Sejarah PKI di Indonesia

33

dedenew164

Banyak generasi muda Indonesia yang tidak mengerti bagaimana Partai Komunis di Indonesia merongrong dan menusuk ibu pertiwi dari dalam, Karena perbedaan generasi dan lamanya kejadian dimasa lalu banyak yang tidak tahu, samar samar mengenal sejarahnya, atau sudah termakan pembelokan fakta,
Hal ini dikarenakan Pasca Reformasi, Pelajaran PMP, dan P4 sudah tidak diajarkan lagi di sekolah sekolah dan Perguruan Tinggi, apalagi ada upaya pengaburan fakta didunia maya, dan juga sempat tidak tercantumnya G30 S PKI sebagai Pemberontakan di Indonesia di Kurikulum Pendidikan Nasional

Patriot Garuda berusaha memberikan Kronologis bagaimana PKI ada di Indonesia dan gerakan gerakan nya,, supaya Generasi Muda lebih paham pahitnya sejarah bangsa
Tujuannya untuk tidak terulang, Persatuan dan Kesatuan Bangsa terjaga dan mencegah Bangkitnya paham Komunisme di Indonesia

A. KRONOLOGIS PKI
1. Tanggal 8 Oktober 1945 : Gerakan Bawah Tanah PKI membentuk API (Angkatan Pemuda Indonesia) dan AMRI (Angkatan Muda Republik Indonesia).

2. Medio Oktober 1945 : AMRI Slawi pimpinan Sakirman dan AMRI Talang pimpinan Kutil menteror, menangkap dan membunuh sejumlah pejabat pemerintah di Tegal.

3. Tanggal 17 Oktober 1945 : Tokoh Komunis Banten Ce’ Mamat yang terpilih sebagai Ketua KNI (Komite Nasional Indonesia) membentuk DPRS (Dewan Pemerintahan Rakyat Serang) dan merebut pemerintahan Keresidenan Banten melalui teror dengan kekuatan massanya.

4. Tanggal 18 Oktober 1945 : Badan Direktorium Dewan Pusat yang dipimpin Tokoh Komunis Tangerang, Ahmad Khoirun, membentuk laskar yang diberi nama Ubel-Ubel dan mengambil alih kekuasaan pemerintahan Tangerang dari Bupati Agus Padmanegara.

5. Tanggal 21 Oktober 1945 : PKI dibangun kembali secara terbuka.

6. Tanggal 4 November 1945 : API dan AMRI menyerbu Kantor Pemda Tegal dan Markas TKR, tapi gagal. Lalu membentuk Gabungan Badan Perjuangan Tiga Daerah untuk merebut kekuasaan di Keresidenan Pekalongan yang meliputi Brebes, Tegal dan Pemalang.

7. Tanggal 9 Desember 1945 : PKI Banten pimpinan Ce’ Mamat menculik dan membunuh Bupati Lebak, R. Hardiwinangun, di Jembatan Sungai Cimancak.

8. Tanggal 12 Desember 1945 : Ubel-Ubel Mauk yang dinamakan Laskar Hitam di bawah pimpinan Usman membunuh Tokoh Nasional Oto Iskandar Dinata.

9. Tanggal 12 Februari 1946 : PKI Cirebon di bawah pimpinan Mr.Yoesoef dan Mr.Soeprapto membentuk Laskar Merah merebut kekuasaan Kota Cirebon dan melucuti TRI.

10. Tanggal 14 Februari 1946 : TRI merebut kembali Kota Cirebon dari PKI.

11. Tanggal 3 – 9 Maret 1946 : PKI Langkat – Sumatera di bawah pimpinan Usman Parinduri dan Marwan dengan gerakan massa atas nama revolusi sosial menyerbu Istana Sultan Langkat Darul Aman di Tanjung Pura dan membunuh Sultan bersama keluarganya serta menjarah harta kekayaannya.

12. Tahun 1947 : Kader PKI Amir Syarifuddin Harahap berhasil jadi PM Republik Indonesia dan membentuk kabinet.

13. Tanggal 17 Januari 1948 : PM Amir Syarifuddin Harahap menggelar Perjanjian Renville dengan Belanda.

14. Tanggal 23 Januari 1948 : Presiden Soekarno membubarkan Kabinet PM Amir Syarifuddin Harahap dan menunjuk Wapres M Hatta untuk membentuk Kabinet baru.

15. Bulan Januari 1948 : PKI membentuk FDR (Front Demokrasi Rakyat) yang dipimpin oleh Amir Syarifuddin untuk beroposisi terhadap Kabinet Hatta.

16. Tanggal 29 Mei 1948 : M.Hatta melakukan ReRa (Reorganisasi dan Rasionalisasi) terhadap TNI dan PNS untuk membersihkannya dari unsur-unsur PKI.

17. Bulan Mei 1948 : Muso pulang kembali dari Moskow – Rusia setelah 12 (dua belas) tahun tinggal disana.

18. Tanggal 23 Juni – 18 Juli 1948 : PKI Klaten melalui SARBUPRI (Serikat Buruh Perkebunan Republik Indonesia) melakukan pemogokan massal untuk merongrong pemerintah RI.

19. Tanggal 11 Agustus 1948 : Muso memimpin FDR / PKI dan merekonstruksi Politbiro PKI, termasuk DN. Aidit, MH Lukman dan Nyoto.

20. Tanggal 13 Agustus 1948 : Muso bertemu dengan Presiden Soekarno dan diminta untuk memperkuat Perjuangan Revolusi, namun dijawab bahwa dia pulang untuk menertibkan keadaan, yaitu untuk membangun dan memajukan FDR / PKI.

21. Tanggal 19 Agustus 1948 : PKI Surakarta membuat KERUSUHAN membakar pameran HUT RI ke-3 di Sriwedari – Surakarta, Jawa Tengah.

22. Tanggal 26 – 27 Agustus 1948 : Konferensi PKI

23. Tanggal 31 Agustus 1948 : FDR dibubarkan, lalu Partai Buruh dan Partai Sosialis berfusi ke PKI.

24. Tanggal 5 September 1948 : Muso dan PKI nya menyerukan RI agar berkiblat ke UNI SOVIET.

25. Tanggal 10 September 1948 : Gubernur Jawa Timur RM Ario Soerjo dan dua perwira polisi dicegat massa PKI di Kedunggalar – Ngawi dan dibunuh, serta jenazahnya dibuang di dalam hutan.

26. Medio September 1948 : Dr. Moewardi yang bertugas di Rumah Sakit Solo dan sering menentang PKI diculik dan dibunuh oleh PKI, begitu juga Kol. Marhadi diculik dan dibunuh oleh PKI di Madiun, kini namanya jadi nama Monumen di alun-alun Kota Madiun.

27. Tanggal 13 September 1948 : Bentrok antara TNI pro pemerintah dengan unsur TNI pro PKI di Solo.

28. Tanggal 17 September 1948 : PKI menculik para Kyai Pesantren Takeran di Magetan. KH Sulaiman Zuhdi Affandi digelandang secara keji oleh PKI dan dikubur hidup-hidup di sumur pembantaian Desa Koco, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan. Di sumur tersebut ditemukan 108 (seratus delapan) kerangka jenazah korban kebiadaban PKI. Selain itu, ratusan orang ditangkap dan dibantai PKI di Pabrik Gula Gorang Gareng.

29. Tanggal 18 September 1948 : Kolonel Djokosujono dan Sumarsono mendeklarasikan NEGARA REPUBLIK SOVIET INDONESIA dengan Muso sebagai Presiden dan Amir Syarifoeddin Harahap sebagai Perdana Menteri.

30. Tanggal 19 September 1948 : Soekarno menyerukan rakyat Indonesia untuk memilih Muso atau Soekarno – Hatta. Akhirnya, Pecah perang di Madiun : Divisi I Siliwiangi pimpinan Kol. Soengkono menyerang PKI dari Timur dan Divisi II pimpinan Kol. Gatot Soebroto menyerang PKI dari Barat

31. Tanggal 19 September 1948 : PKI merebut Madiun, lalu menguasai Magetan, Ponorogo, Pacitan, Trenggalek, Ngawi, Purwantoro, Sukoharjo, Wonogiri, Purwodadi, Kudus, Pati, Blora, Rembang dan Cepu serta kota-kota lainnya.

32. Tanggal 20 September 1948 : PKI Madiun menangkap 20 orang polisi dan menyiksa serta membantainya.

33. Tanggal 21 September 1948 : PKI Blitar menculik dan menyembelih Bupati Blora Mr. Iskandar dan Camat Margorojo – Pati Oetoro, bersama tiga orang lainnya yaitu Dr.Susanto, Abu Umar dan Gunandar, lalu jenazahnya dibuang ke sumur di Dukuh Pohrendeng Desa Kedungringin Kecamatan Tujungan Kabupaten Blora.

34. Tanggal 18 – 21 September 1948 : PKI menciptakan 2 (Dua) Ladang Pembantaian / Killing Fields dan 7 (Tujuh) Sumur Neraka di MAGETAN untuk membuang semua jenazah korban yang mereka siksa dan bantai :

a. Ladang Pembantaian Pabrik Gula Gorang Gareng di Desa Geni Langit.
b. Ladang Pembantaian Alas Tuwa di Desa Geni Langit.
c. Sumur Neraka Desa Dijenan Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Magetan.
d. Sumur Neraka Desa Soco I Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan.
e. Sumur Neraka Desa Soco II Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan.
f. Sumur Neraka Desa Cigrok Kecamatan Kenongomulyo Kabupaten Magetan.
g. Sumur Neraka Desa Pojok Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan.
h. Sumur Neraka Desa Bogem Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan
i. Sumur Neraka Desa Batokan Kecamatan Banjarejo Kabupaten Magetan.

35. Tanggal 30 September 1948 : Panglima Besar Sudirman mengumumkan bahwa tentara Pemerintah RI berhasil merebut dan menguasai kembali Madiun. Namun Tentara PKI yang lari dari Madiun memasuki Desa Kresek Kecamatan Wungu Kabupaten Dungus dan membantai semua tawanan yang terdiri dari TNI, Polisi, pejabat pemerintah, Tokoh Masyarakat dan Ulama serta Santri.

36. Tanggal 4 Oktober 1948 : PKI membantai sedikitnya 212 tawanan di ruangan bekas Laboratorium dan gudang dinamit di Tirtomulyo Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah

37. Tanggal 30 Oktober 1948 : Para Pimpinan Pemberontakan PKI di Madiun ditangkap dan dihukum mati, seperti Muso, Amir Syarifuddin, Suripno, Djokosujono, Maruto Darusman, Sajogo, dan lainnya.

38. Tanggal 31 Oktober 1948 : Muso dieksekusi di Desa Niten Kecamatan Sumorejo Kabupaten Ponorogo. Sedang MH Lukman dan Nyoto pergi ke pengasingan di Republik Rakyat China (RRC).

39. Akhir November 1948 : seluruh pimpinan PKI Muso berhasil dibunuh atau ditangkap, dan seluruh daerah yang semula dikuasai PKI berhasil direbut, antara lain : Ponorogo, Magetan, Pacitan, Purwodadi, Cepu, Blora, Pati, Kudus, dan lainnya.

40. Tanggal 19 Desember 1948 : Agresi Militer Belanda kedua ke Yogyakarta.

41. Tahun 1949 : PKI tetap tidak dilarang, sehingga tahun 1949 dilakukan rekontruksi PKI dan tetap tumbuh berkembang hingga tahun 1965.

42. Awal Januari 1950 : Pemerintah RI dengan disaksikan puluhan ribu masyarakat yang datang dari berbagai daerah seperti Magetan, Madiun, Ngawi, Ponorogo dan Trenggalek, melakukan pembongkaran 7 (Tujuh) Sumur Neraka PKI dan mengidentifikasi para korban. Di Sumur Neraka Soco I ditemukan 108 kerangka mayat yang 68 dikenali dan 40 tidak dikenali, sedang di Sumur Neraka Soco II ditemukan 21 kerangka mayat yang semuanya berhasil diidentifikasi. Para korban berasal dari berbagai kalangan Ulama dan Umara serta Tokoh Masyarakat.

43. Tahun 1950 : PKI memulai kembali kegiatan penerbitan Harian Rakyat dan Bintang Merah.

44. Tanggal 6 Agustus 1951 : Gerombolan Eteh dari PKI menyerbu Asrama Brimob di Tanjung Priok dan merampas semua senjata api yang ada.

45. Tahun 1951 : Dipa Nusantara Aidit memimpin PKI sebagai Partai Nasionalis yang sepenuhnya mendukung Presiden Soekarno sehingga disukai Soekarno, lalu Lukman dan Nyoto pun kembali dari pengasingan untuk membantu DN Aidit membangun kembali PKI.

46. Tahun 1955 : PKI ikut Pemilu pertama di Indonesia dan berhasil masuk empat Besar setelah MASYUMI, PNI dan NU.

47. Tanggal 8 – 11 September 1957 : Kongres Alim Ulama Seluruh Indonesia di Palembang – Sumatera Selatan mengharamkan ideologi Komunis dan mendesak Presiden Soekarno untuk mengeluarkan Dekrit Pelarangan PKI dan semua mantel organisasinya, tapi ditolak oleh Soekarno.

48. Tahun 1958 : Kedekatan Soekarno dengan PKI mendorong Kelompok Anti PKI di Sumatera dan Sulawesi melakukan koreksi hingga melakukan pemberontakan terhadap Soekarno. Saat itu MASYUMI dituduh terlibat, karena Masyumi merupakan MUSUH BESAR PKI

49. Tanggal 15 Februari 1958 : Para pemberontak di Sumatera dan Sulawesi mendeklarasikan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI), namun pemberontakkan ini berhasil dikalahkan dan dipadamkan.

50. Tanggal 11 Juli 1958 : DN Aidit dan Rewang mewakili PKI ikut Kongres Partai Persatuan Sosialis Jerman di Berlin.

51. Bulan Agustus 1959 : TNI berusaha menggagalkan Kongres PKI, namun kongres tersebut tetap berjalan karena ditangani sendiri oleh Presiden Soekarno.

52. Tahun 1960 : Soekarno meluncurkan slogan NASAKOM (Nasional, Agama dan Komunis) yang didukung penuh oleh PNI, NU dan PKI. Dengan demikian PKI kembali terlembagakan sebagai bagian dari Pemerintahan RI.

53. Tanggal 17 Agustus 1960 : Atas desakan dan tekanan PKI terbit Keputusan Presiden RI No.200 Th.1960 tertanggal 17 Agustuts 1960 tentang PEMBUBARAN MASYUMI (Majelis Syura Muslimin Indonesia) dengan dalih tuduhan keterlibatan Masyumi dalam pemberotakan PRRI, padahal hanya karena ANTI NASAKOM.

54. Pertengahan Tahun 1960 : Departemen Luar Negeri AS melaporkan bahwa PKI semakin kuat dengan keanggotaan mencapai 2 (dua) juta orang.

55. Bulan Maret 1962 : PKI resmi masuk dalam pemerintahan Soekarno, DN Aidit dan Nyoto diangkat oleh Soekarno sebagai Menteri Penasehat.

56. Bulan April 1962 : Kongres PKI.

57. Tahun 1963 : PKI memprovokasi Presiden Soekarno untuk Konfrontasi dengan Malaysia, dan mengusulkan dibentuknya Angkatan Kelima yang terdiri dari BURUH dan TANI untuk dipersenjatai dengan dalih ”mempersenjatai rakyat untuk bela negara” melawan Malaysia.

58. Tanggal 10 Juli 1963 : Atas desakan dan tekanan PKI terbit Keputusan Presiden RI No.139 th.1963 tertanggal 10 Juli 1963 tentang PEMBUBARAN GPII (Gerakan Pemuda Islam Indonesia), lagi-lagi hanya karena ANTI NASAKOM.

59. Tahun 1963 : Atas desakan dan tekanan PKI terjadi Penangkapan Tokoh-Tokoh Masyumi dan GPII serta Ulama Anti PKI, antara lain : KH. Buya Hamka, KH.Yunan Helmi Nasution, KH. Isa Anshari, KH. Mukhtar Ghazali, KH. EZ. Muttaqin, KH. Soleh Iskandar, KH. Ghazali Sahlan dan KH. Dalari Umar.

60. Bulan Desember 1964 : Chaerul Saleh Pimpinan Partai MURBA (Musyawarah Rakyat Banyak) yang didirikan oleh mantan Pimpinan PKI, Tan Malaka, menyatakan bahwa PKI sedang menyiapkan KUDETA.

61. Tanggal 6 Januari 1965 : Atas desakan dan tekanan PKI terbit Surat Keputusan Presiden RI No.1 / KOTI / 1965 tertanggal 6 Januari 1965 tentang PEMBEKUAN PARTAI MURBA, dengan dalih telah memfitnah PKI

62. Tanggal 13 Januari 1965 : Dua sayap PKI yaitu PR (Pemuda Rakyat) dan BTI (Barisan Tani Indonesia) menyerang dan menyiksa peserta Training PII (Pelajar Islam Indonesia) di Desa Kanigoro Kecamatan Kras Kabupaten Kediri, sekaligus melecehkan pelajar wanitanya, dan juga merampas sejumlah Mush-haf Al-Qur’an dan merobek serta menginjak-injaknya.

63. Awal Tahun 1965 : PKI dengan 3 juta anggota menjadi Partai Komunis terkuat di luar Uni Soviet dan RRT. PKI memiliki banyak Ormas, antara lain : SOBSI (Serikat Organisasi Buruh Seluruh Indonesia), Pemuda Rakjat, Gerwani, BTI (Barisan Tani Indonesia), LEKRA (Lembaga Kebudayaan Rakjat) dan HSI (Himpunan Sardjana Indonesia).

64. Tanggal 14 Mei 1965 : Tiga sayap organisasi PKI yaitu PR, BTI dan GERWANI merebut perkebunan negara di Bandar Betsi, Pematang Siantar, Sumatera Utara, dengan menangkap dan menyiksa serta membunuh Pelda Sodjono penjaga PPN (Perusahaan Perkebunan Negara) Karet IX Bandar Betsi.

65. Bulan Juli 1965 : PKI menggelar pelatihan militer untuk 2000 anggotanya di Pangkalan Udara Halim dengan dalih ”mempersenjatai rakyat untuk bela negara”, dan dibantu oleh unsur TNI Angkatan Udara.

66. Tanggal 21 September 1965 : Atas desakan dan tekanan PKI terbit Keputusan Presiden RI No.291 th.1965 tertanggal 21 September 1965 tentang PEMBUBARAN PARTAI MURBA, karena sangat memusuhi PKI.

67. Tanggal 30 September 1965 Pagi : Ormas PKI Pemuda Rakjat dan Gerwani menggelar Demo Besar di Jakarta.

68. Tanggal 30 September 1965 Malam : Terjadi Gerakan G30S / PKI atau disebut juga GESTAPU (Gerakan September Tiga Puluh) :

a. PKI menculik dan membunuh 6 (enam) Jenderal Senior TNI AD di Jakarta dan membuang mayatnya ke dalam sumur di LUBANG BUAYA – Halim, mereka adalah : Jenderal Ahmad Yani, Letjen R.Suprapto, Letjen MT Haryono, Letjen S. Parman, Mayjen Panjaitan dan Mayjen Sutoyo Siswomiharjo.

b. PKI juga menculik dan membunuh Kapten Pierre Tendean karena dikira Jenderal Abdul Haris Nasution.

c. PKI pun membunuh AIP KS Tubun seorang Ajun Inspektur Polisi yang sedang bertugas menjaga rumah kediaman Wakil PM Dr. J. Leimena yang bersebelahan dengan rumah Jenderal AH Nasution.

d. PKI juga menembak putri bungsu Jenderal AH Nasution yang baru berusia 5 (lima) tahun, Ade Irma Suryani Nasution, yang berusaha menjadi perisai ayahandanya dari tembakan PKI, kemudian ia terluka tembak dan akhirnya wafat pada tanggal 6 Oktober 1965.

e. G30S / PKI dipimpin oleh Letnan Kolonel Untung yang membentuk tiga kelompok gugus tugas penculikan, yaitu : Pasukan Pasopati dipimpin Lettu Dul Arief, dan Pasukan Pringgondani dipimpin Mayor Udara Sujono, serta Pasukan Bima Sakti dipimpin Kapten Suradi.

f. Selain Letkol Untung dan kawan-kawan, PKI didukung oleh sejumlah perwira ABRI / TNI dari berbagai angkatan, antara lain :

– Angkatan Darat : Mayjen TNI Pranoto Reksosamudro, Brigjen TNI Soepardjo dan Kolonel Infantri A. Latief

– Angkatan Laut : Mayor KKO Pramuko Sudarno, Letkol Laut Ranu Sunardi dan Komodor Laut Soenardi

– Angakatan Udara : Men / Pangau Laksyda Udara Omar Dhani, Letkol Udara Heru Atmodjo dan Mayor Udara Sujono

– Kepolisian : Brigjen Pol. Soetarto, Kombes Pol. Imam Supoyo dan AKBP Anwas Tanuamidjaja.

69. Tanggal 1 Oktober 1965 : PKI di Yogyakarta juga membunuh Brigjen Katamso Darmokusumo dan Kolonel Sugiono. Lalu di Jakarta PKI mengumumkan terbentuknya DEWAN REVOLUSI baru yang telah mengambil alih kekuasaan.

70. Tanggal 2 Oktober 1965 : Soeharto mnegambil alih kepemimpinan TNI dan menyatakan Kudeta PKI gagal dan mengirim TNI AD menyerbu dan merebut pangkalan udara Halim dari PKI.

71. Tanggal 6 Oktober 1965 : Soekarno menggelar Pertemuan Kabinet dan Menteri PKI ikut hadir serta berusaha melegalkan G30S, tapi ditolak, bahkan terbit Resolusi Kecaman terhadap G30S, lalu usai rapat Nyoto pun langsung ditangkap.

72. Tanggal 13 Oktober 1965 : Ormas Anshor NU gelar Aksi unjuk rasa Anti PKI di seluruh Jawa.

73. Tanggal 18 Oktober 1965 : PKI menyamar sebagai Anshor Desa Karangasem (kini Desa Yosomulyo) Kecamatan Gambiran, lalu mengundang Anshor Kecamatan Muncar untuk pengajian. Saat Pemuda Anshor Muncar datang, mereka disambut oleh Gerwani yang menyamar sebagai Fatayat NU, lalu mereka diracuni, setelah keracunan mereka dibantai oleh PKI dan jenazahnya dibuang ke Lubang Buaya di Dusun Cemetuk Desa / Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi. Sebanyak 62 (enam puluh dua) orang Pemuda Anshor yang dibantai, dan ada beberapa pemuda yang selamat dan melarikan diri, sehingga menjadi saksi mata peristiwa. Persitiwa tragis itu disebut Tragedi Cemetuk, dan kini oleh masyarakat secara swadaya dibangun Monumen Pancasila Jaya.

74. Tanggal 19 Oktober 1965 : Anshor NU dan PKI mulai bentrok di berbagai daerah di Jawa.

75. Tanggal 11 November 1965 : PNI dan PKI bentrok di Bali.

76. Tanggal 22 November 1965 : DN Aidit ditangkap dan diadili serta dihukum mati.

77. Bulan Desember 1965 : Aceh dinyatakan telah bersih dari PKI.

78. Tanggal 11 Maret 1966 : Terbit Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) dari Presiden Soekarno yang memberi wewenang penuh kepada Soeharto untuk mengambil langkah pengamanan Negara RI.

79. Tanggal 12 Maret 1966 : Soeharto melarang secara resmi PKI.

80. Bulan April 1966 : Soeharto melarang Serikat Buruh Pro PKI yaitu SOBSI.

81. Tanggal 13 Februari 1966 : Bung Karno masih tetap membela PKI, bahkan secara terbuka di dalam pidatonya di muka Front Nasional di Senayan mengatakan : ”Di Indonesia ini tidak ada partai yang pengorbanannya terhadap Nusa dan Bangsa sebesar PKI…”

82. Tanggal 5 Juli 1966 : Terbit TAP MPRS No.XXV Tahun 1966 yang ditanda-tangani Ketua MPRS – RI Jenderal TNI AH Nasution tentang Pembubaran PKI dan Pelarangan penyebaran paham Komunisme, Marxisme dan Leninisme.

83. Bulan Desember 1966 : Sudisman mencoba menggantikan Aidit dan Nyoto untuk membangun kembali PKI, tapi ditangkap dan dijatuhi hukuman mati pada tahun 1967.

84. Tahun 1967 : Sejumlah kader PKI seperti Rewang, Oloan Hutapea dan Ruslan Widjajasastra, bersembunyi di di wilayah terpencil di Selatan Blitar bersama kaum Tani PKI.

85. Bulan Maret 1968 : Kaum Tani PKI di Selatan Blitar menyerang para pemimpin dan kader NU, sehingga 60 (enam puluh) orang NU tewas dibunuh.

86. Pertengahan 1968 : TNI menyerang Blitar dan menghancurkan persembunyian terakhir PKI.

87. Dari tahun 1968 s/d 1998 : Sepanjang Orde Baru secara resmi PKI dan seluruh mantel organisasinya dilarang di seluruh Indonesia dengan dasar TAP MPRS No.XXV Tahun 1966.

88. Dari tahun 1998 s/d 2015 : Pasca Reformasi 1998 Pimpinan dan Angota PKI yang dibebaskan dari penjara, beserta keluarga dan simpatisannya yang masih mengusung IDEOLOGI KOMUIS, justru menjadi pihak paling diuntungkan, sehingga kini mereka meraja-lela melakukan aneka gerakan pemutar balikkan fakta sejarah dan memposisikan PKI sebagai PAHLAWAN pejuang kemerdekaan RI.

dedenew126

B. ANALISA DAN KESIMPULAN

1. Sejak dibentuk kembali pada tanggal 21 Oktober 1945, PKI terus bangkit dan berkembang pesat melalui POLITIK MENGHALALKAN SEGALA CARA, mulai dari pembubaran Partai Islam dan Ormas Islam serta penangkapan para Tokohnya, hingga penculikan dan pembunuhan Ulama dan Umara.

2. Sejak dibentuk kembali PKI tetap selalu mengeksploitasi BURUH dan TANI dalam sepak terjangnya untuk mencapai tujuan-tujuan politik komunismenya.

3. PKI punya pengaruh kuat terhadap Presiden Soekarno hingga berhasil menekan Presiden membubarkan musuh-musuhnya seperti Partai Masyumi, Ormas GPII dan Partai Murba.

4. Kiblat Perjuangan PKI adalah UNI SOVIET, lalu mengembangkan hubungan dengan Komunis JERMAN dan RRT, sehingga PKI sejak lahir hingga dibubarkan tidak pernah memiliki ruh Kebangsaan Nusantara mau pun Nasionalisme Indonesia.

5. Pemberontakan PKI tahun 1948 dan tahun 1965 adalah bukti autentik tentang PENGKHIANATAN PKI terhadap Bangsa dan rakyat serta Negara Indonesia.

6. Sejak awal PKI didirikan lalu dibubarkan, kemudian dibentuk kembali hingga dibubarkan kembali TIDAK ADA sedikit pun Kontribusi PKI dalam perjuangan Kemerdekaan RI.

7. PKI berhasil merekrut PARAPERWIRA TNI yang berhaluan kiri dari berbagai angkatan untuk mengadu-domba mereka, serta membentuk pasukan khusus untuk melakukan teror dan pembunuhan, seperti Pasukan Cakrabirawa saat menculik dan membunuh para Jenderal Pahlawan Revolusi.

8. PKI bersifat KEJAM dan BIADAB sehingga tidak segan-segan membunuh Ulama, Santri, Jenderal hingga anak-anak, bahkan Kader NU yang merupakan Mitra PKI dalam NASAKOM diserang dan dibunuh juga.

9. PKI layak dan patut dilarang dan dibasmi di seluruh wilayah NKRI karena pengkhianatan dan kebiadabannya, sehingga sikap TNI dan NU sudah benar dalam menumpas PKI, begitu juga TAP MPRS No.XXV Tahun 1966 sudah sangat tepat,

10. Soekarno bukan PKI.
Gambar by Patsus Dede Sherman dan Patsus Citox

Share.

33 Komentar

  1. Lalu kenapa bung karno tetap melegalkan kesadisan PKI yng faktay sudah jelas kebiadapanny serta niatanny ingin mengganti ideologi pancasila menjadi ideologi sosialis komunis, hanya karena uni soviet membantu kita merebut kembali irian barat ketika itu dan menjadikan referensi menghalalkan perbuatan keji PKI tersebut,

  2. Soekarno bukan PKI,saya pikir beliau melegalkan PKI karena tau PKI kuat dari atas (politisi,birokrat dan TNI) sampai bawah (kaum buruh tani),kalau beliau tidak melegalkan PKI maka akan terjadi perpecahan besar-besaran,bahkan sampai terjadi perang saudara,kesalahan beliau saya kira adalah kurang jeli melihat PKI berkembang,yang seharusnya sudah dilarang sejak Pemberontakan Madiun.

    • bung [email protected] pemikirannya begitu, masa perhitungannya kurang cerdik dibandingin pak Harto…terlallu naif jika alasan2 spt itu tetep jadi acuan kl pada akhirnya malah kekacauan yg lebih besar terjadi…secara logika dan hitung2annya kok gak bisa secara analisa strategi…namanya penguasa tunggal terlalu dangkal kl harus spt itu, buktinya seperti cermin didepan muka

  3. salam pagi patga….
    Komunal yg mbalelo hehe….
    Hari ini yg kita lihat adalah ketiadaan PKI, tp spt laiknya udara kita msh bs mngendus dan merasakannya. Laten yg akan tetap ada senyampang agama msh bisa memungkinkan utk diperdebatkan dan ketimpangan tatanan global dan regional msh bisa disebutkan. PKI adlh penyembah komunal yg berhalapun tidak scara teori, tp 89 % anggotanya beragama dan meyakini ke ESA an Tuhan minus ajaran-NYA. Politik komunislah yg mmbuang TU HAN dan menampilkan HAN TU sbg antidot kecanduan iman. Atas dasar kekuatan daya manusia utk mnjangkau fikiran, ilusi dan imaji yg berhasil dinyatakan/difaktakanlah mmbuat hipotesa liar, “agama adlh kaidah sastra atau bhkan candu” lalu mnjd keyakinan salah kaprah komunal. Rezim barat sgt cemas dg kmampuan proyeksi 3D para pakar komunal soal kmampuan pnglihatan masa depan dunia para pioneer komunis, perang asimetris, penguasaan akar rumput dan kemampuan mnjawab kmatian tanpa beban soal akhirat yg memungkinkan para pemuja komunis=zombie modern berakal.
    Btw….
    Sy tak melihat Kang Sabur ??
    Sy msh bisa menemukan tengkorak, samurai, peluru atau granat dibawah jembatan lama Jl. Gajahmada madiun tmpat biasa utk memancung kepala. Sy msh bs akses angkernya gorang gareng, sy msh bs rasakan kemampuan olah batin dan energi supranatural Takeran yg tak bs dihancurkan, sy msh hafal ajaibnya adzan yg kluar dr leher trpenggal. Sama ajaibnya dg posisi jenderal yg memegang posisi strategis namun tak siaga satu dimabes.
    Sy tak melihat pengadilan Aidit tp sy tau OWWENlah yg membungkam pidato terakhir ditimur mataharinya….
    Spt mr. amir trtangkap dg kitab suci ditangan bgitulah kira2 gejolak batin kebangsaan ibu pertiwi kala itu. PKI telah usai, yg kerasukan ajaran komunis dan msh blm di rukiyah lah yg msh betah brkhayal. Liat sj, bbrapa media yg sll adu domba, tengok upaya reinkarnasi tokoh2 combatan gestok yg difasilitasi tokoh nasional di senayan, liat sj reuni banyuwangi, lihat kasus perburuhan, tengok mesuji, cerna coba simbol ormas gurem dg pilot plan anti pancasilanya. Ya, PKI sdh bubar, tp kita mudah mencium gerakannya pd momen hari buruh, pemilu, pasar, kemiskinan dan isu sosial lainnya…..
    Mari kawal bangsa ini agar tak lg hilang satu generasi hanya demi pertaruhan otak kiri dan kanan…
    Salam kebangsaan tanpa bebas yg kebablasan….
    Jayalah INDONESIA !!

    • saya banyak yg nggak ngerti…
      tapi…….
      “Mari kawal bangsa ini agar tak lg hilang satu generasi hanya demi pertaruhan otak kiri dan kanan…”
      –> luar binasul…..
      ckckckckck…..

      • Laskar Suriansyah on

        Kwkwkw…bung kz ada2 saja. Otak kiri katanya buat ini…otak kanan katanya buat itu itu teori dr barat sono katanya.Lah….Hati/rasa gk di hitung apa….maaf bung kz bahasanya bung TRAHLOR emang kayak obat nyamuk muter2 baru ke tengah…hehehehe bahasanya keren bung Trahlor salam kenal dan sehat selalu.

    • Bunr Trahlo cerita santai dikit dong, walaupun OOT hehe … yg ini gimana ceritanya bung,.. cukup menghibur klo ada cerita horor hehe : ” Sy msh bs akses angkernya gorang gareng, sy msh bs rasakan kemampuan olah batin dan energi supranatural Takeran yg tak bs dihancurkan, sy msh hafal ajaibnya adzan yg kluar dr leher trpenggal”

    • Ronggo Surosentiko on

      Mas TL , sbg keturunan asli drh yg njenengan sebutkan turun temurun sesuai trah kelg saya turun temurun pernah memerintah drh tsb, saya sangat miris demi mendengarkan membaca para trah keluarga saling beseberangan krn Korban ajaran Kiri Dan kanan , juj n majuj gog Dan magog. Hanya orang dungu saka yg mau jadi kepanjangan tangan demi menumpahkan darah sesama anak Ibu pertiwi

    • salam bung,
      maksudnya ajaibdengan jenderal posisi strategis dan tidak siaga satu dimabes?bahwa ada settingan sehingga tidak ada siaga satu namun diluar sudah bersiap siap berontak bung?atau tidak ada siaga satu karena terlalu banyak ular?
      teriamaksih bung

  4. ass.wr.wb.
    Terima kasih bung atas wejangannya.
    Sebelumnya saya tidak tahu betapa sadisnya PKI itu.
    Saya harap negara kita tidak melupakan sejarah ini.

  5. seluruh faham dari luar telah tercabut dari akarnya yaitu agama yg merupakan basis hukum manusia.bgmana nasib mereka?kita bisa lihat ketimpangan pembangunan baik fisik maupun rohani.lihat amerika yg dikatakan makmur yg dikendalikan para konglomerat apakah hidup mereka bahagia?ada masanya manusia akan kembali ke kehidupan yg benar setelah mereka jd pecundang dan korban.

  6. Yup, apapun bentuknya yang merongrong keutuhan, kesatuan, kehidupan dan keamanan NKRI wajib di diwaspadai, dicegah dan dilawan.

    alur kisah PKI ini akhirnya membantu membuka tabir pemutar balikan fakta pad slh satu edisi ttg PKI oleh majalah tempo..

  7. Sejarah Komunis di Indonesia udah disamar2kan,liat aja kurikulum pendidikan dri SD smpe srjana cma sepintas…bahkan bisa dibilang tdk ada…sperti menghilangkan jejaknya setelah itu tumbuh lagi sehingga generasi yg akan datang tdk pernah tau Komunis pernah memporak porandakan persatuan Indonesia…menggunting dalam lipatan…membakar dalam sekam…atas nama sosial…buruh petani di doktrin karna dianggap tidak berpendidikan dan punya wawasan kebangsaan,ketidakadilan hingga mereka mudah untuk diajak melakukan tindakan anarkis untuk mencapai tujuan komunis…menghalalkan segala cara untuk kekuasaan…bahaya laten komunis…HAM yg membuat mereka berani lagi bersuara…

  8. Yang selalu menjadi pertanyaan saya adalah, pada saat akan meletusnya pemberontakan G30S/PKI apakah intelejen TNI tidak mengendus akan adanya gerakan makar tersebut, apakah tindakan yg dilakukan oleh seorang komandan tjakrabirawa adalah inisiatif pribadi, seorang perwira menengah pasukan elit begitu ceroboh melakukan tindakan spt itu sedangkan perintah tentara biasanya adalah garis komando, atau dia menjalankan sumpah jabatannya tugasnya untuk melindungi presiden, mungkin ada yang bisa membantu

  9. Lamp (gak nyambung) on

    Waspadalah..!! Kita bisa lihat mata-mata mereka masih menyimpan kesumat dendam. Kita bisa mengendus tangan-tangan mereka bergandengan dg oknum LSM.

    Waspadalah…!!! Jangan beri mereka ruang untuk bangkit kembali. Terlalu besar kerusakan yg telah mereka perbuat di negeri ini. Pembunuhan, Penculikan, Penyiksaan, Fitnah, dll. Keji sekali.

    Pemberontak, baik ex-kanan maupun kiri harus di habisi sampai ke akar-akarnya.

  10. hehe salam sakti@bung speed…
    Horor nya minded banget bung…sy banyak habiskan waktu didunia kacamata bung, agar tak mubazir fungsinya, sy suka gunakan utk melototin sejarah bangsa, ya kdg berharap mnjadi salah satu yg bs mengurai benang kusut sejarah, gestoklah samplenya. Jk yg trlempar ke publik trasa janggal apalgi di catatan2 atau file yg sbagaian besar adlh catatan saat interograsi. Kbetulan sy mmiliki alur yg dekat dg pelaku, korban dan kondisi kerjaan sy saat ini. Nama yg sy sebut hanyalah saksi bisu bhw sejarah pekat itu memang prnah terjadi. Saksi hidupnya sbgian besar sdh tiada pula. Namun PKI adalah faham komunis yg dibawa kaum trpelajar dan sbgian ningrat yg dekat dg tokoh2 partai komunis belanda kala itu. Mrk mlakukan gerakan bwh tanah hgga tjd gerakan makar besar awal th 48 duz bgitupula hgga th 65 yg smakin komplit dg bumbu komunis rrt.
    Btw…
    Pki itu adlh aliran komunal yg di imani oleh pembawanya scara utuh. Tp TIDAK UTUH bg sbagian besar pengikutnya, grassroot/stakeholdernya msh sgt mngenal TUHAN. Pki hanya aliran politik yg gagal paham pd semangat kebangsaan dan pngingkaran thdp DASAR NEGARA yg tlh disepakati sbg asas tunggal negara, PANCASILA. Sdm yg rendah, gejolak sosial dan kemiskinan adlh kesuburan bg para tokoh pki utk menanamkan ajarannya. Dan founding father negara trlanjur trbisiki kekuatan soviet sbg patron pnyeimbang dunia. Tanpa brmaksud meyakinkan rakyat soal anti tuhan namun tak lebih dr sekedar bentuk perlawanan hegemoni keserakahan barat pd dunia ketiga. Duz bntuk penolakan feodal yg msh kental kala itu didalam negeri sndiri. Seorang anggota PKI msh adzan ktika terpenggal, mnyelesaikan kalimat tauhidnya mski leher nyaris putus. Dan banyak yg jstru meninggal smntara disakunya trsimpan tasbih, penggalan ayat alqur’an hingga sorban. Sngat beda dg pengikut PKI tahun 48 dan sbelumnya yg kebanyakan pengikutnya mmg minim iman/atheis, dan pengikut aliran sesat yg marak kala itu.(file divisi siliwangi sgt lgkap, sbgian bs diakses dan dibukukan, disana jg bs ditemukan ttg ponpes takeran, gorang gareng dan blitar selatan).
    Intinya gestok 65 sgt brbeda, lbh kental politik dan dramanya sy kira drpd th sbelumnya. Sgt panjang bung jk brcrita hehe….namun kita tak boleh lupa, f16 kita itu jatuh pertamakali di lokasi killingfield pengikut pki muso hehe….mgk agar kita tak lupa kali ya bung hehe…
    Salam hangat…
    Salam….

  11. Supir Forklift on

    Dan sisa2 kekejaman rezim pki 48 pun masih tersimpan rapi dimagetan dan sekitarnya sebagai saksi bisu kekejaman kala itu..

  12. lebih ke PKI nya lah, klo komunis hanya sebuah isme sama dengan liberalisme, kapitalisme hanya sebuah isme. kemudian dijadikan paham partai dan dimodifikasi sesuai keinginan politik pemimpinnya. dan terjadilah pemberontakan 48 dan 65. PKI tidik boleh bangkit lagi.

  13. PKI ini gak ada bagus2nya,… yg ada cuma bunuh…bunuh…bunuh.
    perlu mata pelajaran Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa di adakan lagi.
    Terima kasih PATGA telah mengulas informasi ini.

  14. Tolong Bung, ada beberapa kesalahan penulisan tanggal dan pengurutan yang perlu diperbaiki.

    78. Tanggal 11 Maret 1965, seharusnya tahun 1966

    79. Tanggal 12 Maret 1965, seharusnya tahun 1966

    80. Bulan April 1965, seharusnya tahun 1966

    81. Tanggal 13 Februari 1966, seharusnya sebelum poin 78.

    Terimakasih.

  15. Mengapa indonesia tidak sanggup berpikir sederhana? Begitu mudah di kuasai negara lain?
    Negara china sendiri menghukum keras menyogok ataupun si penerima suap.. Tapi dengan cara itu dia merasuki negara lain..
    China begitu keras memagarkan diri pada pemberontakan.. Tapi sebaliknya menggodok indonesia dengan cara yang tidak ingin dia di perlakukan..
    Orang china cinta negaranya sendiri, tapi di negri orang dia menuntut kesetaraan, menguasai lahan, masuk ke politik mengubah undang2 sampai saatnya menguasai segalanya dan habislah negara itu..

    Orang indonesia sangat minim dalam kecintaan pada negri makanya dikuasai asing juga asengg.. Padahal saya sendiri juga aseng loh.. Jadi sebagai aseng aku berharap orang pribumi harus benar2 mencintai negara.. Dengan cara apa? Cintai kebudayaan dulu, jangan tonjolkan agama.. Kebudayaan itu yang paling penting..

    Kebudayaan bukan hanya dalam arti tarian2.. Tapi disana sangat komplit dalam mengelola alam dan ekonomi akan kuat dengan sendirinya.. Budaya kuat negara pasti kuat..
    Purwakarta adalah contoh nyata.. APBD naik drastis ketika bener2 memanfaatkan alam dengan baik.. Lalu daerah lain mencontohkan yang sudah berhasil.. Semua ikut naik.. Lalu Hutang pada negara lain apa yang mereka maksud? Mengapa harus? Hutang adalah rantai perbudakan..

    Patriot garuda ini sangat membuatku kagum.. Semoga virus ini jesus menyebar.. Tapi tolong bapak.. Fokus pada kebudayaan juga.. Bikin gambar editan tentara gagah (ryamizard) lengkap domain senjata di tengah dan gambar jadi besar.. Ditemani banyak suku2 beraneka mengelilingi tentara itu.. Jadi pertahanan lebih komplit.. Ini cuma saran ya pak- jangan marah..

    • Kebudayaan di Indonesia muaranya juga agama. Jadi tidak mungkin Indonesia mengkesampingkan atau tidak menonjolkan agama.

  16. Sugie freedom on

    Ingat dan waspada saja
    Perang proxy & asimetris bisa di mainkn agent2 asing yg ingin bermain di NKRI.
    Barat dan timur adalh sosok yg ingin berebutan tuk mndptkn pengaruh sda di indonesia.
    Indonesia harus tetp indonesia jgn mau menoleh blok kiri maupun blok kanan.
    Karena akan membuat mereka iri akan sumber kekayaan alam kita yg melimpah ruah dr sabang sampai merauke.

    #pegang teguh persatuan & kesatuan. krn bangsamu lbih mudah mengusir penjajah tapi bangsamu akn sulit melwan bangsamu sndri..(penghianat).

    • John theBRoer on

      Bang PR…
      Panglima tni lagi di serang habis2an nih…tajuk dan headline tempo terbaru memojokkan panglima sekali…dan dihubung2kan dengan ummat islam.
      Ternyata para bajingan2 tsb tdk terima kedok mrk terbongkar telak di depan jutaan rakyat…
      Insyaa Allah ummat islam akan tetap membela tni dan panglimanya.
      Semoga Allah subhanallah wa ta’ala selalu melindungi NKRI, rakyat Indonesia dan TNI

Leave A Reply