GARUDA YANG MULAI BANGKIT

54

MENDENGAR berita Program kerjasama denganTim Defense Institution Reform Initiative (DIRI) yang merupakan bagian dari kerjasama antara Departemen Pertahanan Amerika Serikat dengan Kementerian Pertahanan Indonesia. DIRI melaksanakan upaya penguatan institusi pertahanan di Indonesia termasuk Mabes TNI dan Mabes Angkatan.

Action Plan Tahun 2015 yang ditandatangani antara Kemhan dan Tim Defense Institution Reform Initiative (DIRI) USA , memperluas cakupan program DIRI secara kelembagaan maupun secara substanstif. Selain Ditjen Renhan, Action Plan DIRI 2015 melibatkan Ditjen Strahan, Pothan, satuan kerja unit organisasi TNI dan Angkatan. Penandatanganan Action Plan 2015 diharapkan mempererat kerjasama antara kedua negara dibidang pertahanan dalam rangka peningkatan Confidence Building Measures dan peningkatan sistem dan manajemen pertahanan di Indonesia.

Jadi Ingat Tulisan Pak Satrio Suroboyo tentang GARUDA YANG MULAI BANGKIT pada tahun lalu ,, Mari kita simak kembali tulisan beliau

1558417_1550904885153667_3816319928079428076_n

“Yaa Garuda Pancasila adalah lambang negara Republik Indonesia. Garuda yang mulai mengepakkan sayapnya yang sudah lama terpasung.
Garuda harus mulai terbang setelah terbius oleh kekuatan kekuatan yang tidak menginginkannya untuk bangkit.

Tulisan ini terinspirasi oleh komentar Bung Nara bahwa bila Potensi Sonotan, Sonora dan upil dijadikan satu, Mamarika akan tetap memilih potensi Indonesia.

Burung Garuda mungkin hanya sebagai mitos, ada yang meyakini bentuknya mirip dengan elang jawa.

Kisah burung Garuda diceritakan di dalam kitab Mahabarata dibagian pertama Adiparwa. Dalam kitab itu diceritakan Garuda adalah anak dari Begawan Kasyapa yang mempunyai dua istri yaitu: Sang Kadru dan Sang Winata.

Setelah sekian lama berumah tangga mereka tidak juga mempunyai anak maka Kasyapa memberikan seribu telur kepada Sang Kadru dan memberi dua telur kepada sang sang winata. Telur milik sang kadru menjelma menjadi seribu ular sakti, sedangkan milik sang winata belum menampakkan hasil. Karena merasa malu sang Winata memecahkan satu butir telur dan munculah seekor burung kecil yang belum sempurna bentuknya, cacat tidak berkaki, dan diberi nama Anaruh. Telur yang tinggal satu dijaga dengan sungguh sungguh oleh sang winata.

Suatu hari sang winata kalah bertaruh dengan sang kadru karena dicurangi, yang konsekuensinya sang winata harus menjadi budak melayani sang kadru beserta seribu ularnya. Akhirnya satu telur yang dijaga baik baik itu menetas menjadi Garuda yang besar, gagah, bersinar dan SAKTI.

Untung menolong ibunya Garuda menyanggupi perintah mengambil air Amerta (Air Kehidupan) milik dewa Amerta yang dijaga para dewa dan dikelilingi api menyala yang besar.
Ibunya berpesan:
“Bila garuda menelan orang dan lehermu terasa panas itu tandanya dewa Brahmana ikut termakan maka Muntahkanlah, karena beliau seperti ayahmu begawan Kasyapa, dan kamu harus menghormatinya“.

Garuda pun berangkat untuk mengambil Air amerta dan bertempur melawan para Dewa yang menjaga air tersebut. Api menyala yang menjaga Air amerta dipadamkan dengan disembur menggunakan air laut, maka berhasilah Garuda merebut air Amerta dan diserahkan ke sang Kadru untuk menyelamatkan dan membebaskan ibunya. Seribu ular sudah sangat senang melihat air amerta dan segera membebaskan sang winata, tetapi garuda yang cerdik mengibas ngibaskan sayapnya agar ular yang kotor itu pergi ke sungai membersihkan badannya dulu dan garuda membebaskan ibunya dan pergi meninggalkan tempat itu sambil tetap membawa Air amerta.

Di tengah perjalanan Garuda bertemu Dewa Wisnu dan meminta Amerta diserahkan kembali ke para dewa dan akhirnya sang Garuda pun menjadi Tunggangan Dewa Wisnu.

garuda dan ular

MAKNA

Makna cerita di atas mengapa Garuda dipilih menjadi lambang negara kita dikarenakan sosok Garuda yang mau berkorban mengeluarkan Ibunya dari penderitaan akibat perbudakan.

Garuda kita ibaratkan pemuda generasi bangsa ini yang mulai
Besar (sumber daya manusia yang berlimpah)
Gagah (mempunyai identitas bangsa yang mandiri)
Bersinar (pemuda yang berbudi luhur) dan
Sakti (Cerdas dan berpendidikan)
yang rela mati matian membebaskan ibunya (ibu pertiwi) dari cengkraman penjajahan putih bangsa asing yang sudah lama mengeruk sumberdaya Indonesia dan tetap menghormati ayahnya yang dilambangkan sebagai angkasa dan Ibunya (wanita) Tanah tempat kita berpijak.

Bila Garuda kita Ibaratkan TNI yang siap membela ibunya maka Garuda yang

Besar (Jumlah personil yang melimpah),
Gagah (berjiwa sumpah prajurit dan bersapta marga)
Bersinar (dihormati karena Bhirowo Anurogo) dan
SAKTI (Alutsista nya yang mumpuni).

10897828_10203595539553129_4474569075408977757_n

Garuda pernah membebaskan ibunya ditahun 1945 dari penjajahan yang telah dialami ratusan tahun, tetapi Garuda pernah dibius dan dininabobokan sejak masa orde baru. Garuda mulai bangkit dipertengahan tahun 1990an mulai mengepakan sayap dan cakarnya tetapi kembali dibius secara paksa agar tidak bisa membela Ibu dan Ayahnya yang digonjang ganjing dan dipaksa menelan perjanjian LOI IMF agar tetap menjadi Budak sapi perahan asing dan membuka Gudang harta karun pasar indonesia yang maha dahsyat.

Garuda yang matanya terbuka tetapi badannya lumpuh hanya bisa melihat, mengeluarkan airmata, dan REMUK hatinya melihat ibu dan ayahnya kembali terjebak dalam penjajahan yang tidak bisa dibelanya.
Asing menganggap ibu dan ayah Garuda adalah Intan dan Permata yang gampang dijarah dan tidak berharga karena mudah dikangkangi karena tidak ada pembelaan dari sang anak Garuda yang sedang Lumpuh.

Saat ini Garuda mulai Besar karena kaki kakinya dan sayapnya yang lumpuh mulai.sembuh ,,Gagah karena sumber daya manusianya semakin teruji dan berkualitas. Bersinar karena, bulu bulunya mulai memancarkan sinar keemasan menunjukan semua aji aji kesaktiannya mulai kembali ampuh tetapi tetap Bhirowo Anurogo. Sakti karena alutsistanya mulai berdatangan baik yang tampak maupun tidak tampak.

Garuda siap MENGHENTAK dengan tak terduga kembali membela ibunya dan menghormati ayahnya agar terlepas dari penjajahan untuk kemerdekaan sepenuhnya.

Asing sebenarnya tahu bahwa Garuda sudah tidak lumpuh lagi tetapi asing belum melihat hentakan sang garuda, Asing tahu diri mulai bersikap manis dengan menawarkan banyak bingkisan berbalut hibah, retrofit, TOT dan lain sebagainya kepada sang ibu dan ayah untuk dipersembahkan kepada sang Garuda agar tidak menghentak dan menerkam,
Tetapi asing tetap asing yang serahkah dengan prinsip ekonominya memberi sedikit menginginkan hasil yang banyak, tetapi paling tidak asing sudah tidak menganggap ibu dan ayah garuda mudah dikangkangi seperti dulu saat Garuda menangis tetapi tidak berdaya, karena Garuda sudah siap menerkam.

citox5

Garuda harus PANDAI menerima persembahan persembahan dari asing yang banyak gula gula yang kadang terlalu manis atau terlihat manis tetapi bahan dari obat pemanis karena akan merusak kesehatan jangka panjang sang Garuda itu sendiri,

Garuda juga harus pandai menciptakan kesaktian sendiri dengan ajian ajian dalam negeri.

Kami rakyat mendukung bangkitnya sang Garuda agar segera mengepakkan sayap dan merentangkan kukunya membela ibu dan ayahnya agar asing tidak mudah mengangkangi dan sopan dalam beretika walaupun belum terbebas dari penjajahan putih sepenuhnya, Ayah dan ibunya sudah melewati masa pemilu yang ditakutkan mencerai beraikan bangsa ini, tinggal menunggu selangkah lagi mengawal Pilpres agar terpilih pemimpin yang mampu seperti Dewa Wisnu yang menunggangi Garuda yang terbang dengan Gagahnya. Amin dan semoga terlaksana.

Tetapi ada yang kita lupakan bagaimana dengan saudara tiri Garuda yaitu seribu ular yang kotor yang biasanya mendukung asing tetap menjajah Ibu Garuda dan serakah dengan Air Amerta (Air Kehidupan milik para dewa), bagaimana Garuda menyikapinya ?

By :Patku Satrio Suroboyo.

Foto By Patsus Citox

Share.

54 Komentar

  1. blackhawkdown on

    Jadi point nya apa…setuju sekali dengan apa yg kemhan lakukan denga DIRI?! apa setuju bersyarat… atau apa? terlalau bertele..saya sih mengharapkan article dari bung Narayana, bung Pocong Syerem, bung Sapu Dermaga mengenai DIRI…dan apa yang DIRI/USA/Pentagon/CIA tahu mengenai jeroan2 TNI

    • nah pertanyaan saya sama seperti bung Blackhawkdown, sejauh mana kerjasama yang dilakukan KEMENHAN dengan DIRI mohon para sesepuh dan yang tahu dicerahkan diri saya, di warung sebelah juga rame tuh jadi tranding topic
      matur suwun

      • Menurut khayalan ku Mr X cream, DIRI ngga lain adalah: sales2 undercover titipan dari Konglemerat2 Industri Militer USA, ntar juga disirankan beli F 16 block 60 hehehehe..biasa USA ingin memprediksi langkah2 NKRI dalam pengadaan alutsista, jangan sampai pembelian jatuh Ke RUSSIA atau EROPA….ajang loby dan mempengaruhi semaksimal mungkin….

        • Bukannya KEMENHAN itu sangat vital harusnya jangan sampai ada campur tangan asing? Kalo begitu ga menutup kemungkinan di DIRI ada intelijen buat ngamatin kekuatan TNI dong bung? Maaf kalo salah sebatas pemikiran anak gunung slamet 😀
          Dan kalo DIRI kerjaannya lobi melobi bisa bisa SU-35 sebatas khayalan dong? Dan cuma penghias wallpaper hp :'(

          • blackhawkdown on

            Nah tunggu sesepuh TNI di PatGa deh yang jawab….apa memang ngga mamapu TNI tanpa DIRI. Yang jelas Pemerintah + Kongres + The Invecible Hand dari pada juragan USA itu luarbiasa rakus dan sadis terbukti di Irak Libya + Palestine+ Aljazair+PerangDunia 1&2 +Vietnam +ISIS +Suriah.

      • Bung Blackhawkdown.. Bertele tele yaa ? 😀
        Di artikel atas kita jadi ingat tulisan pak Satrio , sekedar juga mengingatkan tulisan beliau di warjag dulu,
        Kita belum bahas tentang DIRI , tunggu artikel selanjutnya saja ,
        dan harusnya anda bisa meilai apa kemenhan segampang itu 😀

        • blackhawkdown on

          Bung naga samudra, APA yg terjadi tahun 1965? Cakra birawa, soeharto, umar dani, kko , auri,men in uniform low rank & high rank yg ditangkap tapi ngga pernah diadili… Lalu mei 1998, saya tumbuh besar di Jakarta, sering lihat patroli garnisun& patroli sepeda motor kodam jayakarta, tiba2 kerusuhan terjadi..Mana Department keamanan dan pertahanan? Kampanye kemarin kita lihat purnawirawan jendral jendral AD menyalahkan satu sama lain atas kejadian 98. …ohh ngga tahu ada genk2 juga di High Ranking Officers !?!

          • Jika kita mencoba berjarak dengan apa yang kita lihat dan alami, kita bisa melihat bahwa bangsa ini menunjukkan makin matang. Dinamika niscaya ada, tetapi syukurlah bahwa kita semua makin dewasa. Apakah lalu semua take it for granted alias terjamin? tidak. Semua memerlukan usaha. Sedikit contoh dari begitu banyak contoh, pergantian kekuasaan yang terakhir menunjukkan hasil usaha bersama. Demikian juga isu tentang akan adanya kerusuhan, Alhamdulillah tak terjadi. Dari manakah hasil itu semua? tak lain usaha bersama semua komponen bangsa. Jadi kita rasanya perlu melihat lebih luas dan dalam dengan banyak perspektif untuk akhirnya dapat menangkap perubahan makrokosmos bangsa ini. Di tingkat mikrokosmos bangsa ini memang sangat banyak dinamika yang jika dilihat satu atau dua sebagai contoh dan tak melihat contoh lain seolah akan menggambarkan makrokosmosnya, padahal bisa jadi tidak. Apakah fenomena mikro tidak penting? juga tidak. Semua harus diusahakan. Tetapi alangkah baiknya kita juga menggunakan cakrawala lebih lebar untuk akhirnya bisa memahami kesemuanya sebagai suatu proses besar kematanga bangsa dan semua komoponennya. imho

    • Kayaknya MEF sudah mulai anti klimaks. Cita2 pak SBY, pak Pur, pak Syafrie dan patriot2 sejati lainnya yg nasionalis kini perlahan2 mulai dibrangus. Karena yg mengisi pos2 penting negara ini para boneka ASU. Hal ini jauh2 hari telah diprediksi banyak org jauh sebelum pilpres. Andaikan hanya kerjasama latihan atau kerjasama riset atau apalah namanya dlm ruang lingkup pertahanan, baik yg temporer maupun kontiny.u, kt bangsa Indonesia .masih setuju dan memberikan toleransi. Lah….ini koq ke ranah perencanaan strategi yg sangat vital dan ada yg bersifat rahasia. Kt benar2 diobok2 dan dijadikan jongos yg sesungguhnya dlm hal kebijakan militer. Apakah para boneka di pos2 penting negara ini menganggap bangsa kt sangat bodoh, sehingga para boneka USA ini beranggapan satupun bangsa kt tak ada yg mampu menyusun dapur militer kt sendiri???? Ayo KMP di Senayan! Mana janjimu mana suaramu yg akan mengritisi langkah2 yg menyimpang dari pemerintah. Karena saat ini hanya KMP yg jadi sati2 hatapan kt saat pemetintah sudah tidak mau lg mendengar suara rakyat.

  2. Sip mantep bgt, langkah dan strateginya luar biasa. Nah kira2 sampai kapan SDA kita tersedot terus kayak freeport itu?

  3. Tapi sayang ularnya terlalu sakti…
    Gue pesimis.. Karna ularnya terlalu banyak..
    Bahkan ularnya pun bersahabat dgn raja kodok..

        • syaifullah mufdhor on

          sebetulnya gak ada yang gak mungkin bung!rasa optimispun adalah sumbangsih terkecil kita kepada negara ini,apalagi jikalau kita dapat berperan secara aktif dalam memajukan bangsa ini.

          kadang kala kita tidak sadar dengan kata kata/tulisan yangkita unggah dimedia online terkadang dapat menimbulkan perpecahan (merusak rasa persatuan sesama anak bangsa).padahal dengan bersatunya setiap elemen bangsa ,apasih yang tidak mungkin tercapai????

          • betul bung syaiful
            Apalagi menggiring opini untuk membenci TNI nya , kok bisa admintnya diam saja ,,

  4. kadang saudara tiri(serumpun)suka menikam dari belakang…garuda sangat unggul diketinggian dengan mata yg tajam,kepak sayap yg kuat,paruh yg mematikan dan kaki dan cakar yg tajam…jgn lupa dengan restu sang wisnu untuk berperang melawan ular

  5. trz apa maksud dari semua ini..
    apa untung & rugi bagi Indonesia dgn kerjasama ini. tlg sesepuh beri penjelasan agar kami yang awam bs mengerti

  6. Garuda blm menghentakkan kakinya negara lain sdh was2,,
    setiap komentar2 di luar yg bernada miring, pesimis, dan menjelekkan keadaan tentara dan alutsistanya itulah serangan2 halus untuk menimbulkan pemikiran2 yg jelek mengenai TNI,,
    bukannya TNI dikenal dekat dengan rakyat dan jika itu hancur maka lemahlah bangsa ini dan sekali lagi Garuda harus melihat kemunduran bangsa ini

  7. perbedaan bukan alasan untuk bisa saling mencaci dan menyakiti
    waspadai segala provokasi yg memancing emosi dan membuat kita terpolarisasi
    jaga hati,jaga diri dan jaga persatuan negeri dan bangsa ini
    KEEP ONE INDONESIA

  8. Ibarat trilogy… 2015-2019 adalah sequel paling menarik. Penuh teka teki yang membuat kita asik “menikmatinya”.

  9. Kiblat pemerintah sekarang mulai kelihatan…apa kita harus diam dan menikmati pertunjukan ini? Tunjukan suaramu PATGA !

  10. Dmn kah garudaku saat ini. Knp sprti hny diam tak berdaya melihat asing dan ular bgitu agresif membuat strategi yg rasanya smakin melemahkan garuda itu sendiri.
    Smoga indonesia dikemudian hr bkn hny menjadi sebuah dongeng bhw disuatu hari pernh ada suatu negeri bernama indonesia.#jerit hati anak negeri

    • Garuda selama tidak di embargo tetap menjadi Garuda perkasa,
      Dan sekarang ajian ajian dalam negeri semakin banyak dan semakin bahaya bila di embargo,, maka strategi mereka sekarnag Garuda dirangkul ,sok akrab sok menjadi pendamping

      • betul bung…mereka sudah tau klo Garuda sudah berdiri tegak makanya banyak cara yg mereka lakukan buat melemahkan Sang Garuda

  11. Garuda bukanlah petarung tetapi pejuang .. kalah berkali-kali tetapi Bangkit lebih Berkali-kali.. sudah saatnya Garuda bangun dari Pangkuan Maut para Ular.. dan Kembali Berjuang demi Sang Ibu

  12. Paladin. Choi on

    Kok sepertinya rakyat lebih tahu kedaulatan dan tidak rela2 campur Tangan asing dibanding yang sudah tahu dan hafal sumpah prajurit dan sapta marga yang lagi duduk di kemhan. Semoga ini tidak terjadi dan kemhan memberikan pencerahan ke rakyat. Oh… Garuda banyak sekali ular yang mau menggigitmu ….

    • betul bung paladin , saya masih yakin di kemnhan lagi memainkan jurus2 ajaib tuk mengatasi tekanan dan keinginan US yang ingin turut campur dan merasa dekat

  13. pejuang zaadul on

    ada yg bilang berteman dengan inblis or setan akan di jalani demi kejayaan NKRI mungkin ini x ya yg di maksud.

    tapi y mbok yo jangan di ajak ke dapur. kasih makan aja di depan or ruang tamu. jangan suruh ngambil sendiri. yg ada semuanya di abisin nanti.

  14. Mari kita berbaik sangka dulu… kita ingat Patku Satrio pernah menyampaikan bahwa “demi negaraku tercinta, bersekutu dengan setanpun aku rela”. Bahwa negara kita menganut slogan zerro enemy and thousand friend yang menyatakan negara berteman dengan semua negara di dunia tak terkecuali dan menganggap tidak memiliki musuh. Ini jelas sesuai dengan tujuan bangsa Indonesia dalam rangka hubungan antar negara seperti termaktub dalam Pembukaan Pancasila dan jelas sesuai dengan ide dari pendiri bangsa yang menempatkan Indonesia sebagai anggota negara Non Blok. Siapapun itu (konteks negara) asalkan memberi keuntungan kepada bangsa dan negara ini maka tidak selayaknya kita musuhi. Konteks Amerika Serikat yakni lewat DIRI tentu tidaklah seperti yang tersiar di media-media, ada hal2 kruisal yg tidak mungkin dibabar disini. Ini menyangkut strategi pemerintah khususnya Kemenhan, berupaya untuk bekerja sama bidang militer terutama alutsista strategis. TNI sudah berpengalaman dari sejarahnya sehubungan dengan embargo, namun TNI bukanlah institusi lemah yang mudah untuk dipermainkan. Mungkin sebentar lagi bakal ada penampakan F-22 Raptor atau F-35 yang beroundel segilima dalam jumlah besar. Who know’s? Kalau seolah2 TNI membuka rahasia kepada asing itukan permainan media aja…. saya masih percaya TNI sedang bersekutu dengan setan namun tetap menjaga setan dalam kerangkengnya.

    • Saya juga optimis bung Kutut , kata kuncinya analisa ucapan pak Ediwan Prabowo,, beliau adalah salah satu rising star yang cerdas, dan pihak kemenhan memainkan perannya dalam zero enemy,
      Apakah US musuh negara kita,,?? jawaban secara hukumnya tidak,, kita lagi bersahabat dengan baik dan tidak adanya Embargo saat ini dari negara tersebut,
      Selama menguntungkan yaa di ambil,, sedangkan prinsip2 dasar penentuan kebijakan tetap kita tidak boleh membebek ,
      Ingat Artikel Laksamana karam dilaut, bagaimana tekanan besar US saat itu,dan mereka tetap selalu menekan sampai kapanpun karena kepentingan mereka banyak disini,

      Melepaskan tekanan tanpa harus kehilangan Hal yang Strategis imho

      • Katanya tni mau berbenah jd lebih profesional, kuat, berwibawa dan disegani. Inilah cita2 kt semua. Cita2 seluruh komponen bangsa yg msh mencintai pengawal negaranya. Kalau tni masih mau berada diketiak negara besar (dlm hal ini USA), lupakan semua cita2 tadi. Karena negara yg mau di ketiak negara lain adalah bukan negara besar, tapi negara kerdil yg mengenaskan. Kt jangan dulu bicara ke teknis yg lebih mendetail dlm kerjasama tni dgn diri ini, karena kt sebagian besar adalah masyarakat awam dlm masalah ini kalau disuruh memahami secara teknis. Dan media, semua masyakat, dan juga dunia memandang masalah ini memakai kacamata awam. Dlm arti kt semua memandang, memberi kesan bahkan (bisa juga) memvonis kalau Indonesia dan TNI saat ini benar2 jadi kacung, jadi jongos dan sedang ada di ketiak USA. Apa artinya kt masyarakat umum memahami teknis kerjadama ini, kalau umumnya masyarakat, media dan dunia sudah seperti itu memandang negara kt.

  15. Kita harus membuat umpan agar sang ular bisa keluar dri srangnya… dan garuda akan memakan sang ulang yg selama ini bersembunyi di balik ketiak asing.

    Salam NKRI JAYA

  16. Saya yakin kalau TNI mempunyai strategi yg mumpuni untuk menghalau ular2 ini khususnya gerombolan si berat,walapun kadang strategi ini terlihat ganda,yg jauh di atas awang2 saya..yg susah di hadapi TNI adalah ular yg menjelma menjadi rakyat yg berperan sebagai politikus dan pengusaha yg bergerak di bidang pengolahan serta pengambilan SDA.
    Semoga dengan UUD tentang pengolahan&pengambilan SDA ini bener2 matang,agar ada blokade yg kuat untuk menghalau para ular yg berkedok sebagai pengusaha.
    Yang pasti TNI&NKRI tidak akan jatuh untuk ke 2x dlm permainan yg dijalankan gerombolan si berat.

  17. Ular sudah mulai menakuti sang garuda dengan ajian2 baru yang mereka belum ketahui, dan yg mereka ketahui memang sangat lemah ajian saang garuda, tapi sang garuda tau, sebelum bertindak makanya dia cerdik menempatkan ajian2 nya yg pas untuk uukar yg pas pula, dan berkat kecerdikan sang garuda pula , sang ular mulai menggunakan taktik lainya, bukan melalui perang, kaaaarena mereka tau akan sama2 hancur dan membutuhkan biaya besar, maka dari itu sang ular mulai di pindahkan, bukan bergerombol krn akan ketauan sang garuda,
    Memang seharusnya garuda yg cerdik harus mulai membuat ajian2 baru untuk menambahkan kekuatan melawan sang ular yg jumlahnya ribuan,,
    Kerjasama di indonesia itu bukan semata2 karena friends to friends, tp krn gold money uraniaum, mereka mengingkan hasil buminkt habis dikeruk, dan selanjutnya kt mlongo,, di tubuh garuda sekarang di penuhi ular ug menyamar menjadi kutu,,, lss dan agen propaganda yg di monitory oleh asing khusunya usa,

  18. Sudah ada penjelasan dari patku Pocong Syerem mengenai hal ini, singkat kata yang namanya nasehat ya kita dengarkan. yang baik diambil yang jelek ya ngga dipakai.

    Kita lebih tahu apa yang kita butuhkan dan bagaimana cara mengatasinya.

  19. yg buat kerjasama dg DIRI adalah Kemenhan , Garuda sdg sibuk di laut bantu Basarnas … mungkinkah sinyal Garuda tetep mau mandiri ?

  20. semoga apa yang dihasil oleh para hulubalang negeri ini, semuanya untuk kepentingan negara dan rakyat indonesia seutuhnya…

  21. jagung liang anggang on

    Kerjasama ini menyakitkan…tapi bila ingat akan Pak RR …tdk mungkin Dephan selugu ini…kita berharap dan cemas.

  22. Saya rasa mereka lebih mengerti dan tau apa yg di butuhkan negara ini dari pada kita…
    Jujur indonesia blm sekuat negara2 di ketiak usa (jepang,korsel,australia) dr segi ekonomi dan alutsista kita jauh..

Leave A Reply