TEROR AND TERORIST
Antara Nafsu Kekuasaan dan Bisnis Triliunan Dollar
Kata2 Teror dan Teroris belakangan ini semakin menjadi bahan perbincangan di seluruh dunia pasca tragedi penembakan dan peledakan bom bunuh diri di Paris Perancis Jumat 13 November 2015 lalu..
Sejatinya kata kata Teroris mulai berlaku sejak awal 1990an dimana banyak ditemui aksi aksi teror baik di Timur Tengah maupun di seluruh bagian dunia..
Sebenarnya para teroris ini muncul dikarenakan seolah olah mereka tidak puas atas kebijakan internasional atas nasib suatu bangsa.. Contoh Perang Saudara di Libanon yang pecah tahun 1982, kemudian ada lagi orang orang yang disebut dari Palestina yang memperjuangkan nasib negaranya sejak tahu 1948 yang di aneksasi oleh Komunitas Yahudi..
Bagi saya, mimpi buruk ini dimulai sejak Invasi Sovyet ke Afghanistan tahun 1979… Untuk mengimbangi pasukan Sovyet, maka CIA pun “turun tangan” melatih kelompok kelompok Mujahidin di sana… Mereka dilengkapi dengan persenjataan yang cukup, seperti AK-47 dan 74, peluncur granat, senapan mesin berat bahkan rudal jarak pendek anti pesawat pun di supplay oleh US melalui tangan CIA…
Para Kelompok Mujahidin ini pun berkembang menjadi pasukan gerilya serta menjadi momok bagi pasukan Sovyet.. Bahkan tidak jarang mereka bagai bertempur dengan “hantu” dengan taktik hit and run mereka, ditambah dengan bantuan medan yang berbukit bukit…
Ketika Sovyet meninggalkan Afghanistan, ternyata sebagian para Mujahidin ini adalah kumpulan dari berbagai negara yang masuk melalui Pakistan dan ikut membantu Mujahidin asli. Mereka pun banyak yang pulang ke negaranya… Di sinilah mulai terjadi banyak hal, mereka ini dibekali kemampuan militer yang cukup serta pengetahuan tentang perakitan bom secara sederhana… Di kala mereka tidak puas dengan kebijakan suatu negara atas konflik di negara lain atau tidak puas atas pemerintahan di negaranya, maka mereka pun berbuat “ulah”…. Di sinilah para mantan pelatih mereka “jeli” melihat peluang ini… Mereka lantas di doktrin habis2an atas ketidakpuasan mereka dengan keadaan sekitarnya, maka dilatih dan dibiayai lah mereka untuk merekrut binaan baru di negara masing…
CIA dan para petinggi militer US, Sekutu dan Zionis pun sepakat bahwa perang besar tidak akan terjadi dalam kurun waktu tertentu setelah Sovyet mundur dari Afghanistan… Maka dibentuklah satuan khusus untuk “membina” sel sel mantan pejuang Mujahidin di seluruh dunia untuk dijadikan alat teror di masing2 negara mereka sendiri…Dengan memakai kedok agama tertentu, mantan pejuang Mujahidin pun dibina dan dibiayai serta diberi pelatihan pelatuhan kemiliteran secara umum seperti menembak, survival, serta cara cara merakit bom dan cara cara doktrinisasi untuk merekrut anggota angota baru.. Umumnya tiap tiap sel tidak akan pernah dilatih secara bersamaan, maksimal anggota tiap tiap sel sekitar 30 orang dengan satu komandan, dan 2 wakil komandan… Para komandan sel sel ini bertanggung jawab melaporkan kegiatan mereka kepada 1 koordinator wilayah dan mereka tidak pernah bertemu dengaan komandan dari sel2 lainnya..
Dengan cepat dan akurat, tim satuan pelatih teror ini pun membuat mapping dari negara negara asal para mantan pejuang Mujahidin ini dan segera bersiap untuk memulai “petualangan” baru mereka di seluruh dunia… Ketika pecah perang Teluk I thn 1991, mereka pun “menghentikan” sementara kegiatan ini karena fokus pada peperangan skala besar untuk menundukkan Irak… Ketika perang selesai dengan gencatan senjata di tahun 1992, maka operasi ini dipulihkan kembali satu tahun kemudian…. Sasaran terbesar mereka adalah INDONESIA dan negara negara TIMUR TENGAH termasuk Yaman, Suriah, Libanon, Libya serta Mesir… Di Indonesia “tercium” adanya radikalisme agama yang kuat, mereka pun menyasar sasaran di bagian ini, tercantum pula adanya mantan pejuang Afghanistan yang kembali ke Indonesia dan mereka pun mencoba membuat kontak, ditambah di beberapa daerah timbul gerakan separatis seperti Aceh dengan GAM dan Papua dengan OPM, maka tersenyum lah para anggota tim pelatih teror ini…. Mereka merancang sebuah pelatihan yang terstruktur rapih untuk menjadikan Indonesia sebagai negara dengan keamanan yang sangat rawan teror… Butuh waktu agak lama untuk membuat skenario teror di Indoesia, bahkan ada beberapa yang gagal keburu tercium oleh intelijen Indonesia. Termasuk diantaranya Peristiwa 27 Juli 1996, peledakan bom Natal, dan sebagainya…
Puncak kegiatan teror di Indonesia terjadi ketika peristiwa Bom Bali I thn 2002 menyusul setelah kejadian WTC 9/11 2001 yng memang dirancang oleh US, Sekutu dan Zionis dalam mendiskreditkan agama tertentu.. Indonesia waktu itu tidak bergabung dengan aliansi perburuan teroris karena menganggap bahwa itu bukanlah bagian dari kebijakan luar negeri kita… Maka dirancanglah Bom Bali sebagai rangkaian teror di Indonesia… Satuan teror ini pula lah yang menyusupkan Noordin M Top serta Dr. Azahari sebagai sel terpisah untuk menebar teror di Indonesia… Mereka menyusup pun sudah diketahui oleh pihak MI6 serta intelijen setempat.. Para komandan koamdan sel kemudian dikontak untuk merancang sebuah aksi teror yang berkelanjutan untuk membuat Indonesia benar beanr tidak aman dan pariwisata kita pun jatuh “lemas dan lunglai” akibat banyaknya negara yang membuat “travel warning” untuk Indonesia… dilain daerah, GAM dan OPM pun meningkatkan “tekanan lokal” kepada pemerintah pusat, jadilah Indonesia disebut sebagai sarang separatis dan teroris selain negara2 lainnya…
Ketika kita mulai kelabakan, maka datanglah Australia sebagai negara yang warganya banyak menjadi korban di Bom Bali I menawarkan bantuan secara langsung…. Maka kita mengenal sekarang yang namanya Densus 88 yang dibentuk atas bantuan finansial dan peralatan dari Australia…. Padahal sejatinya Australia tega “mengorbankan” warganya demi rusaknya Indonesia…. Kita seakan kehilangan pakem dalam urusan teroris ini, dimana disebutkan bahwa teroris adalah bagian dari kewenangan kepolisian bukan TNI, maka TNI pun bersedia “menepi”…
bersambung jilid selanjutnya ya….sudah capek ini matanya…hehehe
By Patsus Hadna biro Jabodetabek
Gambar by Google


37 Komentar
Pertamax
ane jadi ingat Amrozi cs, polah tingkah Dr Azahari dan nordin m top dari malaysia, selain menciptakan teror apakah ini bagian acara balkanisasi indonesia ?
Disalip ditikungan…
Tuh kan bener….
Ibu dari teror(isme)
Adalah : …
bung hadna, intelijen tni pasti tau kelompok azahari dan noordin ini ktka masuk Indonesia…knp tdk diawasi dan ditangkap? pertanyaan kedua…tni psti tahu sedari awal bhwa 88 disokong oleh ausie dan ausie psti pny udang dibalik rempeyek…knp tni diam dan menepi?
Bung Syamsul, intelijen militer kita pasca Reformasi masih sedikit “shock” dan menurunkan tensi operasi intelijen mereka secara signifikan.. Mereka sudah tahu, tapi laporan selalu “tertahan” untuk briefing ke level atas…. Komitmen yang disepakati adalah, terorisme adalah bagian dari penegakan hukum dan ketertiban umum dan itu adalah wewenang Kepolisian RI, TNI hanya memback-up bila Kepolisian RI meminta secara resmi….
Bung Hadna, as;inya TNI terlibat gak sih dalam penumpasan teroris ini skrg? karena wewenang hanya dimiliki polisi…tp kalo dilihat intensitas n kualitas teroris di Indonesia yg berkurang drastis, mustahil rasanya TNI gak terlibat…
Negara2 eropa n US aja kecolongan yg sistem keamanannya mumpuni, walau dikatakan teroris jg binaan mereka…ahhh makin mengerikan negara barat n yahudi melihat perbuatan mereka selama ini.
Bung Burhanuddin, sekarang ini TNI terlibat dalam penumpasan teroris meski masih dalam skala terbatas… TNI “turun tangan” bila diminta oleh pihak Kepolisian dalam penumpasan teroris ini.. Untuk mensinergikan institusi Polri dan TNI, maka dibentuklah Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), dimana satuan anti teror TNI bisa di BKO kan ke dalam BNPT ini selain Densus 88 bung…
pihak tni pasti tahu banyak agen asing yang berada di nkri sekarang…apakah termasuk kelompok santoso dan yang bermain di papua sekarang? kl yang aceh itu kayake bukan asing ya bung…..btw dr semua tokoh intelijen Indonesia…saya sangat tertarik dengan bapak abdullah mahmud hendropriyono….hehehe
bung Hadna, maksud saya tanpa diminta polisi, BNPT berhak meminta TNI operasi lawan teroris. Saya cuma ragu dg kualitas polisi menyerbu teroris, pasti mati pentolannya, beda dg operasi pasukan khusus TNI yg bisa lebih rapi..
Mantap paparannya bung hadna
sepertinya banyak yang harus ditanyakan ke bung Hadna neh..
Silahkan Bung Ndane……hehehehe
yg duduk rapih di atas kanopi sebuah mal menggunakan jubah (0vercut) hitam, jadi deh peristiwa nasional…..opo iki
absen dulu sambil nunggu babaran Bung Hadna.
Mereka datang dngn membawa doktrin ajaran islam yg menyimpang
Mereka datang dgn membawa ajaran islam yg menyimpang
teroris = teror orang islam
Hehehehehehehehe… Target balkanisasi selanjutnya.. Perang proxy dan perang asimetris terus dilakukan, indonesia sdg di awasi oleh mata setan baik dari tetangga2nya yg licik dan para majikan dan sesembahannya.. Itulah perlunya kekuatan dunia timur harus hadir di negeri ini sbg penyeimbang kekuatan hitam tsb.. Sby dengan kebijakannya telah mencoba mengamankan negeri ini dari bancakan para setan2 kapitalis yg sedang dalam keadaan ereksi untuk membagi bancakan yg bernama indonesia… Dgn dimulai mengkebiri dan membonsai TNI selama 32 tahun sekaligus mensuport para sparatis di ujung timur dan barat indonesia disusul dengan menjatuhkan suharto maka dimulailah skenario bagi2 bancakan. Percikan pertama sbg “test on the water” di awali di jajak pendapat timor timur dgn australia sbg aktor utama bermuka dua dgn sutradara asu cs dgn produsernya pbb berhasil dgn gilang gemilang dan dilanjutkan oleh aktor ke 2 malaysia aktor bermuka buruk dan bodoh yg sgt berambisi menjadi kuasa dunia dgn sang majikan sbg sutradara, dan Mahkamah Int. sbg produsernya mereka berhasil menguaasai sipadan dan ligitan, tp yg sgt disayangkan oleh sang majikan karena keserakahan dan kebodohan sang budaknya melalui provokasi yg dilakukan dgn cara mengintimidasi pekerja mercusuar di ambalat dan penangkapan petugas kkp ri malah membuat niat licik yg disembuniyikan dalam gelap ini malah menjadi terang benderang.. Bangsa indonesia menjadi sgt marah dan pemerintah pun geram namun TNI yg dipandang sebelah mata oleh para anggota kumpulan budak dan majikannya ini segera bereaksi dgn melakukan tindakan yg sgt elegan dan terukur, dan yg lebih membuat negara2 budak itu semakin penasaran adl ketidaktahuan mereka ttg kekuatan sebenarnya dari militer Indonesia shg dgn sedikit pergerakan pasukan dan alusistanya saja telah membuat ciut nyali negara bodoh tsb…
Dgn menanggung malu mereka hrs mundur dari provokasinya di ambalat bahkan hrs membongkar menara yg telah mereka buat sendiri secara diam2 dan licik.. Ingat Pepatah..
” Sekali lancung Keujian..seumur hidup Kami dan bangsa ini takkan pernah percaya”
Satu hal lagi kesalahan fatal mereka adalah
Mereka tdk menyadari bahwa TNI telah mencium bau busuk niat mereka dan telah mengantisipasinya dgn menyiapkan monster2 senyap dikedalaman laut mereka..sehingga membuat mereka bersatu padu utk menyadap org2 penting di negeri ini.
Sejak saat itu dan hingga kini rakyat bersatu dan mendukung pemerintah memperkuat otot dan cakar garuda semakin tajam dan kuat demi harga diri dan martabat bangsa pejuang Yg memang pada masa kepemimpinan sebelumnya bukan merupakan prioritas krn kondusif dan stabilnya politik kawasan di wilayah ini.
Dgn kegagalan ini aktor ke 1 mulai mencoba kembali peruntungannya menggantikan aktor ke 2 yg telah gagal total, diawali dgn lbh gencar mendukung gerakan separatis di papua mereka mulai menekan indonesia dilanjutkan dgn memaksa dan mengusir para pengungsi dan manusia perahu yg menuju negeri mereka utk mendarat di indonesia bahkan mereka berani membayar para pemilik kapal utk membelokkan tujuannya ke indonesia dan semua taktik licik itu mampu dibongkar pemerintah dan TNI shg memaksa mereka meminta bantuan tuhan sembahan mereka menjaga negaranya dgn membuat pangkalan marinir berikut 5000 serdadunya.
Peningkatan kekuatan lawan dgn hadirnya militer sembahannya para budak membuat TNI gerah dan akhirnya mengijinkan armada laut PLA melakukan latihan perang di depan halaman perbatasan rumahnya dan disaat yg hampir bersamaan TNI hrs memperlihatkan taring dan cakarnya dgn menggelar latihan 10.000 marinir di banyuwangi serta latihan skala besar kostrad di papua utk memberikan sinyal yg jelas dan tegas kepada para budak dan sembahannya.. Bahwa kami bangsa indonesia akan sangat mampu untuk menggelar dan mengerahkan kekuatan militer dan segenap potensi kekuatan bangsa utk menghancurkan sekaligus menginvasi negaramu…
Dukungan dari negeri besar nun jauh disana sbg sahabat lama yg melihat bangsa ini dikepung dan dijepit serta di provokasi oleh para gerombolan ini tercetus melalui dubes dan wakil rakyatnya bahwa semua alat perang yg dimilikinya telah juga dimiliki oleh sahabatnya dan jika terjadi eskalasi peperangan maka akan ada byk rudal jelajah yg akan meluncur kearah negara2 gerombolan ini demi utk membela negeri ini walau tanpa diminta sekalipun..
Salam Patriot Garuda..!!! NKRI Harga Mati..!!!
Bung BW, keren banget ulasan strategisnya..sekalian emosi Bung BW meluap keluar…hehe…Bung BW gak sendirian kok, justru kami yg silent majority, bingung mau curhat n mau ngapain…setelah media mainstream dikuasai para kapitalis n menjadi ketua partai pula..tinggal sedikit media mainstream yg tidak memihak n masih berpijak pada kaidah jurnalistik.
Bung BW, apakah para purnawirawan n pimpinan TNI sepenuhnya kompak? karena saya lihatpun mereka jg sudah diadu domba. Karena hanya institusi seperti TNI dan KPK lah yg masih dipercaya oleh kami ini…
Hehehhehehe… Salam sehat selalu utk anda2 semua bung burhan, bung kisanak dan bung tempakul.. Kita harus berterimakasih kpd para patriot spt bung Yayan, bung hadna dan rekan2 lainnya yg masih membuat forum spt patga dan forum2 lainnya yg tdk pernah lelah menginformasikan kpd kita tentang perkembangan militer negeri ini. Agar kita tdk selalu merasa inferior dan semua teori strategi serta teori konspirasi yg menjadikan kita lebh waspada dan selalu mawas diri. Bahwa semua yg terlihat dan terberitakan blm lah tentu suatu kebenaran.. Untuk pertanyaan bung burhan mengenai perpecahan di kalangan purnawirawan yg terlihat jelas mungkin pada saat pilpres memang terlihat spt itu.. namun jika kita melihat ke dalam hati beliau2 pasti jiwa patriot dan nasionalisme tetap yg dominan krn mereka menjadi seorang prajurit bukanlah sehari – dua hari namun sebagian waktuhidup mereka di dedikasikan utk negeri ini.. Pandangan politik mungkin bisa berbeda namun jiwa nasionalisme akan sama demi NKRI jaya…
Lihatlah betapa legowo dan gentlenya mantan jenderal prabowo mengakui kekalahannya dari pak Jokowi.. Dan lihatlah begitu tegasnya mantan jenderal Luhut panjaitan yg begitu tegas menolak wacana permintaan maaf kpd pelaku G30s PKI yg sempat santer dihembuskan oleh berbagai pihak walau saat ini pemerintah sdg erat berhubungan secara ekonomi dgn tiongkok.. Itu semua memperlihatkan bahwa jiwa nasionalisme seorang prajurit tdk akan pernah hilang meskipun masa bhaktinya telah berakhir.. Mungkin bung Hadna sudi lebih menambahkan komen saya ini guna memberikan wawasan yg lebih luas lagi pada kita semua.. Salam sehat selalu rekan2 patga..
Saya sampe merinding membaca komen bung BW. Demikian bsr tanggung jwb yg hrs dipikul para punggawa negeri ini. Tp knp msh bnyk rakyat negeri ini justru selalu membela asu .
thanks [email protected] pencerahannya.
Bung hadna mo tanya, adakah Pasukan anti teror diluar polri dan tni ? Konon kabarnya pasukan ini kalo operasi mempunyai bujet no limit dan hasil operasinya jauh dari pantauan media. Monggo dibabar sedikit bung hadna, ini spesies apalagi ya.
Bung Bugh, yang anda tanyakan adalah Kogabpassus…. Gabungan 3 pasukan khusus dari 3 matra dilatih untuk perang berlanjut termasuk penumpasan teroris…. Memang tidak pernah ada publikasinya….hehehe
Hehehehhehe… Benar kayaknya bung burhan.. Melepas unek2 yg terpendam…Terlalu menyesakan dada kondisi saat itu.. Dan saat ini pun kekhawatiran itu kembali hadir… Dgn keinginan freport yg ingin KK perpanjangan diteken saat ini dan pemerintah sesuai uu baru diproses thn 2019 sptnya akan byk gejolak politik dan ekonomi bahkan hankam yg akan diskenariokan oleh para gerombolan2 pengacau tsb bekerjasama dgn para kaki tangannya di dalam negeri.. Gejolak politik dpt terlihat pada kasus papa minta saham, demo buruh yg serempak mulai terjadi saat ini, dan demo mahasiswa juga mulai bermunculan,..serta ancaman bom oleh teroris santoso. Yg paling santer dibicarakan saat ini adl gejolak polItik pada kasus papa minta saham yg dituduhkan kpd SN.. Terlepas dari siapa yg salah ataupun yg benar.. akan sgt menarik jika kita melihat dan menilai keberadaan rekaman sbg alat bukti peristiwa tsb. Dan lebih menarik lagi jika kita menilai dari sudut pandang dan kita sdh tahu jawabannya.. siapa yg merekam.? dan atas tujuan apa merekam…? Dan apakah rekaman itu asli..? Siapa yg menjadi object terbesar dari perisitiwa tsb…? Semua itu akan terjawab dalam penyelidikan polisi dan MKD serta kpk jika memang dilibatkan.. Dan saya hanya akan menjawab yg terakhir.. Object dari peristiwa ini adalah membenturkan 2 kubu yg selama ini berhadapan dan selama ini pula ke 2 kubu msh cukup kondusif di perpolitikan indonesia.. KMP akan dibenturkan dg KIH di parlemen dgn membakar persepsi di masyarakat, KIH dan pemerintah mulai dibenturkan dgn gerakan buruh dan mahasiswa yg tiba2 muncul dan menyebar.. TNI dan Polri sbg aparat negara sdh lebih dahulu dibenturkan, namun eskalasinya msh bisa diredam dan saat ini dgn isu terorisme yg dimulai dari bom bangkok agaknya mulai digeser ke negeri ini dgn adanya rekaman ancaman kelompok santoso cs yg akan menyerang istana presiden..dan isu pulangnya para jihadis yg tergabung dalam isis juga mulai dihembuskan Hehheehehhe…. Jika rakyat, pemerintah dan partai politik menyadari skenario ini dan tdk menjadikan isu2 ini sbg alat memukul lawan politik maka sebenarnya relatif mudah mengelimir dan menetralkan proxy ini… Hukum personal yg bersalah jika memang terbukti bersalah tanpa hrs merembet kemana2 dan tanpa hrs menjatuhkan intitusi dan organisasinya, tegakkan peraturan dan uu yg sdh dibuat utk mengatur buruh dan para pekerja, redam pergerakan mahasiswa dgn dialog yg konstruktif dan perkuat intelijen utk memotong mata rantai dana dan komando para terduga teroris di dalam negeri dan cegah sedini mungkin jaringan teroris melakukan aksinya..
Bicara mengenai rekaman modus ini merupakan modus lama gerakan intelijen asing menghancurkan RI spt jaman thn 60an dimana penjatuhan prrsiden sukarno menjadi target utama dan itu dimulai dgn adanya rekaman rapat dewan jenderal bukan..? 2 pihak yg sama2 mengklaim ingin menyelamatkan presiden justru saling menghancurkan..? Pasti diantara 2 pihak tsn ada yg ditunggangi kepentingan dan target utama jatuhnya sukarno.
Mari kita waspada dan mawas diri dgn banyaknya intrik yg terjadi saat ini.
Salam sehat selalu Patga…
Bung BW, ada rasa keindahan yg membanggakan disaat rasa nasionalisme di dada ini meluap, hanya karena kita selalu dilecehkan, dianggap bodoh dan mudah diadu domba oleh bangsa barat si biji duren……
Gak semudah itu skrg…kami bisa melalui krisis 98, Poso, Ambon, GAM n OPM…jangan under estimate kami yg silent majority ini bule gudel…Kami bisa menjangkau secara mudah informasi skrg, bisa membandingkan karenanya. Mungkin generasi kami hanya bisa bertahan n membalas dg sedikit kerusakan, tapi tidak dg keturunan kami….
bila ingin bumi tenang dari tangan teroris maka hancurkanlah orang orang yg mengendalikan teroris itu
Baca artikel sama komen2nya kok ngeri banget
Harus kembali menguatkan mengamalkan Pancasila dg sebenar2nya agar kita selamat dari Proxy War kalangan manapun ini
Bela Negara salah 1 jalan keluar jg menurut sy
Disamping juga pendidikan agama yg benar tanpa melenceng2 kesana kemari
NKRI sampai Mati
Maaf bung Hadna kabarnya densus88 sudah dibubarkan dan diganti dengan crisis response team (CRT), walaupun secara formalitas masih ada di polri namun tidak ada personilnya lagi. dan sekiranya Bung Hadna tau dengan sidney jones sebenarnya dia bekerja untuk siapa?
saya baru tahu Bung Ndane kalau Densus 88 dibubarkan…. CRT dibawah BNPT (Badan Penanggulangan Teroris) ya? Kalau begitu gabungan TNI – Polri personilnya bung…. Kalau Sidney Jones sepertinya bermuka dua bung, dia selalu kritik Densus 88 yang selalu menembak mati pelaku/terduga teroris, sepertinya dia tahu yang bermain dibelakang para pelaku teror ini siapa…..
Bung Hadna, para “Bad Boys” pernah atau punya rencana gak, ngacak2 n sedikit bikin rusuh di negri yg selama ini selalu mengganggu kita. Atau jangan2 kekacauan, musibah di negri Jiran n kerusuhan etnis di Singaporno, kerjaannya para Bad Boys?
Kalo benar begitu, iji baru berita. …
Setau saya CRT dibawah satuan BRIMOB bung Hadna. yang masih bikin bingung keberadaan Densus 88 Anti Teror yang telah dibubarkan ( di likuidasi ), dan restrukturisasi Polri sudah disetujui Presiden SBY, bahkan sudah di berlakukan secara resmi oleh Polri dan diganti dengan CRT tetapi eksistensi densus 88 ini masih terus berlanjut, bahkan Kapolri Badroedin pernah bertemu dengan 320 personil densus 88 bulan sepetember kemarin. padahal kabar waktu itu densus 88 hanya ada di mabes polri dan tanpa personil.
Mungkin ada warga patga yang tau..
Bung bakul wajan harus banyak ditanya ini hihihi. Semoga kita cukup kuat ya bung menghadapi mereka mereka. Licik sekali.
Apa militer kita sudah siap bung menghadapi negri negri kecebong itu bung? Pengen perang aja rasanya hihi
Hehhehehehehehe… Sehat selalu bung Potret.. Ane byk ngoceh ya..hhihihiihihi… Spt kata bung burhan melepas unek2 dikepala ane.. Yah itung2 bantuin nambahin info dari bung Hadna..hehhehehehe..
Mohon maaf bung Hadna.. Ane byk pinjem lapaknya ngoceh ga karuan.. Maksud ane hanya semata2 biar kita semua warga dimari bisa lebih aware thd kondisi saat ini..dan kita tdk mudah terpancing akrobat dan sirkus yg sdg terjadi saat ini di perpolitikan dalam negeri… Kalo utk info kekuatan TNi mungkin bung Hadna sdg mempersiapkan jawabannya di edisi hoax corner ke 5 hhihihiihihihih… Krn yg ke hoax corner ke 1 dan ke 2 masih byk mengupas kekuatan indonesia di masa lalu dan yg ke 5 mungkin sdh mengupas black labelnya bung deddy….xixixiixixixixixixi…
Salam sehat rekan patga dan bung Hadna..
kenyataan spti ini yg hrus disebarluaskan,, berbagai kejadian teror dinegeri ini memang by design n konspiratif. Den 88 ngapain dibentuk, Brimob n TNI tlh pny unit anti teror sendiri..
http://kasamago.com
hihihihihihih