Mutasi Puluhan Jenderal dan Perwira Menengah,

33

Mutasi Puluhan Jenderal dan Perwira Menengah,

dedenew504

Mabes TNI melakukan mutasi 91 perwira tinggi di lingkungan TNI.
Hal ini dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier Perwira Tinggi TNI, guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis.
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, TNI terus melakukan upaya peningkatan kinerja melalui mutasi dan promosi jabatan personel di tingkat Perwira Tinggi TNI.
“Ini suatu hal yang wajar karena banyak yang pensiun maka harus segera. Contohnya seperti sekarang Wakasad pensiun,” kata Gatot kepada wartawan di Komplek Yonkav 7/Sersus, Cijantung, Jakarta Timur, Selasa (31/10/2017).

Menurutnya, posisi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) yang kosong akan diisi Mayjen TNI Tatang Sulaiman yang sebelumnya menjabat Pangdam IV/Diponegoro.
Sementara posisi Mayjend Tatang digantikan Kapuspen TNI Mayjend Wuryanto.
“Ya Kapuspen akan pindah menggantikan kapuspen yang lama, Pak Tatang di Kodam Diponegoro digantikan oleh Pak Wuryanto. Ya bukan tukeran, tapi tuker tambah,” kata Gatot berkelakar.

Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/836/X/2017, tanggal 27 Oktober 2017 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI, telah ditetapkan Mutasi Jabatan 91 Perwira Tinggi (Pati) TNI, terdiri dari, 50 Pati jajaran TNI Angkatan Darat, 19 Pati TNI Angkatan Laut dan 22 Pati TNI Angkatan Udara.
Dalam mutasi tersebut tercatat sebagai berikut,

citoxnew106

50 Pati TNI Angkatan Darat, yaitu

Letjen TNI Hinsa Siburian dari Wakasad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Tatang Sulaiman dari Pangdam IV/Dip menjadi Wakasad, Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos., M.Si. dari Kapuspen TNI menjadi Pangdam IV/Dip, Brigjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah dari Kasdam IV/Dip menjadi Kapuspen TNI, Brigjen TNI Bakti Agus Fadjari dari Danrem 032/Wbr (Padang) Kodam I/BB menjadi Kasdam IV/Dip, Kolonel Inf Mirza Agus, S.I.P. dari Danrem 061/SK (Bogor) Kodam III/Slw menjadi Danrem 032/Wbr (Padang) Kodam I BB.
Juga Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P. dari Kas Kostrad menjadi Wadanjen Akademi TNI, Mayjen TNI Imam Edy Mulyono, M.Sc. dari Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Panglima TNI menjadi Kas Kostrad, Mayjen TNI Muhamad Herindra, M.A., M.Sc. dari Pangdam III/Slw menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Panglima TNI, Mayjen TNI Doni Monardo dari Pangdam XVI/Ptm menjadi Pangdam III/Slw, Mayjen TNI Suko Pranoto dari Danpuspenerbad menjadi Pangdam XVI/Ptm, Brigjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H. dari Ir Kostrad menjadi Danpuspenerbad.
Brigjen TNI Dedy Kusmayadi dari Kapusjaspermildas TNI menjadi Ir Kostrad, Kolonel Inf Sapriadi, S.I.P. dari Pamen Denma Mabesad menjadi Kapusjaspermildas TNI, Mayjen TNI Wiyarto, S.Sos. dari Aster Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M.D.A. dari Pangdam V/Brw menjadi Aster Panglima TNI, Mayjen TNI Arif Rahman dari Gubernur Akmil menjadi Pangdam V/Brw, Brigjen TNI Eko Margiyono, M.A. dari Kasdam Jaya menjadi Gubernur Akmil, Brigjen TNI Herianto Syahputra, S.I.P., M.Si. dari Danpusintelad menjadi Kasdam Jaya, Kolonel Inf Djaka Budhi Utama, S.Sos. dari Pamen Denma Mabesad menjadi Danpusintelad, Mayjen TNI Hadi Prasojo dari Danpusterad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Hartomo dari Kabais TNI menjadi Danpusterad, Mayjen TNI Ilyas Alamsyah dari Aspam Kasad menjadi Kabais TNI, Brigjen TNI Muhammad Nur Rahmad dari Kasdam VI/Mlw menjadi Aspam Kasad, Brigjen TNI Teguh Pujo Rumekso dari Wadanpussenif Kodiklat TNI AD menjadi Kasdam VI/Mlw.
Kolonel Inf Muhammad Saleh Mustafa dari Danrem 132/Tdl (Palu) Kodam XIII/Mdk menjadi Wadanpussenif Kodiklat TNI AD, Brigjen TNI Sabar Simanjuntak, S.I.P., M.Sc. dari Danrem 131/Stg (Manado) Kodam XIII/Mdk menjadi Staf Khusus Kasad, Kolonel Inf Joseph Robert Giri, S.I.P. dari Danpusdikif Pussenif Kodiklat TNI AD menjadi Danrem 131/Stg (Manado) Kodam XIII/Mdk, Brigjen TNI A.A.B. Maliogha dari Kasgartap I/Jakarta menjadi Kasdam XIII/Mdk, Brigjen TNI Santos Gunawan Matondang, S.I.P., M.M., M.Tr. (Han) dari Kasdam XIII/Mdk menjadi Kasgartap I/Jakarta, Brigjen TNI Marsudi Utomo, S.Sos. dari Pa Sahli Tk. II Was Eropa & AS Sahli Bid. Hubint Panglima TNI menjadi Staf Khusus Kasad, Brigjen TNI Fachri dari Danrem 033/WP (Tanjung Pinang) Kodam I/BB menjadi Pa Sahli Tk. II Was Eropa & AS Sahli Bid. Hubint Panglima TNI, Brigjen TNI Jani Iswanto, M.A. dari Staf Khusus Kasad menjadi Waaslog Panglima TNI, Kolonel Inf Gabriel Lema, S.Sos. dari Irdam XVII/Cen menjadi Danrem 033/WP (Tanjung Pinang) Kodam I/BB, Brigjen TNI dr. Alexander K. Ginting S., Sp.P. dari Ka Medik RSPAD GS Puskesad menjadi Staf Khusus Kasad, Kolonel Ckm Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S. dari Anggota Komite Medik Gol. IV/Kol RSPAD GS Puskesad menjadi Ka Medik RSPAD GS Puskesad, Brigjen TNI Zaenal Arifin, S.I.P., dari Sesbaranahan Kemhan menjadi Kasatwas Unhan, Brigjen TNI Dr. Hifdizah S.Adm.,M.Si., dari Kapuskodifikasi Baranahan Kemhan menjadi Sesbaranahan Kemhan, Kolonel Cba R. Bambang Heru S.S.I.P., dari Kabid Pemeliharaan Puspamhar Kawasan Bainstranas Kemhan menjadi Kapusbangkerma Bainstranas Kemhan, Kolonel Inf Kartiko Wardani dari Irutpers Itum Itjenad menjadi Kapusdiklat Bela Negara Badiklat Kemhan, Kolonel Czi Marrahmat S.IP., dari Kabagpasbang dan BMN Roum Setjen Kemhan menjadi Kapus BMN Baranahan Kemhan, Brigjen TNI Jimmy Hendrik Kindangen, S.H., S.Th., M.Th., dari Kabinda Kalimantan Timur BIN menjadi Agen Madya Pada Deputi Bid. Intelijen Dalam Negeri BIN, Kolonel Kav Masrumsyah dari Agen Madya Binda DIY menjadi Kabinda Kalimantan Timur BIN, Brigjen TNI Dr. Anton Nugroho, MMDS., M.A., dari Staf Khusus Kasad menjadi TA. Pengkaji Madya Bid. Hankam Lemhannas, Mayjen TNI Karsiyanto, S.E., dari TA. Pengkaji Bid. Politik Lemhannas menjadi Deputi Bid. Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional Lemhannas, Mayjen TNI Widagdo H. Sukoco dari Aster Kasad menjadi TA. Pengkaji Bid. Politik Lemhannas, Brigjen TNI Supartodi dari Kasdam XIV/Hsn menjadi Aster Kasad.
Brigjen TNI Budi Sulistijono dari Waaster Kasad menjadi Kasdam XIV/Hsn, Brigjen TNI Dudung Abdurachman, S.E.,M.M., dari Staf Khusus Kasad menjadi Waaster Kasad, Kolonel Cpm Sulendra, S.H., dari Kasubdit Data Pada Direktorat Data dan Informasi Deputi Bid. Informasi Hukum dan Kerjasama Bakamla menjadi Direktur Hukum Pada Deputi Bid. Informasi Hukum dan Kerjasama Bakamla.

citoxnew77

19 Pati TNI Angkatan Laut, yaitu

Mayjen TNI (Mar) Gatot Subroto dari Wadanjen Akademi TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI, Laksda TNI I.G. Putu Wijamahadi, S.H. dari Dankodiklatal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksda TNI Darwanto, M.A.P. dari Pangarmatim menjadi Dankodiklatal, Laksma TNI Didik Setiyono, S.E., M.M. dari Kadisopslatal menjadi Pangarmatim, Laksma TNI Abdul Rasyid Kacong, S.E., M.M. dari Waka Puspen TNI menjadi Kadisopslatal, Laksma TNI Tunggul Suropati, S.E., M.Tr.(Han) dari Dirjian Kodiklatal menjadi Waka Puspen TNI, Kolonel Laut (E) Budi Kalimantoro dari Dirbin Seskoal menjadi Dirjian Kodiklatal, Laksma TNI Ir. Arief Maksum dari Kadislitbangal menjadi Staf Khusus Kasal, Laksma TNI Moelyanto, M.Si. (Han) dari Waaslog Panglima TNI menjadi Kadislitbangal, Laksda TNI Tri Wahyudi Sukarno, S.E., M.M. dari Asrena Kasal menjadi Staf Khusus Kasal, Laksda TNI Arusukmono Indra Sucahyo, S.E., M.M. dari Danseskoal menjadi Asrena Kasal, Laksma TNI Sulistiyanto, M.Sc., S.E., P.S.C. dari Kadisdikal menjadi Danseskoal, Laksma TNI Manahan Simorangkir, S.E., M.Sc. dari Danpuspenerbal menjadi Kadisdikal, Kolonel Laut (P) Dwika Tjahya Setiawan dari Wadanlantamal IV/Tpi Koarmabar menjadi Danpuspenerbal, Kolonel Laut (T) Sri Yanto, S.T. dari Kabagproglap Set Baranahan Kemhan menjadi Kapuskodifikasi Baranahan Kemhan, Kolonel Laut (S) Agus Supriyadi dari Kasubdit Minlakgar C Ditminlakgar Dirjen Renhan Kemhan menjadi Dirminlagar Ditjen Renhan Kemhan, Kolonel Laut (P) Eko Jokowiyono, S.E.,M.Si., dari Asrena Pangarmabar menjadi Direktur Strategi Keamanan Laut Pada Deputi Bid. Bidang Kebijakan dan Strategi Bakamla, Laksma TNI Lilik Abu Siswanto, M.Si. (Han) dari Direktur Strategi Keamanan Laut Pada Deputi Bid. Bidang Kebijakan dan Strategi Bakamla menjadi Staf Khusus Kasal dan Laksma TNI Yuli Dharmawanto, S.H., M.H., dari Direktur Kerjasama Pada Deputi Bid Informasi Hukum dan Kerjama Bakamla menjadi Staf Khusus Kasal.

22 Pati TNI Angkatan Udara, yaitu

Marsda TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. dari Pangkohanudnas menjadi Wakasau, Marsda TNI Eko Supriyanto, S.E., M.M. dari Dankodiklatau menjadi Koorsahli Kasau, Marsma TNI Chairil Anwar dari Kadislambangjaau menjadi Dankodiklatau, Kolonel Pnb Agung Heru Santoso dari Paban IV/Dukopslat Sopsau menjadi Kadislambangjaau, Marsma TNI dr. Moch. Soewandi, Sp.M. dari Kalakespra Saryanto menjadi Staf Khusus Kasau, Kolonel Kes Dr. dr. Isdwiranto I., Sp.BS., Sp.KP. dari Pamen Diskesau menjadi Kalakespra Saryanto, Marsma TNI Binsar P. Lumban Tobing dari Kapusbangkerma Bainstranas Kemhan menjadi Staf Khusus Kasau, Marsma TNI Dr. Ir. Gita Amperiawan, M.Sc. dari Dirtekindhan Ditjen Pothan Kemhan menjadi Staf Khusus Kasau, Marsma TNI Danardono Sulistyo A., M.P.P. dari Dirmat Ditjen Kuathan Kemhan menjadi Dirtekindhan Ditjen Pothan Kemhan.
Marsma TNI Asep Adang Supriyadi, S.E., M.M. dari Kadissurpotrudau menjadi Dosen Tetap Unhan, Marsma TNI Gandhara Olivenca dari Pati Sahli Kasau Bid. Kersalem menjadi Kadissurpotrudau, Kolonel Pnb Emanuel Sugiharto dari Paban III/Litbang Asro Srenaau menjadi Pati Sahli Kasau Bid. Kersalem, Marsma TNI Ir. Bambang Sosiriyantho, S.T. dari Direktur Mayantara Deputi Bid. Intelijen Teknologi BIN menjadi Direktur Kontra Deputi Bid. Intelijen Siber BIN, Kolonel Pnb Bambang Nurwicahyo dari Kapuskodalau menjadi Direktur Rendalgiat Ops Deputi Bid. Intelijen Siber BIN, Marsma TNI Latif Ainul Yakin, S.E., M.M. dari Kepala Pusat Data dan Informasi Basarnas menjadi Staf Khusus Kasau, Kolonel Adm Kris Budiantoro dari Kabagproglap Setditjen Renhan Kemhan menjadi Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan.
Marsma TNI Wahyu A. Djaja, S.Sos. dari Direktur Sarana dan Prasarana Basarnas menjadi Staf Khusus Kasau, Kolonel Tek Hanafi, S.Sos., M.Si. dari Paban III/Aero Slogau menjadi Direktur Sarana dan Prasarana Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Kolonel Pnb F. Indrajaya, S.E., M.M. dari Koordostur AAU menjadi Direktur Bina Potensi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Marsma TNI Deri Pemba Syafar, M.M. dari Bandep Strategi Nasional pada Deputi Bid. Politik dan Strategi Setjen Wantannas menjadi Staf Khusus Kasau, Kolonel Pnb Abdul Sukur, M.Si.(Han) dari Irdaopslat Itops Itjenau menjadi Bandep Strategi Nasional pada Deputi Bid. Politik dan Strategi Setjen Wantannas dan Marsma TNI M. Fadjar Sumarijadji, M.Sc. dari Staf Khusus Kasau menjadi Staf Khusus Panglima TNI

citox7

Sumber puspen TNI

Gambar patsus Dede Sherman dan PatsusCitox

Share.

33 Komentar

  1. pemburu rajawali on

    Jika bisa melihat dg jeli maka akan terlihat Pola yg sedang di mainkan para Ksatria. Rotasi adalah hal yg umum,lumrah jg wajar hehehe!

    Berbagi untuk saling menguatkan simpul tali..

  2. PejuangZaadul on

    Hehhehe…. Katanya tentara tidak berpolitik. Tpi ternyata berpolitik. Tpi tidak berpolitik praktis. Mantabbb..
    Makjleb banget statement panglima.

  3. Hehehehehhe
    Tni tdk berpolitik praktis.. Ttp politik negara..negara terancam para singa akan mengaum dan memetakan selanjutnya.. menghabisi para proxy dan pengkhianat…membela kedaulatan dan kehormatan negeri serta membela kepentingan negara adl sumpah prajurit dan sapta marga
    Adios#rapatkanpagarnegara

    • Bung PR,
      mohon infonya, terasa sekali proxy pada mendem atau ngumpet, apakah pencegahan yg dilakuken ksatria bawah tanah berhasil mengeliminir? Karena di permukaan proxy2 gak menggebu seperti sebelumnya.
      Tp kok ada perasaan saya negara kita kayak gak ada gairah..baik kubu pemerintah maupun oposisi, terlihat apatis semuanya. Mohon infonya Bung….

  4. pemburu rajawali on

    Ops papua sdg berlangsung secara intenst. Semoga tdk perlu keluar mesiu utk bebaskan saudara kita dsna tp jk terpaksa maka akan di sapu habis mrk lsg tanpa ampun termasuk para bangu putih yg berada di tetangga.

  5. Copas:
    *DARI E-KTP DLL: JOKOWI PROXI RRC*

    *Pribumi Indonesia‏* @RobinPribumi

    1. 4:57 PM – 3 Nov 2017

    2. Perusahaan asing itu *Biomorf*, milik *Johannes Marliem* yg *”bunuh diri”*, terkait dg spionase China Komunis. Database rakyat kini di tangan China

    3. Utk menyelidiki siapa Johannes Marliem sebenarnya mudah asal pemerintah dan @KPK_RI *ada niat* membongkar korupsi dan spionase di proyek EKTP.

    4. Penyelidikan harus dimulai dari *Perum Percetakan Negara RI* yg menunjuk Biomorf sbg *subkon proyek* EKTP. Siapa yg meng-endors Biomorf ke PNRI?

    5. Dari orang yg endors Johannes Marliem sbg subkon PNRI pasti bisa digali informasi lebih dalam. *Sayang @KPK_RI sdh masuk angin*, JM diabaikan.

    6. Info awal: Johannes Marliem disebut kelahiran dan asal Medan. Ibu Tionghoa, Ayah Batak marga Panjaitan. Info ini diduga palsu

    7. Polri dan BIN harus selidik tuntas kegiatan spionase Johannes Marliem pemegang data EKTP 170 juta rakyat Indonesia. Ini sangat berbahaya

    8. Sikap @KPK_RI nurut, *kaya bebek*, terkait “kematian” Johannes Marliem sungguh berbahaya. Ini upaya penghapusan jejak spionase asing di EKTP.

    9. Saut Situmorang sebagai *mantan orang BIN*, harusnya paham skenario intelijen asing menghapus jejak di EKTP dgn “rekayasa kematian Johannes Marliem”

    10. KPK dari awal terlibat dalam konspirasi asing di kasus EKTP. KPK tidak pernah menetapkan Johannes Marliem sbg tersangka korupsi EKTP, padahal bukti cukup. Pengakuan JM menyuap SN, CH dll juga adalah alat bukti yg sah. Knp @KPK_RI bego? Kenapa tidak tersangkakan Johannes Marliem?

    11. Apakah kematian Johannes Marliem menjadi penghalang @KPK_RI mengusut korupsi dan spionase China pada proyek EKTP? Tidak! KPK bisa masuk menyelidiki atas dugaan harta JM dari hasil korupsi EKTP. Follow the money. Tunjukkan KPK bukan antek aseng asing.

    12. KPK, Polri, BIN harus serius usut tuntas kegiatan spionase China di EKTP. Negara dalam bahaya jika penguasaan database EKTP 170 juta rakyat Indonesia tetap dikuasai China Komunis. Heran kenapa pemerintah ga peduli? Apakah *penguasa RI sesungguhnya adalah proxy RRC?*

    13. KPK bisa selidiki asal harta Johannes Marliem dan aliran uang hasil korupsi EKTP. Daftar Harta JM hasil korupsi EKTP. 1 unit mobil mewah Bugatti $ 2,6 juta. 1 property berikut danau di atasnya seharga $ 2 juta. 1 unit kapal pesiar mewah $ 2 juta. Koleksi jam tangan $ 1,4 juta dll.

    14. Kontrak Sewa Jet Pribadi $ 800.000. Uang Tunai $ 638.800. 1 unit mobil Land Rover $ 251.000. 1 unit piano merk Steinway $ 87.000. Koleksi Tas Hermes $ 625.000 Dll. KPK juga harus selidiki Suap dari JM utk oknum KPK $ 1.000.000. Suap dari JM utk anggota DPR dari Golkar CH $ 700.000.

    15. Johannes Marliem pernah menggegerkan publik AS ketika terbongkar sumbangan $ 225.000 dari JM ke Barack Obama. Praktek ini mengingatkan orang kepada James Riady dan Clinton dalam Lippogate yg menggegerkan dunia. China obok2 pilpres AS 1992 dan 1996 utk menangkan Clinton.

    16. Mengutip hasil investigator AS: Johannes Marliem punya rumah di Minnesota, AS. Mengapa dia sewa rumah super elit di Beverly Grave, LA AS utk tempat dia melakukan “bunuh diri?”. Aneh jika BIN, Polri, KPK mengabaikan kegiatan spionase JM agen intel RRC pada proyek EKTP.

    17. Johannes Marliem adalah salah satu aktor utama agen RRC mewujudkan imperialisme di Indonesia, baik dgn penempatan proxy di Istana atau langsung menempatkan kader RRC seperti Ahok sbg RI 1. Hasil Pilpres yg dicurangi salah satu cara China Komunis menjadi penguasa di Indonesia

    18. China komunis, aseng dan antek sudah mencengkeram Indonesia melalui berbagai cara Proxy. Narkoba – Komunisme – Utang China – Beras plastik – Berbagai benih beracun – Penyelundupan produk – Banjir WN China ilegal – Reklamasi – Kendalikan media – Infiltrasi ke KPK, KPU, Partai Database eKTP Dll.

    19. KPK dapat bekerjasama dgn FBI, mengusut korupsi & spionase Johannes Marliem. Agen FBI Johnathan Holden mengatakan, Biomorf sedang dlm penyidikan FBI pada kasus penyuapan pejabat2 di Indonesia dan keterlibatan oknum penyidik KPK.

    20. Menurut agen FBI Holden, Johannes Marliem telah ber-kali2 melakukan negosiasi dengan KPK selama 18 bulan sebelum menyetujui untuk diwawancarai di Singapura pada bulan Maret 2017. Dalam wawancara itu, JM berbohong dengan membantah telah menyuap para pejabat tinggi Indonesia.

    21. Dalam sebuah wawancara bulan Juli 2017 di konsulat Indonesia di Los Angeles, Marliem mengaku bahwa dia menyuap Setya Novanto. Dia juga memberi Novanto sebuah jam tangan Richard Mille senilai $ 135.000 yang dibeli di Beverly Hills. JM juga mengaku suap Chaeruman Harahap $ 700.000.

    22. Berdasarkan informasi FBI, dari catatan bank antara Juli 2011 dan Maret 2014, lebih $ 13 juta telah ditransfer dari pembayaran proyek E-KTP pemerintah RI ke rekening bank pribadi Marliem di Wells Fargo. Saldo rek bank Marliem sebelum transfer masuk hanya: $ 49,62.

    23. FBI mengatakan bhw oknum @KPK_RI menawarkan Marliem kekebalan hukum. Tapi Marliem menolak. Melalui suap ke oknum KPK, Marliem terlepas dari tersangka dan menghindar jadi saksi. Dia sdh berencana “menghilang”. “Bunuh Diri” adalah cara JM menghilang bersama 170 juta database EKTP.

    24. Holden bersama dua agen FBI pada 8 Agustus 2017 menemui Marliem di sebuah hotel dekat Bandara Internasional Los Angeles. Saat itu JM setuju untuk berbicara dengan mereka. Marliem mengkonfirmasi pengakuannya bahwa dia telah terlibat dalam skema penyuapan pejabat2 tinggi RI.

    25. Berdasarkan informasi FBI: Johannes Marliem memiliki seorang pelindung yg sangat berkuasa di Indonesia. JM telah berbicara dengan tokoh itu di malam sebelumnya. Dia mendapat jaminan tdk akan disentuh KPK

    26. FBI tetap bersikeras mengajukan tuntutan kepada Marliem berdasarkan UU AS, yang melarang penyuapan dari WN AS atau Perusahaan AS kepada pejabat atau pihak asing yg terjadi di luar negara AS. JM tdk bisa lepas dari jeratan hukum AS meski KPK melindungi korupsinya.

    27. Namun mendadak FBI “menarik diri” dari penyelidikan kasus korupsi dan “bunuh diri” Johannes Marliem 9 Agustus 2017. Investigator menduga ada tekanan dari atas terkait hubungan diplomatik tingkat tinggi. Apakah China atau RI yg intervensi kasus Marliem hingga FBI dipaksa mundur?

    28. Investigator profesional AS yakin bahwa kunci penuntasan korupsi dan kegiatan spionase China atas Indonesia melalui Johannes Marliem adalah Mei Chai Thor, istri misterius Marliem yg menghilang dan belum berhasil ditemukan. Diduga Thor juga agen intel China

    29. Konsekwensi hukum jika Johannes Marliem terbukti agen intel RRC, maka semua koruptor E-KTP yg terima suap dari JM dapat diancam hukuman mati dgn tuduhan telah berkonspirasi dgn agen China Komunis utk mengkhianati negara dlm proyek strategis E-KTP

    30. Indonesia telah lama menjadi target Konspirasi Global (KG) khususnya China dan Komunis internasional. KG melancarkan Asymmetric War Strategy (AWS) utk berkuasa mutlak di RI. Dimulai dgn penempatan proxy China jadi Presiden RI hingga target kader PKC China jadi Presiden RI Proxy War.

    31. Penguasaan database 170 juta pemilik eKTP, 70 juta blanko eKTP, serbuan WN China, Reklamasi, banjir narkoba dan produk ilegal China, banyak jenis benih beracun, utang LN, penguasaan aset BUMN, pelemahan politik Islam, infiltrasi agen RRC ke K/L strategis, media, dll merupakan bagian AWS-KG.

    32. Kesadaran pribumi Indonesia harus terus ditingkatkan. Fakta bhw 96.5% etnis Tionghoa Jakarta adalah rasis dan diduga menjadi bagian dari AWS-KG China utk menguasai Indonesia melalui Pilkada dan Pilpres serta penguasaan database EKTP oleh China adalah sangat berbahaya.

  6. pemburu rajawali on

    @chrome hehehe. 3 yon komposit ksatria terbaik sdg di terjunkan disana sdg para ksatria bawah tanah jg sdh persiapkan “payback” kpd mrk yg jd sponsor “Teroris”. Kenapa tdk jd Headline? Apa karena mrk mayoritas papua kah? Atau ada suatu pembiasan besar yg bkl terjadi.. Wait and see.

    @aseng semua sdh ada di meja dan sdh terpetakan kita lihat saja hasil akhirnya.

  7. Bung pr, apakah ada indikasi campur tangan si albino terkait penyandraan tersebut?
    Maaf klo tata bahasa saya amburadul.
    Thks

  8. Hehe…
    Maaf bung chrome ane oot.
    Soalnya klo saya bernostalgia sama artikel yg lawas, bukan kah ada 2 kubu yg melatih gpk?
    Jngn di bully ya bung.
    Salam.

    • ….wah sinetron dgn plot tembagapura tayang ulang…..hihihi……kiranya bakalan muncul lagi gak ya sang pemilik burung albino terbang jauh2 dari batavia ke tembagapura buat cek dan ricek jumlah ternak burung albinonya…..
      Kang PR…..titip request dunk…..ntar burung albinonya itu penengnya dikirim aja ke markas patga biar muncul rilis hoax lagi….hihihihi….
      Kalo gagak hitamnya langsung aja dech dipendem ya…..nah kalo ada yg murai batu yg kecoklatan ya setidaknya bisa diekspos bhw komprador memang nyata adanya…..
      Kalo unt penyandang dana dan sutradara ….wes difinal aja ditempatnya sono….kasih kejutan2 nyata …..

  9. Saya kog kadang mikir, apa yg membuat antek asing dan aseng di perintqhan getol mbangun infrstruktur…

    Jgn jgn biar belanja alutsista di sedot biar list NARAYANA tempo hari tdk terpenuhi..

    Plz comments ndan PEMBURU RAJAWALI..