sehari2..
    bisa memupuk rasa cinta tanah air, meningkatkan rasa saling menghargai di antara perbedaan yg ada dan masih banyak lagi 🙂

Leave A Reply