Kewenangan TNI Terkait Penanganan Terorisme

60

Jokowi Ingin Berikan Kewenangan Pada TNI Terkait Penanganan Terorisme

 

 

Dedenew600

KBN – Jakarta – Terkait pembahasan revisi Undang-undang Nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), menginginkan ada peran dan kewenangan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di dalamnya. Diketahui bahwa selama ini kewenangan pemberantasan teror masih diberikan ke Kepolisian RI, khususnya kepada Detasemen Khusus Anti-Teror 88. “Berikan kewenangan TNI untuk masuk ke dalam rancangan UU ini.”, ujar Jokowi dalam pembukaan rapat kabinet paripurna, di Istana Bogor, Senin, (29/5/2017).

Jokowi juga meminta agar Menko Polhukam mempersiapkan suksesi kewenangan TNI tersebut. “Tentu saja dengan alasan-alasan yang saya kira Menko Polhulkam sudah mempersiapkan untuk ini.” kata mantan gubernur DKI Jakarta tersebut menegaskan.

Diketahui bahwa Panitia khusus revisi Undang-undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang pemberantasan tindak pidana Terorisme akan mengebut pembahasan agar bisa segera rampung tahun ini. Upaya ini sebagai respons permintaan dari berbagai pihak seperti Presiden Joko Widodo dan pihak lain yang ingin revisi undang-undang ini secepatnya rampung.

Namun demikian, revisi UU Terorisme ini diharapkan sesuai dengan etika, tata ruang, dan tata adat, demi keharmonisan kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara. “Memang kelihatannya mudah, tapi dari struktur, sinkronisasi dan harmonisasi UU ini. Ada beberapa hal teknis yang perlu disempurnakan. Contoh, definisi terorisme yang tidak ada sebelumnya, di mana di seluruh dunia ternyata berbeda-beda.”, ujar salah satu anggota Pansus, Bobby Rizaldi.

Selain itu, dia juga menyebut hal-hal teknis lain yang masih terus dibahas. Seperti penahanan preventif yang diusulkan antara 7 hari dan 30 hari. Kemudian juga bagaimana penanganan teroris yang masih di bawah umur. “Lantas bila anak-anak terlibat teroris apakah merefer ke Undang-Undang Sistem peradilan Anak 2012 atau lex specialist. Belum lagi soal koordinasi, karena dalam undang-undang ini belum dimasukan tupoksi kewenangan BNPT.”, ujarnya.

dedenew523

Red.

Kantor Berita Nasional ( KBN )
Gambar Google dan Patsus Dede Sherman

Share.

60 Komentar

    • Sudah saatnya TNI masuk ke lini penanggulangan teroris. Dengan menajemen ditata sebaik mungkin, maka ane yakin teror-teror di negeri ini dapat diminimalisir.

  1. Semogo rekanan bisnis tni dan tni tidak melakukan korupsi. Rp 220 milyar itu banyak sekali, mending kalau as 101 nya tambah canggih, ( ramp door tidak Ada pula) kecewa sekali?!!!

    • pengen denger ulasan para senior patga soal AW ini. agak aneh saja klo pihak luar mnyelidik soal pengadaan alutsista TNI, terlepas ada korupsi ato tidak. jangan2 bahkan presiden sekalipun tidak tahu secara menyeluruh ttg keberadaan alutsista TNI.

    • selama ini upaya pemberantasan terorisme spt main petak umpet; bobol dulu baru ada reaksi dg gebrakan2 dan pencarian ekor2nya dikemudian hari; berkali-kali itu terjadi. Model perburuan macam begitu ane yakin nggak bakalan selesai
      Sudah saatnya komponen bangsa bergerak.

  2. Manteb Ndan, ambil kepercayaan rakyat 100%. Kalo bisa 1000%. Tni lahir dari rakyat, rakyat ibu kandung tni. Dengan prestasi awal kpk tni, apalagi kepercayaan anti-teror tni yang 1000% yang dipercaya rakyat, kalo bisa bpk tni… waoooo manteb utk bekal pengusutan sumber2 kocek dari komparador adalah bagian dari hankam.

  3. saya sudah pernah mengingatkan para mujahidin tentang gerakan bendera merah bintang di pedalaman kalimantan,tetapi mereka teledor,dan terjadilah kasus pontianak dimana antek mereka si cornelius itu telah menjalankan operasinya,
    untuk mujahidin kalimantan,khususnya daerah pontianak,sabar,sabar dan sabar,tunggu tanggal mainnya,kami disini sedang menghimpun kekuatan.

  4. TNI itu masing2 matra punya Detasmen khusus Anti Teror dan Kontra Teror baik Terorisme konvensional maupun Non Konvensional.. Personel ini sdh terlatih baik secara Militer dan Hukum Humaniter.
    yg jd masalah adalah “benturan kepentingan” dimana pembentukan D88 sarat muatan politis jg Paranoidme..

    mosok masih doyan main ikan cere toh,mbok yo buru ikan Paus ben enak bancakan ne. hehehe!!

    jika Ideologi saja bsa di acak2 apalagi ini lbh gila lagi Kitab suci bsa di ubah sesuai pesanan politik. mau jadi apa negeri ini?

    • setuju bung PR, bukan miris melihat komentar salah satu humas Polri namun mbok ya jangan terlalu keliatan. Bung PR says jgn sampai jadi Tool.. dan daya tarik kesananya lumayan kuat dan menggoda.
      Untuk rekan2 Patga, mohon bantuan aktifnya utk menegur, meluruskan dan membantu para Cyber army agar tulisannya tajam, validated dan mengena. Divhumas Polri sdh keluarkan himbauan dan agar kejadian salah satu admin yg keciduk tdk terulang. Adminnya berusia 23 thn.

    • Saya mengikuti pembelajaran kebangsaan ini sejak jkgr…

      Saya paham akhirnya apa yg di pesankan oleh para komandan disini…
      Saya mendapat kuncinya mnakala berpikir terbalik.

      Kontradiktif apa yg di tulis mbah bowo, what are we get when terjadi peperangn fisik, arsenal kita apa, musuh kita siapa… siapa yg menjadi agen penghianat asing yg kode tersiratnya adalah anak biologis bukan anak ideologis..

      Time line 2019, 2025 what are we deal with..
      Any way i got call from insurance ..
      And my answer is..
      Sir yes sir…

    • Pandangan saya..

      UU ini adalah pancingan dan sarana untuk merusak nama tni dimata rakyat.
      Kita tahu polisi sudah TERSUSUPI.. hanya TNI dibawah Jend gatot yg masih loyal thd ibu pertiwi.
      Akan ada MARK MY WORD’S…kejadian yg sangat negatif yg dilakukan personel polisi namun tni lah yg kena getahnya..

      Main agenda adalah DISTRUST rakyat kepda tni…

      Ayahanda tni mohon waspada kami mendukung sekaligus begerak sesuai kapasitas dan melebihi kapasitas manakala diperlukan.

  5. ijin menyambung-nyambungkan pikiran jelek saya..
    HRS di tangkap-pendukung rusuh-TNI (mau tidak mau) jadi alat penggebuk..

    mau tidak mau..TNI di paksa harus memainkan peran yang berbeda.

  6. Kingdom Black Pirates on

    kalau hanya untuk dijadikan kambing hitam untuk apa,??
    Bukankah D88 adalah program/proyek kerjasama antara Polri dan ausiee, teror yang selama ini hanya proyek mereka ausiee/asu/polri karena ketika ada teror dana yang keluar cukup besar dan lumayan bukan??? Kita selalu disibukkan dengan berbagai opini yang tak tentu yang memang sengaja dibuat dihembuskan agar timbul kekacauan tapi kita juga jangan melupakan naga buntung yang semakin hari semakin kuat dan kokoh menancapkan kukunya di Nusantara. Rakyat sekarang tidak bodoh, malah semakin pintar dan cermat terhadap sikon saat ini dan saya pribadi lebih berharap TNI tidak ikut andil dan ambil bagian dalam pemberantasan teror, biarkan korps cokelat saja yang menanganinya biar rakyat semakin banyak belajar dan lebih pintar.

    • Yups,
      Bagaimana jika anti-teror menjadi super teror pada rakyat, siapakah yang mengcounter hal tersebut. Intuisi ane juga merasa ada gemuruh dan saling manuver diinternal anti teror. Karna kalo ada sesuatu mesti ada yg dikorbankan diinternal anti teror sendiri.

      Manteb ndan anti-teror milik rakyat fokus aja ke ikan paus keatas hingga dinosaurus dan monster2 yg mengancam garuda.

    • kok dari kata2mu takut skali tni terlibat…. tni aja seneng kok fine2 aja sampe mau kejar kehutan jgn2 kamu takut ya??? jgn2 kamu??

  7. setuju bung @dodit, ane disebelah sempat push supaya TNI ikut andil, tp setelah lihat respon media2 kampret yg tumben2an dukung TNI masuk lbh jauh jd agak2 kwatir,

  8. Naga Samudra on

    KSAD : Jika Dilibatkan, TNI Siap Kejar Teroris hingga ke Hutan

    Selasa, 30-05-2017
    TSM-Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Mulyono mengaku, pihaknya siap jika revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Tindak Pidana Terorisme memberikan kewenangan bagi TNI melakukan tindakan. Saat ini pembahasan revisi UU Anti Terorisme masih berlangsung di DPR.

    “Yang penting TNI siap dilibatkan dalam kondisi apapun,” ujar Mulyono di Mabes TNI AD, Jakarta Pusat, Selasa (30/5/2017).

    Namun, Mulyono tidak merinci bentuk keterlibatan yang diinginkan TNI. Akan tetapi, menurut Mulyono, keterlibatan TNI diperlukan guna mendukung penumpasan teroris.

    “Tentu dilibatkan untuk selesaikan masalah,” kata dia.

    Jika dilibatkan, Mulyono memastikan, bahwa TNI siap mengejar kelompok teoris. Bahkan, hingga ke hutan atau daerah pedalaman sekalipun.

    “Teroris mau di mana, di hutan juga boleh. Tentara kalo di hutan kan segar seperti saat sedang Idul Fitri,” kata dia.

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyampaikan keinginannya agar unsur TNI dapat terlibat dalam praktik antiterorisme. Presiden pun meminta keterlibatan TNI dicantumkan dalam Rancangan Undang-Undang Terorisme yang hingga kini masih dibahas di DPR RI.

    “Berikan kewenangan kepada TNI untuk masuk di dalam RUU ini. Tentu saja dengan alasan-alasan yang saya kira dari Menko polhukam sudah mempersiapkan,” ujar Jokowi dalam sidang kabinet paripurna di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/5/2017).

    Admin : HR/http://www.kompas.com/

  9. Naga Samudra on

    Home Berita Daerah Internasional Kolom Wawancara Fokus Lapsus Foto Most Popular Pro Kontra Suara Pembaca Opini Anda Infografis Video Indeks

    Home / detikNews / Berita
    Senin 29 Mei 2017, 21:45 WIB
    Kapolri Setuju TNI Dilibatkan dalam Pemberantasan Terorisme
    Bagus Prihantoro Nugroho – detikNews
    Kapolri Setuju TNI Dilibatkan dalam Pemberantasan Terorisme
    Kapolri Jenderal Tito Karnavian (Foto: Lamhot Aritonang/detikcom)
    Jakarta – TNI diusulkan untuk dilibatkan dalam penanganan terorisme. Kapolri Jenderal Tito Karnavian sepakat dengan hal tersebut.

    “Sudah diskusi dengan Menko Polhukam dan Panglima. Intinya, terorisme ini harus komprehensif, tidak bisa hanya 1 instansi,” kata Tito di Istana Bogor, Jalan Ir H Juanda, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (29/5/2017).

    Menurut dia penanganan terorisme tak cukup jika sekadar penegakan hukum. Tito menyebut perlu ada upaya preventif agar terorisme bisa hilang sampai akarnya.

    “Ini perlu melibatkan banyak unsur. TNI adalah salah satu aset utama negara, memiliki banyak sekali potensi. Mulai dari potensi intelijen, teritorial, kemudian tim penindakan. Ini kenapa tidak dimanfaatkan bersama-sama?” kata Tito.

    Tito mengatakan Polri dan TNI bisa bekerja sama dalam strategi intelijen. Selain itu ada beberapa titik yang tak bisa dijangkau Polri, seperti di laut lepas.

    “Untuk yang penindakan, seperti misalnya di laut lepas yang Polri tidak memiliki aset. Pembajakan di laut, kenapa tidak? Pembajakan di udara, kenapa tidak? Kemudian di medan-medan khusus yang Polri tidak memiliki kemampuan yang cukup,” ungkap Tito.

    Selain itu jaringan terorisme juga menyebar di berbagai negara. Dengan adanya TNI, maka ancaman dari luar bisa dicegah.

    “Tapi prinsip penanganan terorisme, karena ini negara demokrasi yang mengutamakan supremasi hukum dan human rights, maka prinsipnya adalah due process of law. tetap pada penegakan hukum,” pungkas Tito.

    (bpn/dhn)

  10. Bre Wengker on

    Yang saya harapkan yang ditangkap dan coba diungkap oleh pasus antiterror tni adalah ikan paus,jaringan,pendana dan intelektual actor dibelakang sebuah aksi.

    Klo cuman konsen ke kambing hitam,maen dor,tangkap dulu terus matiin sampe mayatnye mringis yang artinya ga ada beda dengan coklat. executornya ditangkap sementara creator dan intelektual actor dibiarin lenggang kangkung

    pasus anti terror lbh baik bergerak senyap ga usah kek coklat yang sampe pake acara ngartis live dar der dor di tv oon segala. jauhi media

  11. aaarrrggghhh on

    penggodokkan uu untuk penanggulangan teroris yg melibatkan TNI sebagai alatnya…semoga uu ini bukan menjadi uu anti subversib lagi pada jaman eyang…& melanggengkann kekuasaan pemerintah…

  12. beberapa Paus jg sdh di tidurkan permanen di luar sana hanya saja ikan cere di handle kaya ikan Paus jd mrk bsr kepala.

    Bahkan beberapa Pawang Paus Eropa,tiongkok dan Amerika utara jg pernah di tidurkan permanen.

    Bicara Terorisme sebetulnya tdk perlu bicara Human Right coz their not human either.. hehehe!

    #tangkap,peras habis,hantam dan hancurkan..

  13. nugi merah putih on

    @Bung PR…
    luar biasa bung… beberapa paus sudah pernah ditidurkan. mudah2an tidak akan pernah bangun lagi.
    bocorannya bung..
    saya yakin benar sekali apa yg disampein pak gatot… bahwa negara ekuator akan jd rebutan negara adidaya..
    klo mmg ISIS bikinan USA.. pintar sekali mereka mau menggesernya ke sini, dari suriah ke pilipino… trus kemari…mau mensuriahkan indonesia…
    apakah otak dan sumber dana sudah terendus intelejen tni bung?
    salam patriot

  14. Cumatniharapanku on

    Saya bingung sama bangsa ini,saya merasa saat ini kita kembali ke zaman orba…lihat politiknya kasar,vulgar.lawan politik diberangus cuma belum diculik hehehe,tni juga diajak2 masuk kedalam kekacauan ini…semoga allah swt melindungi bapak besar tni ku tersayang dari hingar bingar politik dalam negeri..tetap dalam jalur reformasi…kesalahan pemimpin dahulu,kita jadikan cambuk kebangkitan..yg baik kita dukung.ayo kota bj

  15. Sedikit bocorannya bung,patku,patsus…!!!
    Burung besi negara siapa yg di tembak oleh Sukhoi kita yg ada di lanud Tarakan….?

  16. Naga Samudra on

    Bantul (ANTARA News) – Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan TNI tidak meminta peranan apapun dalam Undang-Undang Antiterorisme yang saat ini rancangan UU-nya sedang dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat.

    “Soal UU Antiterorisme, TNI tidak pernah meminta apapun juga,” kata Panglima TNI usai menyampaikan ceramah kebangsaan di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Minggu malam.

    Menurut Panglima TNI, terorisme merupakan kejahatan terhadap negara sehingga dia meminta agar definisi tersebut ditegaskan agar ada upaya apapun dari negara untuk mencegah dan memberantas.

    “Tetapi, saya hanya minta tolong definisi teroris itu adalah kejahatan terhadap negara apapun yang diundangkan, karena bagi TNI undang-undang itu panglima bagi TNI, jadi TNI akan mengikuti apapun yang ada di dalam Undang-Undang,” kata Panglima.

    Ketika ditanya peranan apa yang diharapkan dalam pelibatan pemberantasan terorisme yang akan diatur dalam UU tersebut, Panglima mengatakan, tidak mau melalukan intevensi peran, sehingga diminta apapun akan selalu siap.

    “TNI disuruh apapun juga siap, karena keselamatan anak cucu bangsa Indonesia tergantung bagaimana yang merumuskan undang-undang teroris. Begitu ya,” kata Panglima TNI.

    Sementara itu, Anggota DPR RI Hanafi Rais usai menghadiri pengajian kebangsaan bersama Panglima TNI itu mengatakan ada pasal-pasal yang diusulkan dalam pembahasan RUU Antiterorisme yang masih memunculkan dinamika, salah satunya mengenai keterlibatan TNI.

    “Kalau secara usulan pemerintah, TNI itu memang sudah sejak awal dalam draf itu disebutkan menjadi bagian dari lembaga atau aparat pemerintah yang dilibatkan dalam pemberantasan atau penanggulangan terorisme itu sendiri,” katanya.

  17. Gagalnya Operasi Dalang besar di Marawi dan di mulainya Operasi Doha sebagai bagian dari phase 4 Master Plan Invasion ke negara di Asia bagian tenggara.

    Shock Attack marawi adalah bagian dari Test trial utk kuasai negara kecil di Timteng dan Leap Frog invasion ke negara besar di asia tenggara.

    Ada Apa dg Qatar? Ada Apa dg Menchester-London-Paris-Marawi dan failed coup de etat Angkara?..
    Manuver cat and mouse Donald-putin jg berani nya Kim memecah konsentrasi donald di korea.. ah bikin mumet jg terlanjur kenyang saat Sahur..

    Semoga Qatar sanggup mempertahankan Kedaulatan,kemerdekaan dan Islam disana.. selamat berjuang Patriot Qatar.. Defend ur country at any cost.

    • Pager Wojo on

      Kang PR….
      Jadi phase 4 itu bawa misi : Qatar unt dijadikan pangkalan aju invasi ke asia tenggara dari sisi barat nusantara krn diego Garcia dipandang tidak ada kapasitas sbg pangkalan aju gabungan, smtr boneka maute diharapkan bisa memberikan ruang masuk rembesan dari utara nusantara namun gagal yg ini.
      Smtr mercon2 mbledhos di tanah eropa Dan Ozzie kangguru adl konter agenda thd phase 4 unt memberikan shock effect both psichologycally dan military…
      So, nunggu result dari perjuangan patriot Qatar dlm mempertahankan kedaulatan, kemerdekaan dan Islam di negaranya adl salah satu kunci masuk phase berikutnya.

      • bu PW, apakah tidak kejauhan jika qatar dijadikan pangkalan aju untuk invasi ke satu negara di asteng?? bisa2 di cegat duluan di tengah laut. bukaannya tinggal dikit lg negara yg akan di invasi itu punya kemampuan setara blue water navy?? maaf pertanyaan org awam..hehe..makasih

        • Pager Wojo on

          bung chrome,
          posisi qatar yg di-alien-isasi oleh negara2 arab sendiri sebenarnya juga sesuatu yg janggal dan aneh. yang nampak jelas saat ini adl terlihat keberpihakan negara2 arab yg mutuskan hubungan diplomatik dng qatar adl mereka sangat jelas keberpihakannya kpd negara bintang biru dgn 2 strip biru dipinggir2nya yg mana lahir dari rahimnya brutus era WW2….xixixixi…
          posisi qatar di teluk persia , spt duri dalam daging menurut mereka jika masih spt ini sikapanya qatar….. krnya harus diputus urat nadi kehidupannya…dikotak…kmd didesain ulang sesuai kepentingan mereka dgn bikin proxy …ini hanya tafsirku atas tindakan menurut mereka lho ya…hihihi (namun apakah patriot qatar akan berdiam diri negaranya dihancurin negara2 lain ? kita monitor aja ya…hehehehe).
          bung bisa liat posisi geografis qatar di teluk persia ya kmd tembus ke laut arab dan samudera hindia yg deket ama pulau sumatera ya…deket kan ya bung ? soalnya teknologi kapal moderen dan pesawat udara udah canggih beneran…xixixixi
          saya katakan sbg pangkalan aju gabungan mereka krn letak qatar bisa dijadikannya unt melakukan blokade ekonomi (terlebih dahulu) dng memutus urat nadi jalur laut dan udara dari dan ke nusantara, maka nusantara akan goyang…krn arus barang dan orang menjadi tersendat bahkan terhenti dari dan ke nusantara….maka tidak ada perputaran barang, orang (yakni kapasitas keahlian sbg profesional di setiap bidangnya), serta uang yg mana bisa menggerakkan roda perekonomian suatu negara.

          #edisi nunggu koreksi dari bung PR dan bung BW….xixixixi

          • Kalau dari maps, Q^t^r sampai ke Aceh jaraknya jauh walaupun dg pesawat. Dari yang saya tahu kalau naik pesawat Airbus A380 (kecepatan 945 km/jam) saja mencapai sekitar 7 jam (Doha-Jakarta). Kalau mau blok mgkn bisa dari Sri Lanka (atau sekitarnya) yang mana dekat dg d^ego grac^a.. Mohon koreksi jk salah hehe

          • terima kasih bung PW atas penjelasannya. saya berfikir jika pangkalan aju itu hanya untuk invasi saja, eh ternyata bs buat blokade ekonomi. Semoga Allah SWT selalu menjaga keutuhan NKRI..amin.

    • terimakasih bung PR untuk rembesannya …
      ijin merefresh kembali rekan – rekan patga .. dari babaran di sini ..
      1. dulu kalau tidak salah ada artikel dari bung Yayan ya … judulnya poros jakarta – abu dhabi? dengan adanya phase 4 master plan invasion dari bung PR .. apakah masih relevan poros jakarta – abu dhabii? sementara dhabi (uea) termasuk yang memutus diplomatik ke qatar? atau berubah jadi poros jakarta – doha?

      2. di media online .. turkey berani menyatakan .. turkey bersama qatar … hhhmmmm kalau kita kan masih adem saja ya … hehe … atau sebetulnya ada bad boy yang turun membantu qatar? teringat serial bung PR … pasukan tanpa nama itu ya

      3. kangen hoax corner lagi ya … rembesan bung PR .. kita dah bisa bikin baja yang tahan meriam 125 … bung hadna .. kita ga punya icbm luar .. tapi kalau serupa .. mungkin ada … hehe dan lain sebagainya ..

      monggo bagi rekan patga kalau ada yang mau menambahkan …

      • Nambahin dikit..

        Peluncur Mercon SReng sudah bisa buat main ala RC terus Spongbob bisa lari 4 knot nempel di pingganng, portable…..

        *ngumpet….
        *gosokin mercon sreng

        • terimakasih bung KJM .. hehe jangan dikit2 lah bung ..biar kita jadi pintar
          – dari bung PR kan inpohnya.. PKR 3 – 4 rasa destroyer? …
          – kapal selam changbogo mutan atau 214 mutan?
          – tank medium versi pindad – fnss ?
          dan lainnya … lebih asik yang pengembangan dalam negeri ya …

          • Kalo PKR 3 – 4 rasa destroyer, berarti armamentnya spt korvet Buyan-M itu ya… (kecil2 mematikan…hehehe)

    • Bakulo Wajaro on

      Hehehehe
      Makin terpolarisasi siapa kawan dan siapa musuh sesungguhnya..
      Baik konflik didlm negeri maupun diluar negeri..dan sang dalang semakin panik…ada yg mau ikutan stroke..???haha
      Jgn mudah percaya dgn media mainstream dalam maupun luar negeri..semua dikendalikan oleh pihak tertentu..masih percaya isis dan para pejuang dukungan asu di suriah..?heee
      Semua tanda mulai nampak..siapa membela siapa..heeee
      Adios# ssstttt.. danau tiberias sdh kering dlm 1-2 tahun kedepan makin terlihat nubuat sang penghulu umat pemberi syafaat

    • Bakulo Wajaro on

      Hehehehehe
      Bapake mumet liat analisa patriot yg terlalu aktif xizizixiixiizixizixi…
      Adios# makin terlihat benang merahnya termasuk politik dlm negeri

  18. Negara di asteng ini memang terlalu menggiurkan utk diperebutkan mengingat posisi dan sumber dayanya. Selain pre emptive strike, sabotase mungkin diperlukan bila lawan di atas. Di asteng byk pangkalan asu mengelilingi. Perlu dini utk meng addres mereka.

  19. setuju bung BW..

    Ada Apa dg ngototnya erdogan mendepak jerman dari incirlik?
    Apa Maunya erdogan yg sdh menyiapkan 1divisi tentara lengkap membela Qatar?
    Apa salah Qatar sehingga hrs di ancam dg pengepungan 3negara lengkap dg balatentaranya? Apa karena Qatar alokasikan 15℅ APBN nya di sedekah kn tiap tahun ke Palestina?

    Jika pertengahan Ramadhan tahun ini banjir darah di sana apa jadinya?

    No More J-B-UeA.. semoga Patriot Diplomat kita bisa mencegah perang di Qatar…

    • Polat Alemdar on

      Saya merasa akan ada perang tiga saudara di Teluk dimana tak satupun dari mereka akan menang. Stay alert, gentlemen! Kalau ada chaos yg tercipta, load your ammos!

  20. Putrakarawang on

    @bung PR & @ bunh BW, kira2 apakah yg terjadi di marawi dan Qatar ada kemungkinan berimbas ke indonesia?? Melihat di dlam kita umat uslam lg d obok2 sm penguasa?

  21. Naga Samudra on

    Dengan Lantang, Panglima TNI : Demokrasi Kita Tidak Sesuai Lagi dengan Pancasila, Saya Siap Di Tembaki !

    Senin, Juni 05, 2017

    Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, saat memberikan ceramah kebangsaan di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Minggu (4/6/2017), menyebut kalau demokrasi yang dianut di Indonesia sesuai dengan prinsip ajaran Islam. Sementara cara berdemokrasinya diatur dalam Pancasila yakni pada sila keempat.

    “Cara berdemokrasinya sesuai dengan Islam, dengan cara kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijakan dalam permusyawaratan perwakilan,” ujar Gatot, Minggu (4/6/2017) malam.

    “Jadi musyawarah dan mufakat, bukan voting” tambahnya.

    Menurut Gatot demokrasi yang dianut di Indonesia adalah demokrasi Pancasila, tapi yang terjadi di parlemen saat ini demokrasi yang diterapkan tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. “Kita bicara Pancasila, tetapi demokrasinya tidak sesuai dengan Pancasila,” katanya.

    Atas kritiknya ini, Gatot mengaku tak masalah dimusuhi sejumlah pihak, lantaran dia meyakini apa yang diungkapkannya benar. “Saya siap juga ditembaki, enggak apa-apa, memang Pancasila seperti itu kok,” katanya.

    “Demokrasi kita tidak sesuai lagi dengan Pancasila, tidak melalui musyawarah dan mufakat lagi,” lanjutnya.

    • Bre Wengker on

      Yang dikata Panglima TNI tepat sekali,link n match dengan yang dikatakan Panglima tertinggi tentang DEMOKRASI KEBABLASAN.

      Apa yang dikatakan Panglima TNI mengenai Pancasila dan Islam adalah relevan dengan sejarah bahea Barisan Nasionalis + Barisan Relugiuslah pemegang saham NKRI perumus PANCASILA. Bukan Barisan Sekuleris,Kapitalis,Liberalis atau bahkan Komunis yang secara terang bergerak dengan kompradornya untuk membenturkan Pancasila vs Islam untuk menguasai nkri.

  22. Naga Samudra on

    *TNI dan politik*

    Syamsuddin Haris mengatakan pernyataan panglima TNI tentang demokrasi ini akan menimbulkan anggapan TNI ingin masuk lagi ke dunia politik.
    “Implikasi tentu saja mengingat beliau panglima TNI, publik akan menilai TNI ingin masuk lagi ke poliik dengan menyalahkan demokrasi yang berlaku sekarang.

    Kedua, akan muncul penilaian publik bahwa panglima TNI tampaknya cukup ambisius juga sehingga melakukan assessment terhadap kehidupan politik,” kata Syamsudin.

    Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDIP Charles Honoris juga menyarankan sebagai militer aktif agar panglima tidak menyinggung masalah politik.
    “Tidak usah lagi fokus ke urusan politik. Memang ini tahunnya sudah mendekati tahun politik (menuju Pemilu dan Pilpres 2019) tetapi beliau masih menjabat sebagai panglima TNI, jadi tolong fokus saja pada kerjanya, untuk meningkatkan kinerja pribadi sebagia panglima atau TNI sebagai lembaga,” jelas Charles.

    Charles juga menyarankan agar panglima lebih fokus untuk menjalankan strategi pertahanan Indonesia daripada terlibat dalam berbagai acara politik.
    “Memang kalau kita melihat beliau selama ini sangat banyak terlibat dalam statemen politik, hadir di acara politik partai politik sampai membaca puisi, ya.
    Tapi saya sarankan supaya menjalankan tugas sebagai panglima untuk fokus pada menjalankan strategi pertahanan Indonesia, karena masih banyak urusan lain yang harus diperhatikan yang berkaitan dengan pertahanan negara,” jelas Charles.

    Pada masa Orde Baru, TNI -yang dulu bernama Angkatan Bersenjata Republik Indonesia ABRI- terlibat secara aktif dalam politik melalui Dwifungsi yaitu menjaga keamanan dan ketertiban negara, serta memegang kekuasaan dan mengatur negara.
    TNI juga memiliki perwakilan dalam lembaga legislatif, DPR ataupun MPR.
    Tetapi setelah Soeharto mundur, melalui rapat pimpinan ABRI pada 2000, peran tentara di dunia politik dikurangi secara bertahap mulai pemilu 2004 dan kemudian 2009.

    http://www.bbc.com/indonesia/indonesia-40158009?SThisFB

Reply To Beny Cancel Reply