Upaya BELA NEGARA bagi generasi muda.

10

Upaya BELA NEGARA bagi generasi muda.

dedenew166

Sejak memasuki era Reformasi, dirasakan semakin memudarnya rasa kebangsaan/Wawasan Kebangsaan bagi masyarakat, khususnya bagi generasi muda, sehingga kurangnya kepedulian terhadap Bela Negara.
Kita pahami bersama bahwa Bela Negara merupakan sebuah keharusan dan keniscayaan bagi semua komponen bangsa Indonesia, sesuai Pasal 27 ayat 3 UUD 1945 dan Pasal 30 ayat 1 dan 2 UUD 1945.

Bela Negara adalah sikap, perilaku dan tindakan warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara seutuhnya.
Oleh karena itu, pendidikan Bela Negara harus ditanamkan kembali secara terencana, berkelanjutan, sistematis, dan komprehensif kepada semua orang tanpa terkecuali termasuk generasi muda dan menyadarkan akan pentingnya Bela Negara dan Bangsa, diatas kepentingan pribadi, kelompok dan golongan agar nilai2 Persatuan, Kesatuan, Cinta Tanah Air, dan Wawasan Kebangsaan dapat terus terjaga dan kokoh kembali.

Pendidikan Bela Negara harus diajarkan sejak dini, mulai dari pendidikan dasar, menengah dan tinggi ( dari TK s/d Universitas). Memang saat ini kurikulum Tahun 2013 tidak secara eksplisit mencantumkan hal tsb, namun tidak menghambat untuk menyampaikan materi pendidikan Kewarganegaraan, Pancasila, Sejarah Perjuangan Bangsa dan mata pelajaran lainnya yang relevan, serta Pramuka yang menjadi kewajiban Ekstra Kurikuler. Kecenderungan generasi muda khususnya para remaja saat ini cenderung mudah terpengaruh oleh nilai2 budaya dan ideologi lain karena pengaruh globalisasi yang ditunjang kemajuan Iptek/ telekomunikasi atau internet. Khusus bagi Mahasiswa/ perguruan tinggi dalam setiap tahun ajaran baru (Agustus s/d September) merupakan peluang yg baik, dimana para mahasiswa baru harus menjalani OSPEK atau nama lain, maka bisa dimasukan PENDIDIKAN BELA NEGARA sebagai salah satu kegiatan Ospek tsb.

Penanaman nilai nila Bela Negara (Cinta tanah air, Sadar Berbangsa dan Bernegara, Yakin Pancasila sebagai Ideologi Negara, Rela Berkorban, serta Mempunyai kemampuan awal secara psikis dan fisik untuk Bela Negara) bagi mahasiswa baru SANGAT PENTING saat ini dibandingkan dengan “Perpeloncoan” yang justru sering kontra produktif dan menimbulkan “kegaduhan” di masyarakat atau sekedar “pengenalan kampus” yang tidak memberikan kontribusi banyak bagi penanaman nilai nilai kebangsaan bagi mahasiswa baru.
Dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan Bela Negara, perguruan tinggi dapat melibatkan instansi terkait, seperti unsur TNI, Polri, Kemhan, Lemhannas, Kemenko Polhukam, Kemendikti dan Riatek, Kemdikbud, Kemdagri, Pemda dll dlm menyampaikan materi berupa Ceramah, Diskusi Interaktif, sampai dengan simulasi Bela Negara, sehingga terwujud sinergitas penyelenggaraan Bela Negara di kalangan Siswa dan Mahasiswa.
Materi disampaikan secara Komunikatif, Dialogis dan Interaktif, sehingga Tidak Monologis, Dokrinal dan Menakutkan peserta.

Pendidikan Bela Negara harus berupaya membuat peserta menjadi betah, senang, riang gembira, menggunakan bahasa bahasa yang mudah dicerna dan diterima masyarakat, sehingga tidak terkesan seperti WAJIB MILITER sebagaimana dikhawatirkan oleh sebagain elit2 politik yang dianggap seperti Era Orde Baru (Militer akan kembali memasuki Bidang Politik).
Materi2 Bela Negara jangan menggunakan “Bahasa2 Dewa”, tetapi harus diberi pemahaman yg riel sesuai kondisi dan tantangan ke depan, agar mudah diresapi, dihayati, dan dijiwai oleh semua unsur masyarakat untuk bekal Bela Negara dalam semua aspek Kehidupan IPOLEKSOSBUDHANKAM.

dedenew157

BELA NEGARA adalah komponen penting dalam tegaknya negara sebagai negara yang berdaulat, adil.dan makmur. Tanpa Bela Negara yang kuat dan kokoh, akan sulit negara kita mewujudkan KEMANDIRIAN yang merupakan salah satu dasar menjadi Negara yang hebat dan berpengaruh di Asia dan Dunia. Diklat Bela Negara harus ditingkatkan di semua level Ormas, LSM dan berbagai Parpol, maupun di lingkungan Pemerintahan, perusahaan BUMN dan Swasta agar terwujud rasa Nasionalisme, Patriotisme dan Cinta Tanah Air yang tinggi terhadap NKRI.

Kita memang saat ini tidak dalam menghadapi “Musuh Nyata” perang fisik dengan Negara lain seperta iKorea Selatan menghadapi Korea Utara., Namun sesungguhnya kita saat ini lagi menghadapi “Musuh Negara Indonesia” seperi Kemiskinan, Narkoba, Ideologi Radikal dll, termasuk perlambatan perkembangan ekonomi yang lagi kurang menggembirakan yang berpotensi seperti Krisis Tahun.2008.

Untuk itu, semua komponen bangsa harus sepakat melawan “musuh bangsa” tersebut dengan melakukan Bela Negara. Nampaknya setelah merayakan 70 Tahun Kemerdekaan RI, perlu dipertimbangkan kembali dalam jangka pendek untuk melakukan “Sumpah Pemuda jilid II” atau sebutan lainnya (Sumpah Kebangsaan) sebagaimana yang dilakukan oleh para pejuang dan pendahulu kita melaksanakan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 agar mempunyai semangat perjuangan bangsa dan tekad yang kuat untuk memajukan Negara dan Bangsa ini, ditengah persaingan global antar bangsa di dunia.

Generasi muda Indonesia harus memiliki jati diri dan daya tangkal, serta daya saing dalam mengarungi arus Globalisasi yang telah melanda Indonesia. Semoga pencerahan ini menjadi renungan dan dpt segera ditindak-lanjuti sesuai ketentuan peraturan yang berlaku oleh rekan rekan sekalian, sesuai fungsi dan tugas yg diemban agar upaya BELA NEGARA dapat lebih nyata dirasakan manfaatnya oleh Generasi Muda khususnya para pemuda sebagai generasi penerus bangsa.
Wassalam..

By: Marsekal Muda Agus Barnas
Gambar By Patsus Citox dan Patsus Dede Sherman

Share.

10 Komentar

  1. blackhawkdown on

    daftar donk Insyallah, mudah2an dilatih oleh Kodam Jayakarta… lulusannya bisa mahir nembak pakai SS2 ngga? Ingin bisa nembak SS2 full Auto

  2. Belum apa2 beberapa media sudah meresepon negatif, blm lagi LSM-LSM yang rame menolak program ini dengan berbagai macam dalih. Apakah mereka blm paham atau justru mereka adalah agen2 proxy??? Entahlah…

  3. Para LSM hanya mengikuti siapa empunya tapi melupakan tempat dimana ia tinggal, program sebagus ini harusnya ditempatkan ditiap-tiap RT kader-kadernya. Disinilah letak kesulitan karena masyarakat yg sudah terlanjur dinina bobokan media yg merusak karakter berbangsa dan bernegara. Galakan kembali arti mencintai dan membela negeri. Pertanyaan mudah bagi rekan-rekan Patga , Bagaimana implementasi program bela Negara kepada orang-orang yg sudah berkarir???? (Inilah pertanyaan kecil tapi membuat saya sedikit kesulitan meraih jawaban)

  4. Sy dulu udh pernah ikut diklat fisik mental dan disiplin sikap yg diadakan perusahaan tempat sy bekerja di Markas Grup 1 Kopassus selama 2 minggu
    Seru tau asikk
    Emang bener sepulang dr sana kita bener2 fresh
    Tp kira2 klo udh pernah diklat gt msh dipanggil lg gk ya???

  5. Memang sudah kewajiban Warga negara Indonesia harus bahkan wajib hukumnya ikut dalam Bela Negara ini, jika keberatan silahkan saja angkat kaki dari NKRI…..!!!!! jika yang ribut – ribut itu adalah LSM – LSM yang memang bentukan dari asing juga banyak sekali di susupi oleh Komunis dan pastilah mereka ketakutan jika NKRI ini bersatu semua warga negaranya. karena asing sangat ingin menguasai Indonesia maka dari itu di bentuklah berbagai macam LSM yang banyak macamnya juga upaya memecah belah sesama warga negara. jika sudah terpecah belah maka penjajah sangat mudah untuk merebut negara ini. NKRI….Pancasila dan UUD 1945 Harga Mati.

  6. setuju sekali dg bela negara, terutama para pemuda dari DISHUB, IMIGRASI, DIRJEN PAJAK, BEACUKAI, KEJAKSAAN yang sdh pake pakaian semi militer dan pake tanda kepangkatan bintang2, ORMAS-ORMAS BERSERAGAM ALA MILITER, klo masih kang baru rekrut pemuda rakyat.

  7. Di Indonesia proses pembelaan negara sudah diatur secara formal ke dalam Undang-undang. Diantaranya sudah tersebutkan ke dalam Pancasila serta Undang-undang Dasar 1945, khususnya pasal 30. Didalam pasal tersebut, dijelaskan bahwa membela bangsa merupakan kewajiban seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali. Kenapa harus Bela Negara kenapa bukan Bela Bangsa? Mohon pencerahan. Trims.

Leave A Reply