Merajut Kembali Panji Panji Nusantara Bagian 3

28

~ RINTIHAN NEGERI NUSANTARA DWIPA ~
citoxnew23

“Dari Sabang sampai Merauke
Berjajar pulau pulau
Sambung menyambung menjadi satu
Itulah Indonesia
Indonesia tanah airku
Aku berjanji padamu
Menjunjung tanah airku
Tanah airku Indonesia”

Seandainya kita sempat diberi peluang oleh Tuhan,diberi biaya untuk berkeliling dunia.
Di seluruh benua benua,negeri negeri,Pulau pulau,lautan lautan dan semua bantaran dan gunung di permukaan bumi ini atau paling tidak kalau suatu hari nanti kita bertemu dengan saudara saudara kita sesama manusia yang berasal dari daerah yang bermacam macam,

Tanyakan kepada mereka apakah di negerinya ada tanah sesubur seperti tanah di negeri kita?
Apakah ada bumi yang bagaikan “Ibu hamil” yang subur sebagaimana bumi Nusantara kita?
Tanyakan kepada mereka apakah ada matahari yang sesumringah matahari Republik Indonesia?
Tanyakan kepada mereka apakah ada rerumputan yang riang gembira sebagaimana seperti rerumputan yang ada di Kepulauan Indonesia?
Tanyakan kepada mereka tentang bunga bunga,kembang kembang,pepohonan angin dan apa saja…..

Apakah ada yang seindah Indonesia?
Apakah ada yang sesubur Indonesia?
Apakah ada yang sedahsyat Indonesia di dalam memantulkan rahmat dan barokah dari negeri Sepenggal Surga ini….?
Betapa Sayangnya Tuhan kepada Bangsa ini
Betapa beruntungnya kita dilahirkan di Bumi Nusantara ini…
Jadi kenapa sampai kacau begini
Jadi kenapa sampai krisis seperti ini negeri kita….
Kenapa kita sampai berebut apa apa saja seolah olah kita ini bangsa yang miskin.

Padahal kita adalah bangsa yang sangat kaya raya.
Atau kita sekarang sudah menjadi sangat malas karena sudah tersedia apapun yang ada di negeri ini.
Dan tiba tiba kita menjumpai diri kita bertengkar satu sama lain,bergesekan satu sama lain,memusnahkan satu sama lain,menidakkan satu sama lain,membenci satu sama lain….
Kenapa ?
– Apa yang salah dengan system budaya kita?
-Apa yang salah dengan system politik kita?
-Apakah yang salah dengan system demokrasi kita?
-Apakah kita bersedia untuk melihat bahwa memang ada kesalahan yang sedang kita lakukan?

Saya yakin sebagaimana rahmat Tuhan yang dikaruniakan kepada kita berupa kesuburan tanah dan tanaman tanaman di negeri Indonesia ini,
Tuhan juga memberikan rahmat kepada kita berupa kesuburan kecerdasan di akal pikiran kita dan kesuburan cinta di hati kita.
Tetapi masalahnya kita bukannya tidak punya ilmu pengetahuan untuk menyelesaikan masalah,
Kita bukannya tidak punya metode untuk mengurangi bentrokan bentrokan,
Kita bukannya tidak mempunyai solusi untuk mengakhiri permusuhan permusuhan,
Kita bukannya tidak mempunyai
Ruwatan kebangsaan untuk membentengi rakyat dari kelaliman dan ketidak adilan,

lekumar

Tapi Masalahnya adalah;
kita mau atau tidak…..
kita bersatu atau tidak….
kita bersedia atau tidak…..
Agar supaya tidak terus menerus di atas udara bumi Indonesia ini terlantunkan secara batiniyah tentang “Tembang tembang tangisan Ibu pertiwi”.
Dan kita sampai saat ini,entah sampai kapan sedang ditimpa oleh masalah masalah yang sangat besar,akan tetapi atau sebesar apapun masalah masalah yang sedang menindih kita itu mudah mudahan akan beres,akan meleleh asalkan kita bergabung melebur di dalam kuasa,melebur di dalam kasih sayang,melebur didalam persatuan,melebur bersama sama dalam kekuatan barisan yang rapat.

Masalah masalah besar yang menimpa kita sebagai rakyat,sebagai kumpulan masyarakat,sebagai anak bangsa,sebagai warga negara Indonesia adalah:
-Tidak terutama terletak pada ancaman kelompok radikal ISIS
-Tidak terutama terletak pada tindak kriminal begal atau bandit berdasi
-Tidak terutama terletak pada bahaya narkotika yang bisa memusnahkan generasi muda Indonesia
-Tidak terutama terletak pada pejabat pejabat yang korupsi
-Tidak terutama terletak pada permusuhan antar pendukung koalisi
-Tidak terutama terletak pada bentrok yang terus menerus antar oknum kesatuan
-Tidak terutama terletak pada jegal menjegal yang berantai antar partai politik
-Tidak terutama terletak pada jatuh menjatuhkan antar institusi negara
-Tidak terutama terletak pada birokrasi janji janji palsu yang meracuni rakyat
-Tidak terutama terletak pada di daerah daerah atau wilayah yang bergolak

TAPI
Masalah masalah yang besar itu sesungguhnya,
Terletak di dalam kepala dan dada kita sendiri….
Terletak di dalam cara kita menyikapi hidup….
Terletak di dalam pandangan kita mengenai manusia….mengenai nilai nilai….
Terletak di dalam cara berpikir kita….di dalam moral kita….di dalam ilmu pengetahuan kita yang banyak keliru dengan menata kebersamaan kehidupan sebagai sebuah bangsa.
Dan letak nilai dan moral itu adalah PANCASILA.
Pancasila sebagai pemersatu bangsa,
Pancasila sebagai Ideologi Nasional,
Pancasila sebagai jiwa kehidupan seharian kita.
Barangkali masalah demi masalah menimpa tatanan negara,masalah yang menjajah tatanan masyarakat kita adalah karena kita sudah kehilangan nilai nilai murni PANCASILA yang terkandung didalamnya tentang keTuhanan dan rasa kebersamaan.

Dan terutama masalah masalah besar itu karena kita sudah kehilangan jiwa kemufakatan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Kita sudah kehilangan nyali…..
Sudah kehilangan persatuan dan kehilangan nyali untuk menegakkan keadilan sebagai anak bangsa.
Kita kehilangan nyali dengan menjunjung pengkhianat sebagai pahlawan dan membuang pahlawan sebagai pengkhianat.
Kita sendiri yang menjulang ketidak adilan dan mengubur keadilan itu sendiri.

Kalau memang yang bisa engkau pahami hanyalah kemauan,kepentingan dan nafsumu sendiri dan bukannya kerendahan hati untuk merundingkan titik temu kebersamaan…….
Maka siapkanlah kekebalan dari benturan benturan dan luka untuk kemudian orang lain menggali tanah untuk menguburmu……
Kalau memang engkau bermaksud menyulap sejarah dan mengubah zaman dalam sekedipan mata dan bukannya menggembalakan irama dan proses…..
Maka nantikanlah darah akan muncrat membasahi tanah airmu
Kemudian engkau sendiri akan terjerembab terjatuh di terjalan terjalan ketidakberdayaan…….
Kalau memang sesembahanmu kenikmatan di dalam membenci adalah mabuk di dalam teriakan caci maki atau keasyikan di dalam kecurangan kecurangan…….
Maka ambilah pedangmu,angkat tinggi tinggi dan mulailah menabung kerelaan untuk engkau sendiri, mati…….
Kalau engkau menyangka bahwa benarnya pendapatmu sendiri itulah kebenaran,

Maka apa boleh buat,
Aku akan mendaftarkan diri untuk melawanmu…..
Kalau engkau mengira benarnya orang banyak adalah segala galanya,
Dimana langit langit mimpi bisa engkau raih dengan itu,
Maka jangan sekali sekali menghalangiku untuk mengedari langit dan kupetik kebenaran sejati untuk aku taburkan ke bumi tanpa bisa engkau halangi…….
Dan kalau memang bagimu kehidupan adalah perjuangan untuk berkuasa dan mengalahkan saudara saudaramu sendiri,
Kalau engkau kira kehidupan adalah saling mengincar untuk menikam dari belakang
Atau untuk mengganti monopoli dengan monopoli baru,
Menggusur hegemoni dengan hegemoni baru,
Serta mengusir macan untuk engkau macani sendiri,
Maka apakah itu usulanmu agar kita mempercepat keputusan untuk saling memusnahkan……
Kalau memang yang engkau pilih bukan untuk kearifan untuk berbagi
Melainkan nafsu untuk menang sendiri,
Maka terimalah kehancuran bagi yang kalah dan terimalah kehinaan bagi yang menang…….

dedenew33

Kalau memang yang mengendalikan langkahmu adalah rasa senang dan tidak senang dan bukannya pandangan yang jujur terhadap kebenaran,
Maka buanglah mereka yang engkau benci dan bersiaplah engkau sendiri akan memasuki jurang……
Kalau untuk memperoleh kemenangan harus engkau curangi saudaramu sendiri……
Kalau untuk memperoleh kejayaan harus engkau jegal kaki saudaramu sendiri…..
Kalau untuk memperoleh kekuasaan harus engkau singkirkan harga diri saudaramu sendiri…..
Kalau untuk mendapatkan pengakuan harus engkau tiadakan saudaramu sendiri……
Kalau untuk meraih kemuliaan harus engkau perhinakan saudaramu sendiri…..
Kalau untuk bisa membeli apa saja engkau membeli pisau dapur untuk mengebiri saudaramu sendiri…..
Kalau untuk menjual nama dari pintu ke pintu engkau menjadi siluman menghisap darah saudaramu sendiri…..
Kalau untuk bisa menegakkan hidupmu engkau memerlukan kematian saudaramu sendiri……
-Maka apa bedanya engkau dengan monster monster yang engkau kutuk kutuk itu…..?
-Dan katakanlah kepadaku apa yang bisa engkau andalkan untuk merangsang cinta dan dukunganku atasmu…..?

“Jika kita menanam tanaman atau bunga di dalam rumah di dekat jendela,kita akan melihat tanaman atau bunga tersebut akan cenderung mengarah ke jendela untuk mencari sumber cahaya”
Jadi tanaman atau bunga saja tahu kemana mau mencari arah sumber cahaya dalam kegelapan rumah tersebut,
Apalagi dengan kita sebagai manusia,sebagai anak bangsa.
Berangkat dari kebencian menuju kecintaan….
Berangkat dari kedengkian menuju kasih sayang…..
Berangkat dari egoisme menuju kebersamaan…..
Berangkat dari kegelapan menuju terang benderang…..
Berangkat dari ketidak ketertataan menuju ke sebuah tatanan tatanan….sof sof yang baik sebagai masyarakat….organisasi dan management yang baik sebagai sebuah Bangsa…..

Berangkat dari Reformasi untuk membereskan ketidak adilan….
Itulah yang harus kita lakukan bersama sama dari ketulusan hati kita sendiri dan dari keadilan pikiran kita masing masing sebagai anak bangsa dan sebagai warga negara Indonesia yang bertanggung jawab menyelamatkan tanah tumpah darahnya.

By Patsus Lek Umar Biro Kuala Lumpur
Gambar by Patsus Citox,Patsus Dede Sherman dan Google

Share.

28 Komentar

  1. blackhawkdown on

    Saya sudah keliling dunia, tidak hanya Indonesia, tapi Alaska , Norwegian, Sweden, New Zealand, USA, Canada (dll) adalah tempat indah luar biasa bukti kebesaran ALLAH! Bukti barat dan timur kepunyaan ALLAH..
    Saya bersyukur jadi bangsa Indonesia, tapi saya takjub melihat bangsa Palestine yg tetap bersyukur dan tidak akan pindah kewarganegaraan meskipun terancam di musnah kan oleh Zionist Israel…
    Bersyukur akan ditambahkan nikmat oleh TUHAN ku, tapi berbangga akan jadi sombong dan akan dapat murka dari TUHAN ku…

    • Lek U-mar Mentaras on

      Banyak tempat yang indah di dunia ini bung BLACKHAWKDAWN @ memang sudah semestinya bumi ciptaan Tuhan ini milik siapa saja.
      Apa yang beda dengan Bumi kepulauan Nusantara adalah Paronama Khatulistiwa yg tidak ada di tempat lain.
      Siapa bilang tidak ada penduduk Palestine yg tidak pindah warga negara.
      Ada sekitar 6 ribu penduduk Palestine pindah ke Malaysia.mereka membentuk komuniti dan ada juga mendirikan rumah tangga dgn warga malaysia.
      Penduduk Palestine berjuang merebut tanah mereka dari cengkraman zionis,wajar mereka berjuang mati2an.sedangkan kita berjuang mempertahankan sebagian wilayah kita dari klaim negara lain ,justru karena itu membuat kita kurang mati2an mengenainya karena kita sudah ada tempat tinggal yg nyaman.
      Tahap nasionalisme rakyat palestine seperti tahap nasionalisme rakyat Indonesia pada masa perang kemerdekaan.tapi lihatlah generasi sekarang ongkang ongkang kaki karena merasa tidak berjuang untuk apa2 kecuali untuk urusan duit.
      Jadi tugas kita bersama sama mengembalikan rasa nasionalis rakyat Indonesia dengan membangun bangsa ini kembali seperti zaman kejayaan sriwijaya dan majapahit.
      Imho

  2. timur_nusakambangan on

    Ketika bangsa lain sudah bisa terbang ke bulan ke angkasa luar ke planet planet lain.
    masihkan perlukah di Negeri ini berdebat bergelut beropini ttg apa itu SARA. kawan bersatulah… kita adalah satu PANCASILA.
    mari bersatu nenuju NUSANTARA JAYA

    • Lek U-mar Mentaras on

      Diskusi mengenai SARA dan apa2 saja perbedaan di negeri yang sangat majmuk ini harus bung TIMUR NUSA KAMBANGAN@ karena negara kita menganut Demokrasi Pancasila,negara kita bukan negara sekuler atau system diraja.
      Tapi harus di ketahui juga bahwa Demokrasi Pancasila itu adalah untuk mencapai kata mufakat kata sepakat.
      Tanpa Diskusi tentang perbedaan di masyarakat yg majemuk ini akan mengabitkan api dalam sekam.
      Nilai nilai Pancasila sudah di lupakan dan ditinggalkan oleh Indonesia.
      Tanpa PANCASILA negara kita akan pecah mengikut propinsi masing masing….sungguh akan menjadi suatu tragedi terbesar sepanjang sejarah di planet ini
      Salam hagat….

  3. anak_andalas on

    nice artikel @patsus lek umar
    saya mw tanya sm patsus dan patku semua… kalau UMR dan UMP itu ditentukan oleh apa y???
    soalny d tempat saya biaya hidup mahal namun UMP ny kecil..mohon pencerahan ny bung2 semua….
    😀

    • Lek U-mar Mentaras on

      Salam hangat bung ANAK_ANDALAS @
      Mengenai UMR dan UMP anda bisa bertanya ke bung WEHR atau bung NAGA SAMUDERA.
      Mereka berdua pakar ekonomi.
      Kalau harga cat sekilo ane tahu….hehehe.

  4. Tiada ikatan terkuat didunia ini yang mengalahkan ikatan kesukuan,kebangsaan(nasionalisme),maupun ikatan darah melainkan ikatan akidah…bukanlah termasuk ummatku jika mengajak/menyebarkan ashabiyah……..rakyat susah,harga bbm naik,TDL naik,biaya pendidikan tinggi,korupsi merajalela,mental orang baik jika masuk kedalam sistem yang rusak ini akan mudah terkontaminasi dan menjadi rusak juga…katanya NKRI harga mati…setelah kita merdeka,wilayah kita bertambah atau berkurang?..Salam Damai Wahai Saudaraku…ini adalah Curahan Hati Pemuda yang sedih melihat kenyataan yang terjadi seperti sebuah acara Televisi yang penuh skenario ditambah aktor dan aktrisnya…Sedihnya kita malah jadi penonton yang ikut terbawa alur yang skenario tersebut.

    • Lek U-mar Mentaras on

      Tontonan jadi tuntunan -tuntunan jadi tontonan yah bung BOYSGANCOOL@
      Manusia perlu mempunyai Tuhan dan perlu mempunyai agama untuk bisa hidup normal berdampingan dengan alam ini.
      Indonesia menolak individu yang tidak beragama,Indonesia mengakui warganya yang beragama ikut kepercayaan masing2.
      Indonesia juga ada 1.128 suku bangsa dan 313 sub suku.
      Yang mana tiap2 suku pasti beda adat,beda budaya,beda karakter.
      Jadi dengan apa kita menyatukan mereka semua ?
      Dengan agama? Tidak bisa,karena rakyat Indonesia menganut 5 agama yang berbeda.
      Jadi hanya PANCASILA yang bisa menyatukan rakyat Indonesia.
      Bhinneka tunggal ika dan juga NKRI adalah harga mati bangsa ini.
      Imho

  5. Tidak ada satu pun negeri yang bisa mengalahkan keindahan negeri indonesia, apa yg mereka tidak ada semua ada di indonesia, nusantara adalah ibarat jantung nya dunia, apa bila jantung nya sakit semua akan merasakan nya.
    Menurut ayah ku yg sudah berkunjung ke seluruh belahan dunia, hanya negeri ini lah yang diberkahi oleh tuhan bermacam2 kenikmatan dan karunia sdm alam yg begitu melimpah tapi bangsa ini belum mampu mengelola dan memanfaatkan untuk rakyat nusantara.marilah kita mewujudkan nusantara menjadi negeri yang makmur bagi seluruh bangsa indonesia demi anak cucu kita dimasa depan..amin…

  6. Tuhan menciptakan manusia memang bersuku-suku dan berbeda2, dengan tujuan diantaranya untuk saling mengenal, orang kalau sdh mengenal akan memahami perbedaan dan akan menjaga perbedaan itu sebagai bagian yang tidak harus dihilangkan. Jika orang memahami makna atau nilai2 agama seharusnya dia akan memahami bahwa perbedaan itu bisa sebagai alat untuk menuju suatu tujuan yang sama2 kita inginkan dengan harapan tujuan itu akan membawa kebaikan bagi semuanya.

    Saya sependapat, kita adalah bangsa yang bermacam2 suku, adat istiadat dan budaya yang tidak akan sama, maka pahamilah bahwa itu sbg bekal yg kita bawa utk menuju Kejayaan Bangsa ini diatas nilai2 kebaikan dan kebenaran yang disepakati dan tidak boleh bertentangan dengan nilai2 Ketuhanan. Tentunya nilai2 Kejelekan, kebiadaban atau nilai2 yang merugikan bukan tujuan kita berbangsa dan bernegara. Semua nilai2 yang mengarah kepada kehancuran suatu bangsa harus kita lawan bersama2,

    Semoga harapan agar kejayaan nusantara ini kembali sebagaimana contoh sejarah yang pernah ada menjadi semangat kita bersama untuk melakukan kebaikan tersebut.

  7. Pelajaran PMP (pendidikan moral pancasila) memang harus di munculkan kembali di sekolah dasar sampai menengah…toleransi,setia kawan,cinta tanah air agar tumbuh sejak dini

    • Lek U-mar Mentaras on

      Menghilangkan pelajaran PMP bagaikan menghilangkan pelajaran TAUHID dalam agama Islam.
      Just opini pribadi..
      Salam hangat bung 86

  8. ismeds beckham on

    jadi ingat cerita orang tua dulu, keindahan surga tlh terjatuh dari atas langit walaupun hanya secuil saja, beratus-ratus negara didunia ga ada yg bisa nyaingin INDONESIA..dlm hal,# keindahan # budayanye # kekayaan alamnye dll, semuanye ada disini.. Ape yg dikatakan prof.Aryo santos mungkin benar bahwa negeri ini adalah ATLANTIS yg hilang, MOTHER LAND, ibu peradaban dunia, bangsa yahudi yg ingin merebut palestina tlh keliru dg menyebut negeri palestin adalah negeri yg dijanjikan..!!! Padahal negeri tsb ada disini loch..liat aje budaya seluruh bangsa didunia pasti punya persamaan dg budaya indonesia, liat rumah adat JOGLO mirip dg SINAGOG yg ada di israel , prof.fahmy basya malah meneliti borobudur adalah buatan nabi sulaeman dg para tentara dan pengikutnye dari bangsa jin & manusia, apelagi yg kurang dg bangsa ini.?? Ane rasa yg kurang adalah kurangnye rasa bersyukur kpd Allah sang pencipta & menjaga ape yg dah Allah berikan, selalu berbuat kerusakan dg alam,serta sifat rakus yg merasuk & mendarah daging kedalam hati manusia indonesia..
    ALLAH TIDAK AKAN MERUBAH NASIB SATU KAUM / BANGSA KECUALI KAUM/ BANGSA TSB MAU MERUBAHNYA SENDIRI…

    ….NKRI HARGA MATI….

    • Lek U-mar Mentaras on

      Mother land atau Sunda land bung ISMEDS BECKHAM ? Hehehe….
      Zaman Glasier terjadi antara 10.000 – 20.000 tahun yg lalu.
      Peradaban situs Gunung padang diperkirakan berusia 8000 SM -12.000 SM.
      Menurut penulis barat,legenda kota Atlantis yg hilang karena terjadi bencana besar yg memusnahkan kota tersebut…..
      Kira kira gimana analisis anda bung?
      Salam hormat….

  9. ehhehehee…………Gambar memenya Petruk Dadi Ratu,jadi teringat sesuatu tentang negri ini

    Bangsa Indonesia dari sabang sampai merauke bisa mengusir penjajah adalah karena ikatan kebersamaan baik itu Ikatan Suku,Ikatan Agama atau Ikatan Ras

    90% negri indonesia adalah Muslim dan kalau kita mau menyatukan Republik Ini sebenarnya Indonesia sudah Punya Modal yang Kuat. bukan menjadi negara agama akan tetapi menjadikan bangsa dan negara yang agamais.

    Kalau Patriot Garuda ingin Merajut Kembali Panji Panji Nusantara maka adalah memperkuat JIWANYA DULU YANG DI DALAM dan kemudian baru BADANYA YANG DI PERKUAT

    Kalau para Ulama ulama dulu bisa Ratusan Tahun Bertahan dengan pola membagun JIWANYA sehingga BADANNYA rela disedekahkan untuk kemerdekaan TANAH TUMPAH DARAHNYA maka Pola yang sama juga bisa di lakukan untuk memupuk Persatuan dan Kesatuan demi Merajut Kembali Panji Panji Nusantara

    akan tetapi tentu kaum ular ular beludak itu tidak akan pernah ridho dengan Indonesia yang agamais, indonesia yang berKetuhanan yang Maha Esa karena kalau itu terjadi maka Bangsa Indonesia akan menembukan Format dan Coraknya. maka tidak heran paman ular dan ular ular beludak komprador paman ular akan selalu memisahkan dan menjauhkan Bangsa Indonesia dan Pemerintahan dari Agama karena sejatinya itulah titik Kekuatan Mereka, semakin Bangsa Indonesia Jauh dari Agama maka Bangsa dan Negara Indonesia akan semakin jauh dari jati diri sebagai sebuah bangsa dan semakin mudah menguasai indonesia secara pemikiran dan ideologi

    Salam 43

  10. Lek U-mar Mentaras on

    Dan yang paling berbahaya adalah perang agama bung BRE WENGKER@ semua agama di dunia mengajarkan penganutnya untuk berbuat kebaikan sesamanya termasuk agama Islam.
    Islam masuk ke Indonesia secara amar ma’ruf nahi munkar dan perdamaian serta menghormati kebudayaan setempat.
    Akidah tiap agama adalah berbeda.kita tidak bisa menerapkan unsur unsur kepercayaan tiap agama kepada agama lain dari masing2 penganutnya karena akan bikin konflik yang bisa menghancurkan suatu peradaban suatu bangsa.
    Kebaikan ajaran ajaran tiap agama adalah dengan saling menghormati sesama penganut tanpa mencampuri kepercayaan masing2 dan hidup berdampingan atas nama satu nusa satu bangsa satu bahasa INDONESIA.
    Sila pertama PANCASILA adalah mengambil jalan tengah yang adil dari semua unsur masyarakat yang berketuhanan yang maha Esa.Dan itulah kenapa Ajaran KOMUNIS dilarang hidup di Indonesia karena berlawanan dengan sila Pertama PANCASILA.
    Sesungguhnya kalau semua rakyat Indonesia dari masing2 penganut agama bisa menyadari akan pentingnya kerukunan hidup beragama dan bertoleransi maka dengan sendirinya rakyat juga bisa memahami apa itu PANCASILA apa itu hidup BERNEGARA,apa itu jiwa NASIONALISME,apa itu NKRI.
    Karena pada dasarnya Ajaran ajaran kebaikan tiap agama di Indonesia lah yang akan menjadi Pondasi kekuatan PANCASILA.
    Dan perlu diingat , politik devide it empira masih di praktekkan sebagian rakyat Indonesia hingga kini.
    INDONESIA KOKOH DARI LUAR TAPI RAPUH DARI DALAM……
    Dan anasir anasir asing sudah lama tahu mengenainya.
    Jadi dengan apa kita MERAJUTNYA….?
    Salam hormat…..

  11. Merajut dengan apa? saya kira sudah jelas apa yang saya utarakan diatas, karena indonesia ini mayoritas muslim maka untuk merajut Merajut Kembali Panji Panji Nusantara adalah dengan menunjukkan dan mengarahkan kepada yang mayoritas itu sesuatu yang ia kenal dan yakini yaitu isme dasar, religiusitas islam , kembalikan jiwa jiwa islam itu pada badan badan dan manusia yang beragama muslim

    adalah sesuatu yang aneh bila isme bangsa indonesia yang mayoritas islam dianggap ancaman dan isme yang mereka anut dianggap membahayakan Kebinekaan dan Pluralitas padahal secara defacto umat islamlah yang punya andil terbesar dalam memerdekakan negri ini dan lagi Sila Pertama dalam Pancasila adalah KETUHANAN YANG MAHA ESA yang mana artinya bahwa Tuhan/Allah selalu melihat dan bersama hambanya mengisisi jiwa jiwa manusia muslim indonesia sehingga bertindak dan bertingkah laku tidak bertentangan dengan ajaran agamanya/keyakinanya.

    Dalam membangun bangsa indonesia yang Berketuhanan Yang Maha Esa maka,nilai nilai Religius dalam mejalin hubungan sesama manusia baik sama agama atau bukan,hubungan dengan sesama makluk dengan tumbuhan dengan alam harus menjadi platform,islam sebagai rahmatan lil alamin.

    Sehingga Mayoritas umat islam indonesia sadar dan mengerti akan dan sadar akan agamanya,haknya dan kewajibanya sebagai pemeluk agama dan warga negara yang menjunjung tinggi Pancasila dan UUD 45.

    Dalam Pancasila adalah tersurat makna keseimbangan antara Manusia sebagai Makluk Tuhan/Agamais (sila Pertama),Manusia sebagai Individu/demokratis(sila ke 4) dan Manusia sebagai Makluk Sosial/Sosialis (keadilan sosial, sila ke 5)

    Dan Kita lihat sekarang Pancasila yang kita lihat sekarang cuman cangkang semantara isinya adalah Liberalisme,Sekulerisme dan Kapitalisme, lantas dimana ajarana pancasila seperti P4 dan PMP yang di ajarkan di sekolah sekolah dulu?

    Maka sangat wajar bila negara yang mayoritas muslim ini juga menempati ringking papan atas dalam korupsi,dalam hal Kolusi dalam hal degradasi Moral,ketimpangan hukum di banding bangsa lain. karena apa, karena bangsa indonesia di giring ke arah sekuler di mana apa yang agama ajarkan tidak berbanding lurus dengan apa yang di luaran, terjadi paradoksal pemikiran antara harapan dan kenyataan,hal ibarat tidak bersatunya antara ruh dan badan sehingga bangsa indonesia seperti mayat hidup,seolah berjalan akan tetapi hakikatnya mereka tidak tahu arahnya kemana,bangsa indonesia yang mayoritas muslim menjadi bangsa yang bingung.

    kita harus ingat sebuah bangsa yag maju adalah bangsa yang punya jati diri,bangsa yang mengambil isme berdasar isme dan kultur bangsanya sendiri,Eropa dan barat bisa maju karena mereka mendasarkan sesuatu pada isme dasar mereka sehingga melahirkan demokrasi, jepang bisa maju karena semangat samurai dan semangat restorasi bangsa jepang,korea bisa maju karena semangat bersaing bangsanya yang tidak mau kalah dengan bangsa jepang,Iran bisa maju karena semangat keislaman dan tidak mau tunduk pada bangsa asing,china bisa maju dan bersaing dengan semangat confusius dan semangat sosialisnya,Malaysia bisa maju karena semangat kemelayuan muslimnya dll ……..semantara indonesia mengharapkan menjadi pioner dan leader dengan membebel isme dan nilai nilai bangsa asing seperti sosialis komunis,kapitalis,sekuleris dan liberalis 🙁

    maka adalah sangat aneh bila bangsa indonesia yang religius di latih untuk manjadi bangsa yang sekuler dan sangat sangat aneh bangsa indonesia yang sejak dulu mengedepankan kerukunan,gotong royong,bertenggang rasa di paksa untuk menjadi bangsa yang liberal dan kapitalis yang lebih mementingkan semangat individu. bahkan Majapahit yang agung juga menjadikan agama sebagai Filosifi dasar dan landasan dalam berbangsa dan bernegara. bukan menjadikan negara agama akan tetapi agama sebagai landasan gerak dan falsafah bangsa,bhineka tunggal ika

    Maka sudah sangat jelas, untuk bisa Merajut Kembali Panji Panji Nusantara adalah kembalikan sesuatu kepada yang berhak, jadikan Pancasila sebagai ideologi bangsa,Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum,Pancasila sebagai Falsafah bangsa. ajarkan pancasila di sekolah sekolah dan di masyarakat. Pancasila harus menjadi tuan di negrinya sendiri. hancurkan sesuatu paham atau isme yang menyimpang yang menginfiltrasi kesaklaran pancasila seperti uu pro asing,hak corporasi asing sampai 100% dan isme sekulerisasi,kapitalisasi, liberalisasi atau bahkan upaya menjadikan indonesia republik agama yang nyata nyata telah memporak porandakan tatatan,live style yang menjurus kepada perpecahan dan degradasi moral bangsa indonesia

    disisi lain,indonesia sebagai bangsa yang agamais harus dididik supaya mengenal agamaya, mengenal Tuhanya, mengenal dogma dan ajarannya sehingga tidak bertindak di luar koridor, apa yang ada di jiwanya itulah yang menggerakkan badanya

    Sudah sangat jelas lagu kebangsaan indonesia Raya……….BANGUNLAH JIWANYA,BANGUNLAH BADANYA,UNTUK INDONESIA RAYA……… inilah cara Merajut Kembali Panji Panji Nusantara

    Salam 43

    • Lek U-mar Mentaras on

      Terimakasih atas sharing dan penajamannya tentang PANCASILA bung BRE WENGKER @
      Pertanyaan MERAJUT DENGAN APA ? Bukan ditujukan kepada anda tetapi sebagai bahan renungan dan muhasabah diri bagi yang membaca artikel diatas dan untuk kita semua.
      Ane sudah menulis panjang lebar argument dan opini untuk menreply opini anda,tapi terlalu panjang hingga ane putuskan untuk dijadikan Artikel berikutnya MERAJUT KEMBALI PANJI PANJI NUSANTARA bagian 4,
      InsyaAllah awal bulan April akan segera keluar.
      Salam….

  12. Dulu… sekali….
    Ada sang garuda melayang-layang diangkasa, dengan tatapan mata yang tajam mencari keberadaan ayam,kelinci,tikus…. untuk santap siang.
    Suatu hari sang garuda tertangkap dan dipelihara di dalam sangkar. selama di dalam sangkar sang garuda dididik seperti seekor ayam sayur. dipaksa makan konsentrat(jagung+tepung ikan). akhirnya sang garuda menyerah dan bersedia makan konsentrat demi menyambung hidup.
    Tak terasa sang garuda hidup di dalam sangkar sudah ratusan tahun.
    sekarang sang garuda sudah tiada, yang ada hanya cicit sang garuda.
    badan seperti garuda tapi cara hidup seperti ayam sayur.
    dia tidak tahu apa arti terbang dan dia juga tidak tahu apa arti daging makanan pokoknya.
    bahkan cicit sang garuda sudah tidak tahu lagi membedakan antara konsentrat dan tai.

Leave A Reply