CATATAN HARIAN PATSUS 21 AGUSTUS 2019

93

dedenew549

KAMI CEMBURU

Kami cemburu pada warga Papua, walaupun kalian membunuh pekerja yang sedang bikin jalan disana, tapi kalian tetap tidak dicap pemberontak atau teroris.. TAPI TIDAK DENGAN KAMI UMAT ISLAM

Kami cemburu pada warga Papua, kalian dengan bebas bisa mengibarkan bendera OPM, tapi kalian tetap tidak dicap anti NKRI atau kelompok radikal, TAPI TIDAK DENGAN KAMI UMAT ISLAM

Aku cemburu pada warga Papua walaupun sudah membakar kantor DPRD, mereka tidak dicap perusuh dan tidak ditembaki gas air mata, TAPI TIDAK DENGAN KAMI UMAT ISLAM.

Ya kami tau saudaraku di Papua memang anak emas, sehingga menjadikan keadilan di negeri ini dipertanyakan

 

IMG-20170703-WA0114

citoxnew209

Di penghujung malam ada yang mengirimkan pesan text puisi diatas, hmmmm… Saya hanya bisa menghela nafas panjang.

Saya jawab text tersebut dengan caps lock “BUKAN URUSAN SAYA”

 

Sedih, kecewa, marah, cemburu… Yah itulah wajah Indonesia yang 74 Tahun Merdeka katanya, hei ko katanya, iya “katanya Merdeka”.

 

  • KATANYA MERDEKA tapi susah cari kerja
  • KATANYA MERDEKA tapi susah cari makan
  • KATANYA MERDEKA tapi susah dapat kepastian hukum
  • KATANYA MERDEKA tapi susah beribadah
  • KATANYA MERDEKA tapi masih impor
  • KATANYA MERDEKA tapi sulit mendapatkan akses air bersih
  • KATANYA MERDEKA tapi biaya pendidikan mahal
  • KATANYA MERDEKA tapi akses kesehatan dibatasi
  • KATANYA MERDEKA tapi defisit neraca perdagangan
  • KATANYA MERDEKA sudah bayar iuran tapi susah dapat pelayanan
  • KATANYA MERDEKA tapi bohong… yey… kena tipu…
  • KATANYA MERDEKA tapi…… silahkan isi sesuai apa yang anda pikirkan

Ealah Pleketet… MERDEKA MBAHMU jancuk kon…

dedenew535

 

Dari Abu Sa’id Al Khudri radhiyallohu ‘anhu dia berkata, “Aku mendengar Rasululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Barang siapa di antara kalian yang melihat kemungkaran, hendaklah dia merubahnya dengan tangannya. Apabila tidak mampu maka hendaknya dengan lisannya. Dan apabila tidak mampu lagi maka dengan hatinya, sesungguhnya itulah selemah-lemah iman.’.” 

(HR. Muslim)

Saya tau kamu lemah, ayo minimal berdoalah didalam hatimu, didalam ibadahmu untuk negeri yang kita cintai, untuk INDONESIA yang lebih baik.

 

DIRGAHAYU INDONESIA YANG KE 74

MERDEKA SUDAH 74 TAHUN, YANG BELUM BERDAULATNYA SAJA…..

Share.

93 Komentar

  1. Bersyukur dengan adanya kegiatan aksi demo mahasiswa papua dijakarta tersebut…mata media dan pemerintah sedang dibikin malu.
    Karena mereka biasa gampang memberikan label makar…dan radikal kepada umat muslim yang berseberangan pandangan politik terhadap mereka.

    Dimana umat muslim yg mayoritas sering ditunjuk makar,radikal anti bhineka dan menindas kaum minoritas.

    Fakta hari ini semua dibuka…yang katanya minoritas ternyata punya hak istimewa…walau teriak minta merdeka,…kibarkan bendera bintang kejora…mereka tidak ditangkap dan tidak dicap makar…

    Walaupun bikin rusuh….bahkan pernah bakar rumah ibadah…tidak ditangkap,tidak dicap radikal,tidak dicap anti pancasila dan bhineka…malah diundang makan diistana..

    Walau tembak dan bunuh aparat TNI/polri…mereja tidak dikasih label teroris…

    Jujur kami yg mayoritas kadang cemburu…dan bertanya…siapa sebenarnya yg sedang tertindas????

    Kami yang katanya mayoritas ternyata tidak sesakti itu…jangankan teriak merdeka…baru ingin demo saja sudah dilarang…dan label makar siap terpasang…

    Jangan bikin rusuh…demo damai pun sudah dicap radikal dan anti pancasila dan bhineka…

    Jangankan tembak dan bunuh aparat TNI/Polri….pakai pakaian muslim,berjenggot dan bawa ransel saja sudah di todong dan disuruh geledah isi ransel…

    Jadi sebenarnya siapakah yang tertindas???

  2. Gimana…..sek picek karo budhek ta, rek!
    ….Dengkulmu Anjlog ..Cuk!!!…..
    Bukankah krn rahmat Allah Yang Maha Esa sekarang sekat2 terselubung semakin terbuka unt menyadarkan kalian saudara2ku se-nusantara atas kejadian terbaru demo warga papua di jakarta.
    Bangkit….Sikapi….Geraklah yg terukur …..Jaga negerimu yg bernama Indonesia dari kampanye Balkanisasi berbasis SARA yg saat ini dimulai dari kawasan timur Indonesia !

    #salamPancasilaBerdaulatBangsaSelamat!

    • perlukah di hidupkan lagi laskar jihad seperti dulu? tetapi dengan kuantitas yang lebih masif…dan secara tersembunyi…untuk mendukung TNI?

      tebakan paling juga ntar ujung2ngya seperti kasus huru hara ambon. Dalangngya siapa…korbannya siapa.

  3. Pemburu rajawali on

    Pernah kah terbesit sekilas kenapa di biarkan demo suporter OPM ini di Jakarta,Surabaya juga Manokwari? kenapa selama ini jika OPM beraksi selalu di balas dgn operasi terbatas juga senyap? Jika kalian pandai melihat,mencium juga mendengar maka kalian para pemilik negri ini akan paham dan tahu siapa di balik siapa dan berlaku apa!

    Bayangkan jika kita terbakar emosi sesat dg umumkan operasi terbuka dan luas sdg secara Riil militer negeri ini msh bersiap untuk hadapi 12 palagan sekaligus dan rakyat sendiri juga masih terbelenggu asa dg segala kesulitan nya maka harus berlaku apa? Siapa yg tak marah jika sang Dwi warna di bakar,di injak-injak dan negeri ini dilecehkan? Jika mau apa susahnya siram dg peluru juga roket! Habis kan,mudahkan tapi tak semudah yg di omongkan. Berfikir lah yg dalam juga cermat, sikapi dg Arif juga waspada setiap langkah bidak dan teknik yg mereka mainkan. Aksi mrk sdg menunjuk hidung siapa?sdg manarik tangan juga kaki siapa?apa yg mereka harapkan? Kpd siapa mrk berharap?
    Secara kasat mata memang negeri ini sdg di ambang balkanisasi tapi sesungguhnya negeri ini sdg di siapkan utk menggagalkan rencana balkanisasi tsb,ya benar! Lihat para prajurit militer kebanggan mu yg setahun ini padat berlatih tarung juga teknik di semua pelosok negeri! Apa yg mrk ingin tunjukan kpd rakyatnya?
    Saat pilpres mrk gagal dg rencana super Chaos nya yg siap memainkan para prajurit haus darahnya. Sekarang mrk bersiap memainkan episode lokal lainnya dg multi stage juga scene tapi para ksatria sudah siap dg segala kemungkinannya.

    • Salam Hormat @bung pw, kami awam banget soal tersirat tersurat, ramai di keheningan, hening di keramaian. Kegelapan dalam cahaya, cahaya dalam kegelapan. Semoga selalu dlm lindunganNya para kesatria nusantara

      • Pemburu rajawali on

        Dan gembongnya pun sudah modyar di mobil Toyota kijang sdg top level OPM lainya beserta aktor panggung pun sdg dlm perburuan mirip “surgical Strike” bung Tukang Sapu dermaga eh kuli pelabuhan.. hehehe

        • Kuli pelabuhan on

          Bung PR kapan nih dikirim barrista ke london untuk meracik Vietnam Iced Coffee buat yg kemaren dapat penghargaan dari parlemen mama Elly?

          • Pemburu rajawali on

            Hehehe nanti bentrok dg James kebon mama Ely loh.. biarkan saja dulu toh mrk hanya sebagai tool terbatas,jika gagal total rencananya mrk akan hilang dg sendirinya.. SLAP someone face using another men hand lebih asik. Bukanya jumawa dg kemampuan sendiri tapi kenyataannya memang kita sering tlikung James kebon nya Ely berulang kali.

    • Kuli pelabuhan on

      Setuju bung PR. Kalau nurutin emosi bisa lsg gelar opr semacam Tinombala buat memberangus KKB papua, tapi justru itulah yg ditunggu oleh pihak2 yg sdh numpuk arsenal dan personel di NT. Meskipun alasannya antipasi LCS.
      Kami sih percaya aksi2 terakhir sdh di detect dan diantisipasi oleh punggawa2 kita

  4. Susah berkata kata saya.., multiple stage strategi..!
    Saya orang awam saja dibuat berfikir keras arah setting goalnya… The art of war sedang di lakukan …
    Mohon kiranya jangan pernah lelah memberi kami setetes penawar dalam menyikapi…

    Semoga para patriot diberikan kekuatan dan keberhasilan dalam tugasnya… aamiin..

  5. Nusantara Tak Pernah Dikalahkan & Dijajah ?

    Agustus 21, 2019
    _disampaikan dalam Seminar Nasional “Literasi Sains untuk Membumikan Nilai-nilai Pancasila” Solo, 19 Agustus 2019_

    Saya menghabiskan sebagian besar usia dewasa saya di luar nusantara. Saya pernah tinggal di _Amerika (Cambridge, Boston, Nashua, Columbus),Eropa (Assen),Australia (Melbourne) dan Timur Jauh (Seoul)._ Kemanapun saya pergi saya bangga menjadi orang Indonesia. Sangat bangga. Saya datang dari bangsa yang kaya raya. Nenek moyang sayalah yang dulu menyelamatkan bangsa Eropa dari ancaman kepunahan dan membiayai transformasi masyarakat mereka untuk keluar dari abad kegelapan. Eropa tahun 1200an adalah daratan yang terkebelakang. Lima ratusan tahun kemudian, pun dengan episode Renaissance tahun 1400-1700an, nasib mereka tidak berubah banyak.

    Sampai tahun 1694, Eropa masih didera wabah kelaparan. Menurut catatan pegawai di kota _Beauvais_, wabah kelaparan yang mengganas membuat para warga yang miskin mengkonsumsi makanan yang sangat tidak higienis (dan tidak akan pernah terbayang oleh penduduk nusantara kita). Mereka makan kucing dan serpihan bangkai kuda yang terserak di tengah kotoran. Lainnya memakan paku-pakuan, rumput dan akar tanaman yang mereka rebus dalam air. Pemandangan ini meruyak di seluruh daerah Perancis. Sekitar 15% populasi *Perancis* mati kelaparan antara tahun 1692-1694. Tahun 1695, wabah yang sama memukul *Estonia* dan membunuh seperlima populasinya. Tahun berikutnya, 1696, adalah giliran *Finlandia* yang seperempat penduduknya habis. Sementara itu *Skotlandia* juga dihajar wabah kelaparan antara tahun 1695-1698, dimana beberapa daerah kehilangan 20% dari penduduknya. Itulah wajah Eropa selama lebih dari setengah abad. Negeri-negerinya diperintah oleh penguasa-penguasa yang lalim dan diperas oleh para perampok dan bajak laut. Sementara warga Perancis sedang sekarat dan bergulat dengan kelaparan masal, Raja Louis XIV asyik glenikan dengan simpanan-simpanannya di Versailles.

    Bagaimana kondisi nusantara pada perioda tersebut? Pada perioda 1200 – 1700 nusantara kita adalah tempat paling makmur seluruh dunia. Setelah era kerajaan maritim *Sriwijaya* (650-1183), tahun 1300an muncul, *Majapahit*, empire kedua di Nusantara yang masa keemasannya didokumentasikan dalam buku _Negara Kertagama_. Wilayah Majapahit membentang melebihi Indonesia kita sekarang ini. _Subur kang sarwo tinandur. Gemah ripah loh jinawi_. Sawah luas seperti tanpa batas. Hutan dan kebun dengan seribu macam buah, umbi-umbian, rempah-rempah dan tentunya beraneka ragam ternak. Sungai, laut dan danau penuh berisi ikan dan berbagai komoditi. Sementara tanah yang dipijak berisi mineral dan berbagai logam mulia. Pendeknya, nusantara kita adalah paradisal archipelago. Raja-raja kita memerintah dengan adil dan bijaksana. Memang ada persaingan dan peperangan di sana-sini. Tetapi ini peperangan bukan karena kekurangan. Semua raja di wilayah nusantara adalah penguasa yang kaya raya. _Madep ngalor sugih, madep ngidul sugih._ Tidak pernah ada masalah kelaparan seperti di Eropa sana. Jadi tidaklah logis. _It doesn’t add up_. _Ora gathuk_. Tidak nalar, kalo bangsa kelaparan tadi itu datang _kledang-kledang_ menjajah bangsa yang kuat dan makmur. Dari keseluruhan riset saya, berikut ini adalah rekonstruksi yang lebih mungkin terjadi di situasi nusantara kita saat itu:

    1. Para explorer dari Eropa itu dikirim kemana-mana oleh penguasanya justru sebagai misi SOS (tapi kemudahan berkembang menjadi misi keserakahan). Bangsa nyaris punah yang sedang mencari jalan keselamatan. Mereka mengetahui dari laporan para traders sebelumnya bahwa ada negeri makmur di katulistiwa yang mempunyai semuanya. Sumber daya yang besar. Itu adalah harapan besar bagi mereka untuk _survive._

    2. Ketika datang ke nusantara, tidak seperti yang digambarkan oleh kebanyakan narasi mereka kemudian(yang ironically menjadi rujukan utama sejarah kita sampai saat ini), mereka bukanlah datang dengan kapal-kapal yang gagah yang pantas untuk menguasai kita. Layar kapal-kapal mereka compang-camping. Tiang-tiang kapal banyak yang patah. Awak-awak kapal mereka kurus kering, kelaparan dan penyakitan sesudah dihajar badai-badai dan digarap para perompak sepanjang lintasan ke nusantara. Mereka tiba di kepulauan kita dengan kaki lemes, mata nanar dan tatapan kosong. Salah satu episoda yang tercatat secara resmi adalah diterimanya 7 pelaut Portugis oleh *Sultan Abu Lais* tahun 1512, sesudah mereka diselamatkan oleh nelayan karena kapalnya hampir karam. Alvares Cabral memimpin pelayaran 13 kapal dan hanya 7 yang selamat.

    3. Hanya atas belas kasihan raja-raja kita lah mereka itu diterima dan ditampung dalam wilayah nusantara. Disanak dan diorangkan, karena penguasa-penguasa kita menjunjung tinggi nilai bahwa tamu haruslah dihormati. Sebenarnya kalangan _Central Intelligence_ istana sudah menengarai bahwa ada potensi ancaman (kelak akan terbukti secara besar-besaran), tapi raja-raja kita adalah penguasa yang dermawan dan terbuka hatinya. Atas nama kemanusiaan, orang-orang asing tersebut diberi makan dan bahkan diberi sekedar pekerjaan. Karena memang di negeri asalnya sana sedang berlangsung krisis pekerjaan dan ekonomi sampai orang-orang mati kelaparan di jalan-jalan. Penguasa kita, yang resourcenya luar biasa, menyisihkan sedikit opportunity buat mereka. Zaman sekarang ini mungkin sektor pekerjaan informal: menyapu halaman, membantu masak, membersihkan kandang kuda, menguras kolam ikan dsb.

    4. Dalam perkembangannya, kelompok yang mula-mula disanak tadi ternyata sesuai prediksi berbalik mengkudeta para tuan-nya. Dibekali dan diperkuat dengan teknologi senjata api yang marak di Eropa, gelombang-gelombang pendatang baru ke nusantara ini perlahan-lahan mulai melakukan aksi penguasaan. Dimulai dari taktik monopoli dagang. Kemudian secara berangsur yang tadinya adalah perusahaan menjadi pemerintahan. Dimulai dengan datangnya Afonso de Albaquerque (belajar dari rute _Diaz_ dan _Vasco De Gama_) tahun 1511 di selat Malaka sesudah ybs menaklukan satu demi satu pelabuhan-pelabuhan di perairan India. Persaingan kemudian terjadi antara bangsa pendatang Portugis, Spanyol, Inggris dan Belanda. Masing-masing ingin menguasai dan memonopoli jalur rempah-rempah. Mereka, bangsa yang kelaparan dan hampir punah ini, menemukan bahwa dagang rempah-rampah sangat menguntungkan.

    5. Gelombang explorer dari Eropa tadi terbukti ternyata membawa kerusakan di seluruh wilayah dunia, tidak hanya Nusantara. Pada Maret tahun 1520 ketika fleet Spanyol tiba, Meksiko adalah rumah bagi 22 juta penduduknya. Pada bulan December, penduduknya tinggal 14 juta. Pendatang Eropa tidak hanya membawa mesiu, mereka juga datang dengan virus cacar, flu dan tubercolusis. Tahun 1580 penduduk Meksiko menyusut menjadi tinggal 2 juta. Dua abad kemudian, pada tanggal 18 Januari 1778, explorer Inggris _James Cook_ mencapai kepulauan Hawaii, daerah padat dengan penduduk hampir setengah juta. Tahun 1853 hanya 70,000 orang yang selamat mewarisi puing-puing Hawaii. Peradaban _Maya_ dan _Aztec_ kolaps dan punah karena sergapan dan dominasi bangsa Eropa. Tetapi peradaban Nusantara kita berbeda. Tidak sedikitpun kita bergeming dari serbuan bangsa barbar dari Utara. Sejak pecah perang pertama, tahun 1500an di Ternate, penduduk nusantara tidak berhenti angkat senjata untuk mengusir bekas budak yang menjadi durhaka. Perang *Saparua* di Ambon, Perang *Padri* (Sumbar), Perang *Diponegoro* (1825-1830), Perang *Aceh* (1873-1904), Perang *Jagaraga* (Bali) dan ratusan perang lainnya. Demikianlah bela tanah air ini terus berlanjut sampai proklamasi kemerdekaan 1945 dan era mempertahankan sesudahnya. Termasuk era perang budaya dan teknologi yang sekarang berlangsung.

    6. Catatan ini kiranya penting bagi generasi muda Indonesia. Mereka harus kita bekali kepercayaan dan sejenis keimanan bahwa mereka adalah bagian dari bangsa pejuang dan negeri pemenang yang setara dengan negara besar dimana saja. Bangsa besar yang bisa memimpin dan memandu bangsa-bangsa lain di seluruh dunia.

    Maka, kelak di tahun 2045, ketika Indonesia sudah menjadi salah satu dari 5 besar ekonomi dunia, saya juga ingin membantu memastikan bahwa kita adalah 1 dari 5 negara yang aktif mengurus dan mungkin malah memimpin Stasiun Ruang Angkasa Dunia _(International Space Station)_. Launching station kita akan terletak di Morotai yang dilewati garis equator sehingga bahan bakar roket kita akan lebih hemat. _Space Shuttle_ kita bukan bernama _Magellan_ atau _Nebuchadnezaar_, tapi adalah _SS Karaeng Galesung, SS Tjoet Nya’ Dien_ atau _SS Ngurah Rai_. Nama orang-orang gagah berani yang menjadi saksi bahwa penjajahan sejati tidak pernah ada di Nusantara.

    *Keterangan Foto:*
    Di tengah-tengah generasi muda pejuang teknologi Indonesia. Insinyur-insinyur kampiun yang sebrilliant dan sebaya dengan founder Gojek, Bukalapak dan Tokopedia (Unicorn start-ups Indonesia).

    _Ditulis dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 dan memperinganti penerbangan pertama pesawat N250 buatan Indonesia, 10 Agustus 1995._

    *References (primary and partial list):*

    _Diamond, Jared. Collapse: How societies choose to fail or succeed. Penguin, 2005._
    _Diamond, Jared. Guns, Germs and Steel. New York (1997)._
    _Harari, Yuval Noah. Sapiens: A brief history of humankind. Random House, 2014._
    _Harari, Yuval Noah. Homo Deus: A brief history of tomorrow. Random House, 2016._
    _Prapanca, Mpu. Negara Kertagama. Majapahit, 1365_
    _Library of Congress, Reuters, AP, AFP, Compton’s Encyclopedia, Wikipedia, National Geographic, Smithsonian magazine, New York Times, Washington Post, Los Angeles Times, Times of London, Lonely Planet Guides, The Guardian, The New Yorker, Time, Newsweek, Wall Street Journal, The Atlantic Monthly, The Economist_

    Sumber:
    https://ahmadsamantho.wordpress.com/2019/08/21/nusantara-tak-pernah-dikalahkan-dijajah/

  6. Pemburu rajawali on

    @arya tak perlu
    @defcon hehehe ibukota itu di naungi oleh UU yg di sahkan DPR-MPR dan tak bisa di ubah hanya melalui PerPU bahkan Keppres sekalipun. Isi rencana pemindahan ibukota sebetulnya utk menutupi rencana Referendum dua wilayah barat dan timur dg segala proxy nya. Beberapa hari lalu kita di suguhkan sinetron apik dg elegi menawan di Surabaya juga Manokwari untung endingnya tak ada peluru tajam meletus di sana jika meletus maka pagar di pinggiran PNG akan bobol habis Krn di PNG ada 1 divisi armed forces lengkap setaraf dg 1/2 kemampuan divisi Kostrad. Rencana proxy utk memancing banjir darah di Manokwari gagal total Krn para Ksatria tahu arah permainannya sehingga mrk standdown dg memajukan pasukan penindak rusuh massa TNI sdg pasukan full Gear Khusus menjaga dan mendekat habis batas kota – pedalaman agar proxy OPM tak berani head to head dg TNI.
    Apakah dg Referendum akan menjadikan mrk lebih baik atau hanya sebatas Changing another War Lord and Dictactor? Para tetua Papua paham bentuk dg manuver anak muda yg kontaminasi,para tetua ini paham bagaimana nasib Timor Leste 10tahun paska referendum.
    Analoginya sederhana saja! Apakah jika dan kerusakan di dinding maka rumah harus di robohkan total lalu di bangun ulang dg hutang ke tetangga?

    • Bakulo Wajaro on

      Hehehehe..
      Biarkan mereka menari dan memainkan gendangnya sampe cape sendiri..kita cukup nonton dan awasi serta pendam senyap para pion yg berani masuk belagak mabuk bikin rusuh dari pinggir panggung..
      Adios# fenomena provokator dangdut koplo wkwkwkkwk

    • Peristiwa santa Cruz dimana diawali dgn demontrasi dari fretelin di Timor yg dihadapi ABRI saat itu dgn kekuatan senjata membuka kotak Pandora bagi negeri ini. Oleh karena itu tetaplah berpikir cermat dan kedepan dlm menghadapi gerakan OPM ini yg mencontoh Timor dlm gerakan referendum. Papua adlh bagian dari Indonesia beda dgn Timor Leste yg dijajah oleh Portugis.

  7. Maaf bung PR sedikit out of topic
    Film”merah putih memanggil”
    Apakah Based on the true story ksatria kita di palagan utara ?
    Mohon rembesannya

    • Pemburu rajawali on

      @faruq hehehe lah scene dan personel nya saja sudah ketahuan kok! Cuma kurang polesan Hollywood nya yakni minus Drone, helikopter serang,heavy fighter personel dan pesisir juga river combat boat . Coba di tambah scene dukungan fire support pleton kuda terbang Penerbad yg skill Nap on Earth meliuk bukit di tampilkan juga pasti cetar membahana..tapi karena kurang dana nya ya masih bisa bikin bangga penonton lah.

  8. Pemburu rajawali on

    @bw wah sing super sibuk mampir Ning warung.. ada yg mau dpt mainan laut baru nih selepas 5 pensiun..hehehe

    • Bakulo Wajaro on

      Hehehehe
      Tergantung Mentri kasirnya bung PR..wes mumet kabeh saiki.. duitnya ada..tinggal mau ngutang ayo gak..xixixiixixixxixi
      Adios#langkah catur yg penuh dgn jebakan Betmen dan peluang yg semakin menipis bikin galau

  9. Pemburu rajawali on

    @bw hahaha.. itulah jika metode “paling tahu dan paling memiliki” jadi dasar! Akhirnya mrk terjebak kaki dan tangannya sendiri. Yg paling gila ni saat sang kreditur berbagi posisi dg sang debitur.. terjebak dg jebakannya sendiri.

    Joki samudra sdh pada mahir blm dg mainan barunya? Masa ga kangen dg deburan ombak katulistiwa bung?

  10. kadang saya bingung… adek saya PAMA sih.. di AAL… tapi dia ga tahu ada kapal kapal goib…
    lalu kendali gugus tugas nya bagaimaana..
    nanya aja.. syukur syukur di jawab…

    kl sekiranya sensitif dan terlalu bahaya guna di ungkap.. tdk perlu ada jawaban..

    • Pemburu rajawali on

      @rudi secara fisik di sebut ghaib ga juga sih bung,mungkin maksud ghaib dlm idiom multifungsi secara secret OPS alias bisa dual mode hehehe.. atau bisa juga unlimited and unlisted vessel seperti yg sering di pinjam kita dari sahabat baik.. cth nya di KRI Multatuli juga “ghaib” loh..xixixixi

  11. Bisa pinjam linggis dari inggris untuk mendongkel dan menghalangi terjadinya suatu acara dgn cara dibatalkan atau bahkan dipaksa gagal repeat order yg gak bener

  12. Salam patga maaf mau tanya kira kira berapa persenkah masyrakat papua yg pro nkri.dan apakah aksi dukung nkri di papua kemarin ada efek gentarnya terhadap mereka yg pro opm?tks

  13. Sepertinya Papua di kuasai Mayoritas Pro kemerdekaan padahal jumlah Pendatang di atas 30% dan 50% Rakyat di pedaleman yg tidak tahu politik hanya ikut ikutan aja Jadi sebenarnya yg asli ribut itu cuma 20% tapi suaranya lebih nyaring dan bisa mobilisasi dengan cepat…..

  14. pencari kebenaran on

    Tentunya lebih mudah dipersatukan dengan glorious zhongguo.

    Yang bilang ibukota mustahil dipindahkan semoga memang benar perkataannya,
    dan tentu saja masalah negara baru papua juga tidak perlu dikhawatirkan karena sudah ada counter-plan disiapkan

    AYYLMAO

    lihat saja pelantikan presiden oktober nanti, ujung-ujungnya patuh juga toh pada baginda besar. Karena TNI mustahil kudeta, jadi tidak ada yang perlu ditakuti. TOH dibanding PLA gak ada apa-apanya.

    siap-siap aja hapalin puluhan ribu hanzi.

  15. Pemburu rajawali on

    Ibukota baru dikenal dilihat dari sisi HankAm atau pun dari sisi lainnya,kita lihat nanti saja di GD DPR-MPR isinya berkOOR apa! Bendera OPM berkibar di Jakarta kok TDK di tindak? Silahkan tanya kepada Kapolri dan Kapolda hehehe! Coba jika yg di kibarkan bendera GAM/RMS/Tauhid pasti berbeda cerita.
    Kadang jengkel sendiri dg polah para TUA Keladi ini

  16. Setiap peritiwa seperti melepaskan 1 helai bulu rusak garuda lalu di rajut kembali. Prajurit hanya mengikuti perintah, strategi buat kemajuan NKRI kami yang buat. JAS MERAH

  17. Menurut saya demo is ok asalkan tertib. Perlakuan demo ini seharusnya sama bagi warga negara lainnya seperti aksi umat islam sehingga semua warga negara merasakan adanya keadilan dan persamaan dan tidak perlu ada kekerasan. Apalah arti bendera toh papua tetap dalam NKRI. Dalam hal ini ada sisi positif bagi intelejen kita krn kita bisa mengetahui jaringan mereka. Kesenyapan adalah kepandaian.

  18. Di instagram Di posting syahid nya patriot bangsa Di Tanah Papua. Baik dari TNI maupun polisi (Demo Rush). Innalillahi wa Innalillahi Rojiun….

  19. HARUS DIAKUI KEHEBATAN MEREKA DALAM FABRIKASI PENGALIHAN ISU

    By Asyari Usman

    Sekarang ini tidak ada lagi yang berbicara soal 600-an petuas KPPS pemilu 2019 yang meninggal dunia. Keluarga yang meninggal diberi santunan 36 juta. Ketua KPU, Arief Budiman, menyerahkan uang itu kepada keluarga korban sambil fotonya diambil. Di foto itu ada plakat bertuliskan “Penyerahan Santunan 36,000,000”. Disiarkan oleh media. Persoalan dianggap selesai.

    Tak ada lagi cerita tentang pemilu yang paling buruk. Yang paling kacau. Pemeritah bisa melenggang tanpa ada yang mengejar soal kematian itu. Kematian massal yang dianggap misterius tsb. Usul agar dilakukan otopsi terhadap jenazah petugas KPPS itu, ditolak begitu saja. Tidak ada yang memprotes penolakan itu. Tidak ada yang memberitakan meskipun ada protes.

    Kontroversi soal hasil pilpres yang penuh dengan dugaan kecurangan masif itu, juga bisa hilang. Diganti dengan isu ‘permen koalisi’. Diambil alih oleh heboh diplomasi nasi goreng dan pertemuan Lebak Bulus. Disusul hiruk-pikuk jatah kursi menteri.

    Yang goblok-goblok kemudian memunculkan isu Poros 3. Lalu ada soal ‘penumpang gelap’. Seolah-olah tidak ada lagi persoalan keabsahan penghitungan suara pilpres. Seakan tidak ada masalah legitimasi jabatan presiden.

    Semua diminta atau direkayasa supaya ‘move on’. Melupakan perampokan kolosal suara rakyat. Diminta membiarkan konspirasi jahat itu berlalu tanpa prosekusi (langkah hukum).

    Harus diakui kepintaran dan kehebatan mereka mengalihkan perhatian publik. Hebat. Acungan jempol untuk kehebatan penguburan isu pilpres yang sebetulnya merupakan skandal demokrasi terbesar dan terburuk di dunia.

    Mereka buat fabrikasi isu-isu pengganti. Muncul dengan rapi dari hari ke hari. Sekarang ada soal pemindahan ibu kota. Disusul masalah Papua yang diduga keras adalah ‘permainan’ orang-orang yang memiliki kekuasaan di luar sistem.

    Akibatnya, publik dihebohkan oleh kedua topik yang trendy ini. Kejahatan demokrasi yang sebetulnya sangat merusak perjalanan bangsa ini, menjadi semakin jauh dari publik. Padahal, kejahatan politik itu baru saja dilakukan beberapa bulan yang lalu. Belum sampai setengah tahun.

    Luar biasa pintar dan ampuh cara kerja mesin pengalihan isu di negeri ini. Perampokan dahsyat itu lenyap begitu saja.

    Rakyat dihibur dengan kontroversi pemindahan ibu kota dan ancaman Papua lepas. Seakan-akan seluruh proses pilpres tidak ada masalah. Seakan hasil pilpres 2019 bersih dari najis.

    Kemudian, kesulitan berat perekonomian juga bisa mereka tutupi. Dampak fatal akibat utang besar, juga dibuat seperti tidak bermasalah. Strategi senyap hegemoni ekonomi RRC, berjalan tanpa gangguan yang berarti. Penyeludupan narkoba skala besar bisa berlangsung di balik kobaran beberapa isu baru itu. Ancaman terhadap KPK yang bakal jatuh ke tangan para bandit, tersisihkan oleh orkestrasi isu-isu tsb.

    Semua orang membahas ibu kota dan Papua. Dalam dua hari ini, ditambah isu hukuman kebiri kimiawi untuk pelaku kejahatan pedofil di Mojokerto. Semua media memberikan bobot yang berlebihan terhadap isu baru ini.

    Begitulah cara mereka mengacak-acak perhatian publik. Membuat kejahatan para penguasa dan ancaman kekuatan asing, lepas dari kejaran media. Lepas dari investigasi jurnalistik dan jurnalistik investigatif.***

    29 Agustus 2019

    Mohon ditanggapi tulisan diatas, para sesepuh… Bagaimana pendapatnya?

    • sehebat hebatnya manusia membuat rencana … tetap tak akan bisa mengalahkan rencama Allah tuhan semesta alam. sekalipun didukung ratusan orang2 pintar ribuan orang2 kejam dan jahat dan dana yang besar serta teknologi yang canggih.

  20. Pemburu rajawali on

    Hadapi masa yg chaos dan super anarkis anda tak bisa hanya gunakan TOA dan pentungan karet. Jika nyawa rakyat banyak juga aparat terancam maka diperbolehkan lakukan aksi lumpuhkan terbatas. Jika kalian para “tua” tak anggap enteng maka kalian tak akan pusing dg Manokwari,jayapura,

    • Para tetua cecunguk hanya mengamankan konsesi lahan yg mereka miliki tidak di papua dan kalimntan.. Tuan tanah yg mjdjacung atas ketamakan!! Disruptive kekuasaanharus dimulai dari pinokio, mastermind dan afiliasinya.. Sistem tidakberjalanartinyA bongkar!

  21. Ternyata benar rakyat sdh makin cerdas sayangnya tdk 1 tujuan, dihadirkanya
    beberapa “kehebohan” utk meredam kehebohan yg lain malah terbaca, harus ada gerakan positif netizen utk lebih “mendekap erat” saudara di Papua, #WeLovePapua.
    Sayangnya sedikit sekali yg pro “petruk” yg ikut menggemakannya, ada apa dgn para berudu?

  22. Agenda issue Papua merdeka akan terus berlanjut sampai akhir tahun,meski semua ini tk lepas dari permainan elit lokal jg. Perseteruan satu trah jg mewarnai gonjang ganjing yg tk berkesudahan dipicu seretnya asupan untuk mengisi pundi2 untuk tujuh turunan, belum lagi bulan depan di tambah issue komunis yg akan ikut menyedot perhatian netijen Republik Dumay. Masalah krusial yg semestinya di beresi oleh admin negara akan terdecoy oleh issue recehan.

  23. Sejak di blokir nya rek bendaharawan negara, admin negara sdh kelimpungan untuk menutupi biaya rumah tangga nya sampai harus bela2in “nyablon” sendiri agar gak sampai defisit 3% data ini yg hrs di tutup rapat dari publik maka di butuhkan lah fabrikasi issue untuk konsumsi publik agar terkesan ekonomi baik2 saja.

  24. Pemburu rajawali on

    Saya hanya mau katakan WE ARE NOT Broken
    “Un Broken Indonesia”. Pion asing memang bermain tapi langkah mereka gagal lagi.. mau nyalakan Urban Warfare ala NATO jg Syria disini? Kami punya versi Urban Warfare sendiri bung beserta Jungle Warfare,pelan dan pasti OPM beserta supervisor nya mulai merasakan nya.

    #UnitedIndonesia

    • Bung PR….
      Titip sekalian kirim mercon ke negara2 sponsor separatis papua merdeka donk…..lumayan kan kantor2 pemerintahan mereka ikutan kobong atau depo migas nya ato obvit lainnya milik mereka …terkadang warna merah nyala kobongan itu bagus lho kalo direkam hehehehe apalagi asapnya serasa bakar sate kambing ……kalo mereka kirim kaprang n kasel ya langsung dirumponkan aja …
      Oiya….jangan dog tag lagi yg dikirim donk ke kantor2 dubes mereka…..kirim kepalanya aja sekalian pakai paket Express, sisanya ditanam aja dimari.

      • nah… yang kayak ginian memang paling cocok… ibarat main catur tidak hanya sekedar bertahan.
        tetepi harus agressif ofensif kekandang lawan…dengan langkah yang terukur, trencana, langsung menusuk ke posisi ratu sehingga mati skak mat secara tidak sadar. Padahal semua bala nya masih cukup lengkap.

      • Se7 Bung PW… n sebelumnya kita pernah kan lakuken ini di negara2 rese’ bung PR? Mudah2an kemarahan silent majority ini jg dirasakan para patriot, sehingga bisa membales kerjaan kotor mereka…

    • Kuli pelabuhan on

      Setuju bung PR. INDONESIA IS NOT BROKEN, justru mereka sekarang kehilangan momentum, karena sumbunya kecepetan di nyalakan dan ledakannya bukan TNT tapi cuma mercon, jadinya malah membuka rencana aslinya, bikin keramaian di akhir tahun. (ini mah cuman analisa org pinggiran)

      • Sependapat dgn bung KP …..hampir semua rakyat nusantara bisa membaca manuver bhw sumbu nyala yg terlalu dini diledakkan sekelas mercon bukan TNT krn ada unsur “tergesa2″ dgn angkat tema rasisme tapi malah teriak dan gerakkan tuntutan papua merdeka. Kesalahan fatal dari sang dalang, supervisor dan aktor lapangan dgn melupakan faktor kecerdasan dan memory track record daripada rakyat nusantara atas kelakuan AMP dikota2 besar di nusantara yg saat ini merasa dapat angin tumpangan yg semakin menggeliat di jakarta ….ehhh lha koq malah mjd bumerang pd mereka sendiri.
        #SalamPancasilaBerdaulatBangsaSelamat!
        #RakyatNusantaraBersatuLawanSeparatisme!

    • jadi… berapa sebenarnya kerugian nyawa mereka dibandingkan di pihak kita ? kalau udah bisa 5:1 dalam skala 10 itu patut dibanggakan dan cukup untuk merelakan kepergian para pahlawan….apalagi sampai mendekati 10:1 itu sudah merupakan waaaaaawwwww.

  25. Cuma mengingatkan saja.. Siapapun pemenang kericuhan papua saat ini dan lain sebelumnya, 74 tahun Indonesia merdeka masih menjadi negara berkembang dan kekuatan militer serta keuangannya masih dipandang sebelah mata..nyruput kopi

  26. Pemburu rajawali on

    @pw hehehe..insya Allah insya Allah bung! Yg jd perhatian kami adalah masuknya info ManPads lungsuran Stinger Mod A1 version 2 dari sebuah negara timur tengah dimana sekelas F16 blok 52 saja ngos-ngosan jika di udak ini apalagi jika yg di bidik sekelas Herky dan Helikopter..

    • Ya Allah Ya Rabb……baik bung PR ….kami ikut mendoakan keselamatan para ksatria nusantara dlm amanah misi negara dan keberhasilan merampas dan mengungkap siapa dibalik impor illegal stinger manpad tsbt.

  27. Apel menDadak 30 menit, izin Pamit 15 menit (itu pun kalau istri dan anak2 nya ada di rumah) lalu Airborne k Papua …. Ibu Pertiwi memanggil…. Bismillah…
    Bagi bagi sertipikat, nonton wayang, nonton pelawak sampai terpingkal pingkal…. Meng Claimed sbg pemimpin ….

  28. Pemburu rajawali on

    @defcon kadang kurang dari 15menit loh bung. Jika kondisi siaga Hijau 40menit ready to action utk reguler troop tapi jika kompi QRA maka 10menit lsg steling,action dan Gun+ammo ready. Utk siaga Merah maka Kesiapan personel-material dibawah 10menit. Sedih nya jika Siaga Hijau berubah drastis ke Merah dlm hitungan menit dg Alarm meraung-raung kadang membuat panik keluarga di asrama..hehehe

  29. Pemburu rajawali on

    Jika Alarm sirene meraung durasi pendek terputus keluarga masih bisa senyum senyum Krn mrk tahu itu drill kesiapan personel tapi jika meraung panjang tanpa putus,muka cerah penuh senyum akan berubah drastis penuh kekuatiran Krn sang istri-istri/ortu tak akan bisa bertanya “ada apa,tugas kemana”. Mrk hanya bisa membantu menyiapkan perlengkapan pribadi sang Ksatria dan berusaha tegar sekuat mungkin Krn bisa jadi hari ini,detik ini mrk bisa melihat sang ksatria kebanggan nya utk terakhir kalinya.

    #memori di asrama hehehe

  30. Pemburu rajawali on

    @sennopati ini akibat mismanajemen negara. Sy sih tak menyalahkan para ksatria,rakyat Papua tapi bagi mrk yg memegang kekuasaan silahkan bercermin “inilah hasil total war?” Kemarin saat pilpres juga mrk yg kemarin begitu pongah dan congkak merasa paling tahu dan memiliki bangsa ini. Inti masalah utama bangsa ini adalah dimana rasa keadilan dan kemerdekaan dlm segala hal,jika dua hal tsb tak bisa di penuhi sang pemimpin maka jgn salahkan para pemegang saham negara ini yakni rakyat menuntut hak nya.

  31. Pemburu rajawali on

    Wayout nya hanya satu. Temui dan ajak bicara dari hati ke hati rakyatnya,jgn buat janji palsu tapi buktikan kalimat yg keluar dari lidah si pemimpin nya jgn pula berlindung dibalik retorika politik palsu juga jgn mengancam rakyat dg pasal karet Krn negara harus hadir utk rakyatnya bukan sebaliknya. Tapi jgn pula rakyat Papua mudah ditunggangi seperti apa mau para dalang dan penghianat negara

  32. Pemburu rajawali on

    Kami hanya laksanakan tugas dan fungsi sesuai saluran yg resmi maupun tak resmi agar negara ini tetap utuh,rakyat tak terbelah dan ekonomi tetap stabil tapi jika mrk para oportunis masih mau main api maka siap siap saja terbakar hangus. Negara ini bukan hak milik pribadi dan kelompok loh.

    #undisclosed OPS on going hehehe

  33. Pemburu rajawali on

    Setelah Papua ngambek dan ngamuk maka tibalah menempatkan medium range missile di Pasifik, penempatan di 4 zona jangkauan cukup utk mengcover area of operating pemilik rudal tsb. Bagaimana dg kita? Well see just about it! Ini kenapa sementara waktu kita perbanyak Vshorad dan Shorad serta medium dlm kuantiti jg kualitas. Bagaimana dg medium extended range juga long range missile? Cukup kok,jika ada yg mau tes nyali Monggo silahkan.. hehehe

  34. Pemburu rajawali on

    @pw seeker lokal insya Allah sudah bung termasuk juga sistem lainnya seperti LoS dan data link,decoding enkripsi nya. Roket bisa bersifat seperti rudal jika diberi seeker/pin point’ of target yg di premier program begitu juga dg rudal bisa bersifat laksana roket hehehe.. masih ingat dg program Kartika 1 yg sbg testbed alat khusus tapi pengusung nya pakai si Mba dvina.

    • Wow….jadi bisa dikatakan rudal mutant dan roket mutant ….dioprek sampek gilaniiiii pollll……..casing boleh jadoel tapi onderdil daleman gresss anyar ……..amaziiiing.
      Kabarin ya bung PR hasil riil nya jikalau ada pihak yg mo test nyali masuk pekarangan rumah kita…..hehehe

      • Pemburu rajawali on

        Masuk iya ahli oprekan Litbang dan inhan kalah dg nyali Opreker Gojek bung.. hehehe
        Pada dasarnya semua ex Trikora atau pun pembelian rudal / roket era 80-2000 itu bisa di modifikasi Krn yg short life time nya adalah komponen elektronika dan propelan nya. Butuh waktu dan dana lebih memang tp sbg pengisi GAP sebelum Real ToT moncer apa boleh buat,otak di paksa berputar kencang RPM nya. Bahkan ada testbed sebuah Ranpur Pansam di pasang launcher Grad dan Strella,ada heli yg gado2 isi gotongannya selain roket,rudal NATO bisa gotong buatan pakta Warsawa.. so semua tergantung dari DanLinbang serta usernya. Jgn lupa saat uji dinamis dan tembak RM70grad di Gladak LST on Move bisa jd contoh realnya..

    • salam kenal bung PR dkk.. sekedar sharing aja dulu majalah angkasa th 96an dan diliput TVRI pernah bahas peluncuran RX series bisa mencapai Mach 3,6 dengan ketinggian 150km berkat ditemukan ramuan propelan baru. Mama eli sampe terangan menuduh program tsb misile jarak menengah.

  35. Pemburu rajawali on

    Ketika sang James Bond di jitak paruh Garuda karena nakal dan bengal.. apakah mama Ely siap serahkan belasan areng gosong sbg bukti persahabatan atau kah menolak demi alasan projek “angan dan akan”?

    • Kuli pelabuhan on

      Bung PR, mama ely dan keluarga nya punya sejarah panjang ke belakang dalam urusan pecah belah suatu bangsa, kayak2 nya belasan org temennya om benny itu ga bakal diserahkan, malah dipelihara dan dikasih uang jajan.

    • Pepet terus aja bung PR itu mama Ely dgn trade off James Kebond dkk yg ketangkap dimari dgn belasan areng gosong yg mereka pelihara ? Kasih iming2 permen pembelian alutsista buatan mereka …jika nolak ya kita alihkan pembelian ke francis ato espanyola…
      Kalo mama Ely masih nglunjak tetep support areng gosong …..ya kirim banaspati aja sekalian agar areng2 gosong itu mjd berbau sangit.
      #salamPancasilaBerdaulatBangsaSelamat!

      • Pemburu rajawali on

        @kuli everything has away Out bung insya Allah
        @defcon yah tidak lah.. itu kan mindset mau nya mrk yg dimainkan via sinetron talked show lokal.. mind wash juga bisa kok via kotak warna bernama televisi loh.
        @pw hehehe,bagaimana jika dimainkan juga para tunas Pramuka luar yg LG menggelegak Glora kebangsaan nya diluar sana.. yah cukup utk gencarkan Eropa barat plus mainkan juga little green men from kafkaf dg manuver ular weling sepanjang Eropa barat. Begitu juga dg peran si Yellow turban dan sandal troops di lingkar luar Arabia peninsula middle east atau sekalian saja Mullah di kompori habis setelah launch pad nya meleduk ulah siapa. Nah jika semua figuran ekstrim bermain apa iya mrk siap mainkan 12 teater prime time.. thats Will buy US time kok.

        Krn asupan kotak nasi terputus maka lintah HAM sumbu pendek berkedok badut ga lucu jd bingung dg masa depan dan nasib nyawa nya.. hehehe

        • Setujuuuuu bangeeettt….bung PR agar diberikan green light unt dibikin nyata 12 theater prime time bebarengan di middle east , iran dan eropa barat oleh proxy2 tsbt .
          Setidaknya kami bisa melihat tontonan kepanikan dan ketakutan mereka nan menarik di media2 atas kejadian di wilayah2 tsbt.
          Wahhhh……langsung dilepas aja itu tunas2 pramuka unt berbakti pd tanah airnya …..mumpung ada momentum disono .
          Bung PR….mbokyao itu lintah2 HAM sgr disaring kmd dibalikpapankan….bikin habis 3 generasi kelompok lintah2 HAM dimari….kasih aja darah yg terkontaminasi virus .

          • Pemburu rajawali on

            @pw tunas Pramuka itu pada sekolah di 90kota sebenua Eropa,jd jika mrk di panggil utk Tepuk Pramuka ya pada senang hehehe.
            Bagaimana jika kita klan Khan bermain sorak Sorai bersama si Mujahidin kelas berat utk goyang koplo. Beberapa lintah sudah di Balikpapan kan setelah safe house mrk di Jayapura,Darwin,Essex dan Oxford di surgical

  36. Jadi negara atlantis akan di lepas oleh ASU ke Siang Siang Maling Seng, tapi imbalan nya ASU minta pulau Uranium Plutonium itu ……
    Seperti itu kah Master plan nya .

  37. Mantan panglima ngemis dukungan us melalu media bhuahahaha sementara dukungan rakyat sudah terbakar di kantor kpu papua jam 4 pagi sblm kekacauan. Main proxywaran ya koq ngono pinokionya hanya bisa melongo dan rakyat kebanyakan nelongso… tapi memang sdh akhir jaman dimana kekacauan merebak. Kami tinggal bergerak menunggu momentum

  38. Bila pemerintah tergantung pada para bankir untuk mendapatkan uang, maka bankirlah dan bukan pemerintah yang sedang memegang kendali. Tangan yang memberi di atas tangan yang menerima. Uang tidak mengenal Nasionalisme, para bankir tidak memiliki patriotisme, satu-satu tujuan mereka adalah ‘keuntungan’

    “Berikan kepada saya kontrol mata uang sebuah bangsa & saya tidak peduli siapa yang membuat hukum!”