JIWA PATRIOTISME DAN NASIONALISME PANGSAR JENDERAL BESAR SOEDIRMAN

4

DANREM 071/WK AJAK MASYRAKAT HADIRI DOA BERSAMA 171717 “INDONESIA LEBIH KASIH SAYANG”.

IMG-20170815-WA0006

 

Danrem 071/Wk Kolonel Inf Suhardi mengajak kepada seluruh masyarakat diseluruh wilayah jajaran Korem 071/Wk untuk turut serta dalam Doa Bersama 171717 “Indonesia Lebih Kasih Sayang”, Senin (14/8) di Makorem 071/Wk Jl.Gatot Subroto No.1 Sokaraja Banyumas.

Dikatakan Danrem 071/Wk, doa bersama 171717 tidak hanya dilaksanakan diseluruh jajaran Korem 071/Wk saja, namun dilaksanakan juga secara serentak seluruh satuan TNI diseluruh Indonesia pada pukul 17.00 Tanggal 17 Tahun 2017.

“Doa bersama 171717 Indonesia Lebih Kasih Sayang merupakan Instruksi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam rangka Hari Peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-72″, terangnya.

“Doa bersama yang dilaksanakan serentak ini diikuti seluruh umat beragama yang ada di Indonesia baik Islam, Kristen, Katolik, Budha dan Hindu. Pelaksanaannya pada pukul 17.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB, untuk jajaran Kodim jajaran Korem 071/Wk bertempat dimasing-masing wilayah yang sudah dipersiapkan Kodim satuan jajaran Korem 071/Wk”, lanjutnya.

“Doa bersama 171717 ini sebagai bentuk pengamalan Pancasila Sila Pertama yakni Ketuhanan Yang Maha Esa untuk Indonesia yang lebih kasih sayang sekaligus menggelorakan semangat persatuan dan kesatuan bangsa dan memupuk kerukunan umat beragama yang ada di Indonesia”, jelasnya.

“Karenanya, marilah kita bersama-sama memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar bangsa dan negara dan seluruh rakyat Indonesia diberi keselamatan, petunjuk dan bimbingan-Nya serta dijauhkan dari segala marabahaya”, lanjutnya.

Disamping itu, sambungnya. Selain memanjatkan doa kehadirat Tuhan Yang Maha Esa keselamatan bangsa dan negara serta seluruh rakyat Indonesia, doa bersama ini dalam rangka mengenang jasa para pahlawan kusuma bangsa yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan tanpa pamrih, mengorbankan jiwa dan raganya serta hartanya demi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Doa bersama 171717 Indonesia Lebih Kasih Sayang untuk mewujudkan bangsa Indonesia bangsa pemenang yang maju, sejahtera, aman dan damai sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia”, ungkapnya.

Disampaikan pula bahwa pelaksanaan doa bersama 171717 Indonesia Lebih Kasih Sayang, khususnya Makorem 071/Wk dan Kodim 0701/Bms wilayah Kabupaten Banyumas akan dilaksanakan diberbagai tempat diwilayah Purwokerto dan Sokaraja yakni umat Islam di Masjid Jenderak Soedirman Purwokerto, umat Katolik dan Protestan di Gereja Bethel Indonesia Sokaraja, umat Hindu di Pura SPN Purwokerto dan umat Budha di Vihara Budha Dipa Purwokerto. Dilaksanakan serentak pada Kamis, 17 Agustus 2017 Pukul 17.00 WIB.

IMG-20170815-WA0004

DANREM 071/WK : JIWA PATRIOTISME DAN NASIONALISME PANGSAR JENDERAL BESAR SOEDIRMAN SEBAGAI TELADAN GENERASI MUDA BANGSA INDONESIA.

Demikian ditegaskan Danrem 071/Wk Kolonel Inf Suhardi saat napak tilasnya bersama para insan pers media cetak maupun elektronik Banyumas dan Purbalingga mengunjungi Monumen Tempat Lahir (MTL) Panglima Besar Jenderal Besar Soedirman, Sabtu (12/8) di Desa Bantarbarang Kecamatan Rembang Kab.Purbalingga.

Dikatakan Danrem 071/Wk, dalam menghadapi tantangan bangsa Indonesia saat ini dan kedepannya, generasi muda bangsa sebagai penerus perjuangan bangsa harus dapat meneladani jiwa patriotisme dan nasionalisme yang dicontohkan Panglima Besar Jenderal Besar Soedirman saat dalam perjuangan memperebutkan kemerdekaan Indonesia.

“Beliau Panglima Besar Jenderal Besar Soedirman merupakan sosok pejuang bangsa yang dengan tulus dan ikhlas berjuang tanpa pamrih merebut kemerdekaan bangsa Indonesia. Walaupun beliau dalam keadaan sakit, beliau tetap memimpin anak buahnya bergerilya mempertahankan kedaulatan dan keutuhan NKRI”, terangnya.

“Kita lakukan napak tilas ini mengunjungi tempat lahir Pangsar Jenderal Besar Soedirman, tentunya kita dapat belajar dari nilai-nilai pesan moral maupun jiwa patriotisme yang sudah diberikan dan ditauladankan beliau, hal ini untuk mendasari kita dalam mengabdi dan mengisi kemerdekaan”, ungkapnya.

“Kira sebagai generasi penerus perjuangan bangsa, harus dapat menggeliatkan kembali jiwa patriotisme generasi muda bangsa yang lain untuk mau kembali belajar dan mengetahui sejarah perjuangan bangsa. Ini tantangan bagi kita untuk menyampaikan hal ini kepada generasi muda bangsa selanjutnya, kita sampaikan tentunya dengan cara-cara yang sesuai dengan perkembangan jaman saat ini. Kita bisa mewadahi apa yang menjadi hobi para generasi muda misalnya dengan teknologi informatika seperti internet dan lainnya agar supaya mereka dapat mengenal sejarah”, lanjutnya.

“Sebagai generasi muda bangsa, tentunya dapat memaknai semangat berjuang dalam rangka menghadapi tantangan global saat ini, sehingga bangsa kita menjadi bangsa yang hebat, bangsa yang maju dan mampu berkiprah untuk kejayaan bangsa Indonesia”, harap Danrem kepada generasi muda bangsa Indonesia.

Semangat persatuan dan kesatuan bangsa harus tetap terpatri pada diri anak bangsa Indonesia, lanjutnya. Hal ini seperti pesan moral Panglima Besar Jenderal Besar Soedirman bahwa “Janganlah kamu berbuat seperti sapu yang meninggalkan ikatannya, sebatang lidi tidak berarti apa-apa, tetapi dalam satu ikatan sapu akan menyapu segala-galanya”.

“Ibarat kita lidi, lidi-lidi ini kita ikat menjadi satu dan bersatu, akan mampu membangun bangsa ini menjadi bangsa yang besar, bangsa yang hebat dan kita mampu menjadi bangsa pemenang serta dapat bersaing dengan bangsa-bangsa lain di era globalisasi ini”, terangnya.

“Sebagai generasi muda bangsa penerus perjuangan bangsa, perlu meneladani nilai-nilai perjuangan Pangsar Jenderal Besar Soedirman. Keteladan beliau tercermin dalam kepribadian beliau yang selalu berpasrah diri berdoa kepada Allah SWT dan selalu menjalankan ibadah Sholat Lima waktu tepat waktu walaupun dalam situasi bergerilya sekalipun. Dalam setiap tindakan beliau melaksanakan gerilya, selalu menjaga ibadahnya dengan bersuci berwudlu sehingga beliau mempunyai hati yang bersih berjuang dengan tulus dan ikhlas berjuang demi Allah SWT untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI. Inilah, yang menjadi titik tolak dari keteladanan Panglima Besar Jenderal Soedirman”, jelasnya.

Napak tilas Panglima Besar Jenderal Besar Soedirman, Danrem 071/Wk Kolonel Inf Suhardi bersama para insan pers media cetak dan elektronik di Monumen Panglima Besar Jenderal Besar Soedirman (MTL) dalam rangka sosialisasi keteladanan dan nilai-nilai kejuangan Panglima Besar Jenderal Besar Soedirman kepada para generasi muda penerus perjuangan bangsa Indonesia, menyongsong Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-72 Tahun 2017.

IMG-20170815-WA0005

Oleh Penrem 071/WK
Gambar : Penrem 071WK

Share.

4 Komentar

  1. alhamdulillah…bisa tayang kembali stasiun pembangkit patriot patriot NKRI ….Bung PR & bung BW apakah taktik supit urang juga digunakan pada serangan umum 1 maret…

Leave A Reply